terasjabar.id
Rabu, 15 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 15 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

DUA IMAN SATU TUHAN: TAFSIR IKHTILAF EKOTEOLOGI

Herman by Herman
15 Feb 2026 16:16
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
DUA IMAN SATU TUHAN: TAFSIR IKHTILAF EKOTEOLOGI

Di antaranya, reduksi kosmos menjadi sekadar materi, reduksi kehidupan menjadi sekadar biologis, reduksi pikiran menjadi sekadar mekanisme otak, dan reduksi agama menjadi sekadar konstruksi sosial.

Selain itu, Smith, seorang sarjana studi agama asal Amerika, lahir di Suzhou, Tiongkok, pada 31 Mei 1919 dan wafat di usia 97 tahun pada 30 Desember 2016 di Berkeley, California, dalam “Why Religion Matters: The Fate of the Human Spirit in an Age of Disbelief” terbit pertama pada 2001 oleh HarperCollins, penting didalami terkait tafsir ikhtilaf ekoteologi.

Merujuk buku ini, Smith menggunakan metafora “terowongan modernitas” untuk menggambarkan bagaimana manusia terjebak dalam reduksi realitas.

Ia mengidentifikasi empat sisi terowongan yang menjadi tantangan iman(agama) sebagai fondasi ekoteologi:

1/ Lantai terowongan: Scientism – reduksi kosmos menjadi sekadar materi, sehingga dimensi transenden diabaikan.

2/ Dinding kiri: Higher Education – pendidikan modern yang fungsional tetapi kehilangan jiwa, hanya menekankan keterampilan teknis tanpa spiritualitas.

3/ Atap terowongan: Media – budaya massa yang men-trivial-kan nilai, mengalihkan perhatian dari kedalaman spiritual ke hiburan dangkal.

4/ Dinding kanan: Legal System – sistem hukum yang kehilangan moralitas, sekadar aturan formal tanpa fondasi etis atau spiritual.

Keempat “terowongan” ini, menurut Smith, membuat baik kaum beriman maupun tidak beriman sama-sama kehilangan horizon transenden, sehingga agama menjadi semakin penting untuk mengembalikan kedalaman makna hidup.

Namun, krisis dua iman—rasio dan rasa—satu Tuhan juga bisa diperdalam melalui refleksi filsafat ketuhanan Nietzsche dalam Antichrist.

Nietzsche menolak pertentangan moral tuan (Herrenmoral) versus moral budak yang mendominasi tradisi humanisme Eropa abad ke-19 akhir.

RELATED POSTS

Terjangan Banjir di Kab. Bandung, WAHLI: Akumulasi Krisis Ekologis Akibat Lemahnya Pengawasan Pemerintah

Bikin Ulah di Kampung Tegalpanjang, Polisi Amankan ODGJ Tengah Malam

Viral, Nikah di Atas Genangan Banjir Bojongsoang Rasa Water Boom Tetap Ceria

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

Baginya, iman yang tunduk pada moral budak justru mengekang vitalitas manusia. Kritik Nietzsche ini, meski keras, membuka ruang untuk menimbang kembali relasi antara iman, rasio, dan kebebasan.

Dalam Antichrist(1895;Terjemahan 2000), Nietzsche menyinggung soal moral tuan (Herrenmoral) dan moral budak(Sklavenmoral).

Dikutip ia mengungkapkan:

“Peradaban ini didasarkan pada moralitas tuan yang tidak takut akan realitas, hidup penuh gairah dan apa adanya. Keberanian dalam moral tuan dianggap sebagai baik. Sebaliknya, apa pun yang membuat seseorang rendah hati, kurang ambisi, dan semangat mengampuni dianggap buruk.”

Kutipan ini menunjukkan bagaimana Nietzsche melihat moral tuan sebagai ekspresi vitalitas dan keberanian, sementara moral budak lahir dari kelemahan, kerendahan hati, dan ressentiment(rasa dendam).

Kritiknya terhadap moral budak menjadi bagian dari penolakannya terhadap tradisi humanisme Eropa abad ke-19 yang menurutnya mengekang kehendak kuasa manusia.

Dengan demikian, “dua iman satu Tuhan” bukan sekadar slogan filsafat ketuhanan, melainkan sebuah tantangan: bagaimana iman dan rasio, rasa dan nalar, bisa berdialog tanpa saling meniadakan.

Ekoteologi memberi jalan baru, dengan menempatkan alam sebagai saksi sekaligus mitra dalam perjalanan spiritual. Bukan fase penenggang dan penafian antara alam dan ciptaan.

ADVERTISEMENT

Di tengah krisis iman modern, dialog lintas tradisi seperti Eco dan Martini, refleksi Huston Smith, dan kritik Nietzsche, mengingatkan bahwa Tuhan tidak hanya hadir dalam dogma, tetapi juga dalam kesadaran manusia yang berani merangkul kompleksitas hidup.

coversongs:

Lagu “Faithful Journey” dari Love Mind BGM dirilis pada 2024 melalui label Records DK dan didistribusikan lewat DistroKid.

Pesan spiritualnya, meski tanpa lirik eksplisit, Faithful Journey memberi kesan bahwa perjalanan hidup yang penuh iman dan kesetiaan akan membawa kedamaian batin.

credit foto Umberto Eco dicopas dari Youtube @TipTopTidbits1.

Page 2 of 2
Prev12
ShareTweetSend

Related Posts

Terjangan Banjir di Kab. Bandung, WAHLI: Akumulasi Krisis Ekologis Akibat Lemahnya Pengawasan Pemerintah
Bandung Raya

Terjangan Banjir di Kab. Bandung, WAHLI: Akumulasi Krisis Ekologis Akibat Lemahnya Pengawasan Pemerintah

15 Apr 2026 13:25
Bikin Ulah di Kampung Tegalpanjang, Polisi Amankan ODGJ Tengah Malam
News

Bikin Ulah di Kampung Tegalpanjang, Polisi Amankan ODGJ Tengah Malam

15 Apr 2026 13:07
Viral, Nikah di Atas Genangan Banjir Bojongsoang Rasa Water Boom Tetap Ceria
Bandung Raya

Viral, Nikah di Atas Genangan Banjir Bojongsoang Rasa Water Boom Tetap Ceria

15 Apr 2026 13:02
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
News

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 Apr 2026 07:19
Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”
Berita Utama

Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

15 Apr 2026 07:08
Bertahan Menyerang
Berita Utama

Bertahan Menyerang

15 Apr 2026 06:40
Next Post
Menkomdigi: Publisher Rights Jaga Keberlanjutan Media dan Akurasi Informasi Publik

Menkomdigi: Publisher Rights Jaga Keberlanjutan Media dan Akurasi Informasi Publik

Mentan Gandeng Pramuka untuk Dorong Regenerasi Petani dan Penguatan Ketahanan Pangan

Mentan Gandeng Pramuka untuk Dorong Regenerasi Petani dan Penguatan Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Apr 2026 16:00
5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

7 Apr 2026 18:20
5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

13 Apr 2026 16:10
Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

9 Apr 2026 16:43
Bikin Ulah di Kampung Tegalpanjang, Polisi Amankan ODGJ Tengah Malam

Bikin Ulah di Kampung Tegalpanjang, Polisi Amankan ODGJ Tengah Malam

0
Viral, Nikah di Atas Genangan Banjir Bojongsoang Rasa Water Boom Tetap Ceria

Viral, Nikah di Atas Genangan Banjir Bojongsoang Rasa Water Boom Tetap Ceria

0
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

0
Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

0
Bikin Ulah di Kampung Tegalpanjang, Polisi Amankan ODGJ Tengah Malam

Bikin Ulah di Kampung Tegalpanjang, Polisi Amankan ODGJ Tengah Malam

15 Apr 2026 13:07
Viral, Nikah di Atas Genangan Banjir Bojongsoang Rasa Water Boom Tetap Ceria

Viral, Nikah di Atas Genangan Banjir Bojongsoang Rasa Water Boom Tetap Ceria

15 Apr 2026 13:02
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 Apr 2026 07:19
Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

15 Apr 2026 07:08
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.