Pengurus Daerah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PD.SEMMI) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Daerah di Gedung Pemuda Jl.Perintis Garut,Sabtu (30/5/2026)
Musda ini merupakan kegiatan untuk pemilihan pengurus baru atau regenerasi kepemimpinan baru Organisasi Mahasiswa yang menjadi pondasi pembangunan daerah.
Musda ini dihadiri oleh Bupati Garut Abdusyi Syakur Amin ,kepala Kesbangpol Kabupaten Garut Muhammad Nurdin,tokoh pemuda,mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan.
Bupati Garut Abdusyi Syakur Amin meberikan dukungan dan support agar musda ini menghasilkan pengurus yang kompeten dan bertanggung jawab,berkarakter.
” Saya memberikan dukungan suportnya supaya Musda ini bisa menghasilkan pengurus yang kompeten,program kerja sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan juga mempunyai pertanggung jawaban pelaksanaan AD/AT Organisasi.” Kata Syakur
Ketua PD SEMMI Kabupaten Garut Rifki Nurul Fauji menjabat pada periode 2022-2026,ia menyampaikan bahwa sekarang sudah saatnya melaksanakan musyawarah Daerah untuk memilih kepemimpinan baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan organisasi.
” Saya menjabat dari tahun 2022 udah berjalan tiga tahun,nah sekarang sudah saat musyawarah Daerah untuk memilih kepemimpinan yang akan datang,” ucap Rifki.
SEMMI selain melaksanakan musyawarah Daerah juga melaksanakan pelantikan SEPMI
(Serikat Pelajaran Muslimin Indonesia) dengan peserta terdiri dari mahasiswa.
” Ini kebetulan sekaligus ada pelantikan pengurus cabang SEPMI Serikat Pelajar Muslimin Indonesia,jadi memang pesertanya ada dari mahasiswa,”ujar Rifki.
Menurutnya, kepengurusan yang dipimpinnya sejak tahun 2022 kini memasuki penghujung masa jabatan. Karena itu, Musda menjadi forum strategis meuntuknentukan arah organisasi ke depan melalui proses demokratis yang diharapkan melahirkan kader-kader kompeten dan berkualitas.
“Kami memberikan dukungan dan support penuh agar Musda ini dapat menghasilkan pengurus yang kompeten. Ini juga merupakan bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan aturan organisasi,” ujar Rizki.
Ia menjelaskan, kepengurusan SEMMI Garut periode 2022–2026 akan tetap berjalan hingga terpilihnya kepengurusan baru hasil Musda. Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan pengurus cabang Serikat Pelajar Muslim Indonesia (SEPMI) yang telah terbentuk sebelumnya.
Rizki menilai regenerasi kepemimpinan menjadi salah satu kunci keberlangsungan organisasi. Karena itu, Musda tidak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga ruang konsolidasi untuk memperkuat kaderisasi dan memperluas kontribusi organisasi di tengah masyarakat.
Terkait dinamika yang terjadi di lingkungan keluarga besar Serikat Islam, ia menilai perbedaan pandangan yang muncul merupakan bagian dari perjalanan panjang sebuah organisasi besar. Namun demikian, SEMMI memilih tetap fokus pada pengembangan kader dan pengabdian kepada masyarakat.Keluarga
“Ketika organisasi sudah besar tentu akan ada perbedaan pandangan. Itu bagian dari dinamika organisasi. Namun bagi kami sebagai generasi muda dan mahasiswa, yang terpenting adalah bagaimana melanjutkan perjuangan organisasi melalui kaderisasi dan pengabdian,” katanya.
SEMMI bercita-cita menjadi wadah pembentukan kader intelektual yang memiliki pemahaman kuat terhadap nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemasyarakatan.
“SEMMI ingin menjadi wadah yang membentuk kader-kader cendekia, memahami nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Garut yang diwakili Sekretaris Umum, Oky Caresa Ginanjar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda SEMMI sebagai bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan yang sehat di kalangan pemuda dan mahasiswa.
Menurut Oky, organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual,

















