BPSDMI yang telah bekerja sama dengan PT Mayora Indah, Tbk, menunjukkan hasil positif dalam penyelenggaraan salah satu program unggulannya, yakni kelas industri.
Program ini berhasil meluluskan sebanyak 111 siswa kelas industri, 26 lulusan dari SMK-SMTI Pontianak dan 85 lulusan dari SMK-SMTI Padang.
Kepala BPSDMI Doddy Rahadi mengatakan, program ini dirancang secara kolaboratif melalui penyusunan kurikulum berbasis industri, pelaksanaan pembelajaran yang melibatkan praktisi industri, serta penguatan kompetensi siswa melalui praktik kerja industri.
“Hal ini dilakukan agar lulusan yang dihasilkan benar-benar siap memenuhi kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.
Tidak hanya lulus program kelas industri, sejumlah 73 orang siswa sekolah vokasi Kemenperin tersebut juga langsung terserap kerja di PT Mayora Indah, Tbk.
Hasil ini menjadi bukti bahwa lulusan sekolah vokasi Kemenperin siap berkontribusi secara langsung di dunia industri dan program kelas industri yang dijalankan selama ini berhasil menyiapkan kompetensi yang nyata dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
HRD Manager Regional PT Mayora Indah, Tbk Soekma Swasono Darmawan menyampaikan, para lulusan telah menyelesaikan proses pendidikan dengan pembekalan kompetensi teknis, pengalaman praktik, serta pemahaman terhadap budaya kerja industri.
“Dari 10 lebih total sekolah yang bekerja sama dengan Mayora, hanya sekolah dari Kemenperin yang masuk ke dalam program Mayora Academy dan diterima langsung bekerja dengan waktu probation enam bulan. Sekolah lainnya harus jadi outsourcing dalam tiga tahun, baru bisa menjalani asesmen untuk jadi karyawan tetap,” ungkapnya.

















