TERASJABAR.ID – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menyatakan melalui platform X bahwa jalur perairan strategis kini kembali dibuka bagi kapal komersial selama masa gencatan senjata 10 hari yang dimediasi oleh Amerika Serikat antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran.
Tak lama setelah pernyataan tersebut, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan keyakinannya bahwa Washington akan segera mencapai kesepakatan dengan Teheran guna mengakhiri konflik, sebagaimana dilaporkan Reuters.
Meski demikian, Trump menegaskan bahwa blokade militer AS terhadap kapal-kapal yang menuju pelabuhan Iran tetap diberlakukan hingga kesepakatan benar-benar rampung sepenuhnya.
Konflik antara AS, Israel, dan Iran yang pecah sejak 28 Februari telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar serta mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah.
Dampaknya juga meluas ke sektor energi global, terutama setelah terganggunya aktivitas di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dan gas alam cair dunia.
Gangguan tersebut memicu kekhawatiran akan krisis energi global.
Bahkan, International Monetary Fund telah merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan berpotensi menyeret ekonomi global ke arah resesi.-***















