Di kesempatan tersebut, setiap pasangan mendapatkan hadiah mesin cuci dan kulkas dari bank bjb, sedangkan Gubernur KDM memberikan hadiah menginap dua hari di hotel berbintang.
Bank bjb juga memberikan tabungan untuk uang muka rumah sebesar Rp5 juta dan tambahan Rp2 juta dari walikota depok.
“Uang tabungan tidak boleh dibelanjakan tapi untuk DP rumah, yang sudah punya rumah untuk renovasi. Yang rumahnya tidak layak huni nanti akan direnovasi, dapat bantuan dari Kementerian PKP senilai Rp20 juta,” ujar KDM.
Ia menegaskan tidak perlu memaksakan diri menikah dengan cara berutang. Apalagi masyarakat di Jabar tercatat sebagai yang terbesar terjerat pinjol.
“Ini habis nikah tidak punya hutang, malah dapat tabungan untuk beli rumah,” tambahnya.
KUA Ramah Lingkungan
KDM juga turut meresmikan KUA Bojongsari yang berkonsep bangunan ramah lingkungan (green building).
Kepala KUA Bojongsari Kota Depok Saiful Millah berterima kasih atas perhatian Kementerian Agama dan KDM yang sengaja datang untuk menyaksikan pernikahan massal sederhana, sekaligus melihat kondisi KUA yang cukup representatif sebagai lokasi akad nikah.

















