terasjabar.id
Sabtu, 27 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

Ivan W. by Ivan W.
27 Jun 2026 00:36
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

TERASJABAR.ID – Harga pangan yang stabil menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Di tengah dinamika distribusi dan fluktuasi harga sejumlah komoditas, berbagai langkah pengendalian terus diperkuat agar kebutuhan pangan pokok tetap mudah dijangkau oleh masyarakat di seluruh daerah.

Upaya tersebut terus dilakukan melalui percepatan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga penguatan rantai pasok pangan nasional dengan melibatkan peternak rakyat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Nita Yulianis, mengatakan penyaluran beras SPHP menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.

“Target penyaluran beras SPHP tahun 2026 sebesar 828 ribu ton. Hingga 20 Juni 2026, realisasinya telah mencapai 359 ribu ton dan disalurkan melalui pedagang pengecer di pasar tradisional, pasar modern, kios pangan atau outlet binaan pemerintah daerah serta melalui GPM,” ujar Nita dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kemendagri, belum lama ini.

Selain SPHP, pemerintah juga terus memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, GPM telah dilaksanakan sebanyak 5.462 kali di 38 provinsi dan 378 kabupaten/kota. Khusus pada Juni 2026, kegiatan tersebut telah digelar sebanyak 230 kali di 12 provinsi dan 53 kabupaten/kota.

Menurut Nita, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap komoditas pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat dukungan terhadap peternak rakyat melalui integrasi pasokan telur dan daging ayam ke dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Pada 19 Juni 2026 telah tercapai kesepakatan koordinasi antara Badan Gizi Nasional (BGN), Bapanas, Kementerian Pertanian, Satgas Pangan, koperasi dan asosiasi peternak di Jawa Tengah serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Kesepakatan tersebut mencakup penggunaan menu telur dan daging ayam dalam program MBG sebanyak dua kali dalam seminggu. Selain itu, asosiasi dan koperasi peternak rakyat di Jawa Tengah akan memasok telur serta daging ayam langsung ke dapur mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai standar kualitas yang ditetapkan.

Transaksi pembelian juga dilakukan langsung kepada koperasi dan asosiasi peternak rakyat dengan harga telur ayam Rp 26.000 per kilogram dan daging ayam Rp 35.000 per kilogram atau setara Rp 20.000 per kilogram berat hidup. Harga tersebut akan disesuaikan secara bertahap mengikuti perkembangan Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat peternak.

“Kami berharap pemerintah provinsi dan kabupaten lainnya dapat melakukan langkah strategis serupa sehingga stabilitas pasokan dan harga dapat terjaga baik di tingkat produsen maupun konsumen, dari hulu sampai hilir,” kata Nita.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah bersama Satuan Tugas Pengendalian Inflasi Daerah dalam menjaga kelancaran pasokan dan mengantisipasi gejolak harga pangan.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah, terutama di wilayah yang mengalami kenaikan harga komoditas secara signifikan.

ADVERTISEMENT

“Berkaitan dengan beras, BULOG bersama pemerintah daerah harus segera melaksanakan operasi pasar. Sedikit saja kenaikan harga beras sangat berpengaruh terhadap inflasi karena koefisien beras sangat besar,” kata Tomsi.

RELATED POSTS

Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

FAO Akui Stok Beras Indonesia Meningkat Pesat, Produksi Tertinggi di Asia Tenggara

BULOG Sapa Petani dan Nelayan di Forum Temu Wicara PENAS XVII, Komitmen Kawal Swasembada Pangan

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Strategi Jaga Produksi dan Swasembada Pangan

Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

Menurutnya, percepatan pelaksanaan operasi pasar menjadi langkah penting untuk menahan laju kenaikan harga sehingga dampaknya terhadap Indeks Perkembangan Harga (IPH) dan inflasi dapat segera dikendalikan.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan peternak rakyat, berbagai program stabilisasi yang dijalankan diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan, menahan gejolak harga, serta memastikan masyarakat tetap memperoleh pangan dengan harga yang terjangkau.***

Sumber: Siaran Pers Bapanas

Tags: BapanaspanganSPHP
ShareTweetSend

Related Posts

Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027
Ekonomi

Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

27 Jun 2026 00:19
FAO Akui Stok Beras Indonesia Meningkat Pesat, Produksi Tertinggi di Asia Tenggara
Ekonomi

FAO Akui Stok Beras Indonesia Meningkat Pesat, Produksi Tertinggi di Asia Tenggara

23 Jun 2026 18:20
BULOG Sapa Petani dan Nelayan di Forum Temu Wicara PENAS XVII, Komitmen Kawal Swasembada Pangan
Ekonomi

BULOG Sapa Petani dan Nelayan di Forum Temu Wicara PENAS XVII, Komitmen Kawal Swasembada Pangan

22 Jun 2026 21:34
Hadapi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Strategi Jaga Produksi dan Swasembada Pangan
Ekonomi

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Strategi Jaga Produksi dan Swasembada Pangan

21 Jun 2026 19:07
Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun
Ekonomi

Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

17 Jun 2026 21:03
Gelar IFI 2026, Kemenperin Fokus Kembangkan Produk Antara Pangan
Ekonomi

Gelar IFI 2026, Kemenperin Fokus Kembangkan Produk Antara Pangan

17 Jun 2026 15:51

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

25 Jun 2026 14:52
TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

23 Jun 2026 17:16
Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

24 Jun 2026 13:56
Buat Lulusan SMA SMK! K-24 Bandung Buka Loker Staff Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! K-24 Bandung Buka Loker Staff Gudang

22 Jun 2026 17:08
Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

0
Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

0
Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

0
Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah melalui Permen Ekraf Nomor 9 Tahun 2025

Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah melalui Permen Ekraf Nomor 9 Tahun 2025

0
Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

27 Jun 2026 00:36
Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

27 Jun 2026 00:19
Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

26 Jun 2026 23:39
Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah melalui Permen Ekraf Nomor 9 Tahun 2025

Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah melalui Permen Ekraf Nomor 9 Tahun 2025

26 Jun 2026 23:33

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.