Waktu Pelaksanaan Sholat Lailatul Qadar
Sholat Lailatul Qadar adalah sholat sunnah yang dilakukan untuk menghidupkan malam tersebut dengan ibadah. Secara teknis, sholat ini tidak memiliki waktu baku yang berbeda dari sholat malam (tahajud) pada umumnya. Waktu terbaik untuk melaksanakannya adalah pada sepertiga malam terakhir, yaitu rentang waktu setelah tengah malam hingga menjelang waktu Subuh.
Hal ini sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW yang memperbanyak ibadah pada waktu tersebut, sebagaimana disebutkan dalam hadis, “Allah turun ke langit dunia pada setiap malam di sepertiga malam terakhir…” (HR. Muslim).
- Kemenperin Pertajam Potensi dan Kemampuan IKM Perkakas Tangan untuk Pertanian dan Perkebunan
- Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan, Harga Beras Dunia Ikut Melandai
- Mentan Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Nilai Tambah Bisa Berlipat
- Menkomdigi: Jurnalis Menjaga Kebenaran di Tengah Pusaran Arus Informasi Digital
- As Truk Tronton Patah di Lebak Jero Kadungora, Jalur Utama Macet Total Polisi Terapkan Buka Tutup
Secara praktis, waktu sepertiga malam terakhir dapat dihitung dengan membagi waktu antara Maghrib dan Subuh menjadi tiga bagian. Misalnya, jika Maghrib pukul 18.00 dan Subuh pukul 04.00, maka durasi malam adalah 10 jam.
Sepertiga malam terakhir jatuh sekitar pukul 00.40 hingga 04.00. Pada rentang inilah sholat Lailatul Qadar disarankan untuk dilaksanakan, karena suasana malam yang tenang sangat mendukung kekhusyukan.
















