TERASJABAR.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyediakan 15 skema sertifikasi kompetensi bagi lulusan Program Pemagangan Nasional (MagangHub).
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memberikan pengakuan resmi atas kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja dan industri.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting dalam memperkuat daya saing tenaga kerja.
Skema yang disiapkan disusun berdasarkan kebutuhan industri terkini, mencakup bidang administrasi perkantoran, teknologi informasi, layanan, keuangan, sumber daya manusia, pengelolaan data, hingga keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Menurut Yassierli, sertifikasi ini memastikan lulusan MagangHub memiliki pengakuan kompetensi yang sah sehingga lebih siap bersaing di pasar kerja.
Adapun 15 skema yang disiapkan meliputi Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Junior Secretary, Asisten Pengembang Web, Digital Marketing, Desain Grafis, Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Tunggal, Supervisor SDM, Pelayanan Pelanggan, Front Office, Operator Komputer, Digital Filing, Produksi Audio Visual, Analis Data, Petugas K3, serta Penyusunan Laporan Keuangan Pemula.
Pelaksanaannya akan dilakukan BNSP melalui lembaga sertifikasi profesi yang bekerja sama dengan balai pelatihan vokasi Kemnaker di berbagai daerah.
Kemnaker juga telah memetakan kesiapan unit pelatihan di seluruh Indonesia.
Hasil pemetaan menunjukkan berbagai kapasitas, seperti BBPVP Makassar, Medan, dan BPVP Surakarta yang masing-masing memiliki 15 skema, hingga BPVP Bandung Barat dan Sidoarjo yang menyediakan 3 skema.
Secara total, terdapat 180 skema sertifikasi yang siap dilaksanakan di seluruh balai vokasi.
Program ini diharapkan memperluas akses sertifikasi sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan MagangHub memasuki dunia kerja.-***
















