terasjabar.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 17 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

“Ketika Aib Jadi Konten” :(Anomali Moral di Era Digital)

Herman by Herman
30 Okt 2025 07:25
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
“Ketika Aib Jadi Konten” :(Anomali Moral di Era Digital)

Oleh: Subchan Daragana
Pemerhati Sosial , Magister Komunikasi UBakrie

Kita sedang hidup di zaman yang aneh, zaman ketika orang tidak lagi malu mempertontonkan aibnya sendiri, ketika kemiskinan dijadikan konten untuk menarik simpati, dan ketika kehormatan bisa ditukar dengan uang serta popularitas.

Semua berlomba menampilkan diri di layar, tanpa sadar kadang yang ditampilkan bukan lagi kebaikan, melainkan luka dan kehampaan yang dijadikan tontonan. Dulu, orang menutup rapat-rapat aib keluarganya. Orang miskin menahan diri agar tidak menjual kesedihan demi belas kasihan. Tapi kini, banyak yang justru mencari kamera ketika hidupnya sedang hancur. Semua demi satu hal: perhatian.

Ketika Privasi Jadi Konsumsi Publik :

Media sosial awalnya dibuat untuk berbagi cerita dan berkomunikasi. Tapi lambat laun, ia berubah jadi panggung besar tempat orang berlomba-lomba dilihat. Setiap postingan, setiap status, seolah menjadi alat ukur nilai diri. Semakin banyak yang menyukai, semakin tinggi rasa percaya diri.

Namun, semakin sedikit yang menanggapi, semakin rendah pula harga diri di mata sendiri. Itulah jebakan zaman ini kita mencari makna diri lewat pengakuan orang lain. Padahal, manusia yang terlalu bergantung pada pujian akan mudah hancur oleh cemooh.

Kemiskinan dan Kesedihan yang Dijadikan Hiburan :

Kini muncul istilah baru: poverty porn , tontonan yang memamerkan kemiskinan untuk menarik empati. Anak kecil dijadikan konten karena hidupnya susah, ibu tua direkam sedang menangis, atau keluarga miskin dipertontonkan seolah sinetron kehidupan.

ADVERTISEMENT

Banyak yang menonton sambil menitikkan air mata, lalu menulis komentar “Semoga Allah bantu. ”Tapi setelah itu? Hidup berjalan seperti biasa. Tak ada perubahan berarti bagi mereka yang ditonton. Kita memang lebih mudah bersedih di depan layar daripada bergerak di dunia nyata. Padahal empati sejati bukan sekadar rasa iba, tapi keberanian untuk ikut menolong tanpa kamera.

Ketika Popularitas Mengalahkan Harga Diri :

Tak sedikit orang rela menanggalkan kehormatan demi viral. Ada yang mengaku sengaja menampilkan hal memalukan karena “yang penting ‘FYP”. Kita tahu harga diri adalah hal yang paling mahal yang bisa dimiliki manusia. Kita seperti sedang hidup di dunia terbalik di mana kejujuran kalah oleh sensasi, kesederhanaan kalah oleh drama, dan kebenaran tenggelam oleh jumlah penonton.

Zaman ini membuat banyak orang berpikir bahwa dilihat lebih penting daripada bermakna. Padahal dalam hidup, tidak semua yang viral itu benar, dan tidak semua yang benar harus viral.

RELATED POSTS

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)

Bandung, City of Memories

MORAL FATIGUE

Ketika Algoritma Mengatur Moral :

Masalahnya, kini bukan manusia yang mengatur media sosial tapi algoritma. Sebuah sistem tak terlihat yang hanya tahu satu hal: apa yang membuat orang betah menatap layar lebih lama. Dan biasanya, yang paling menarik perhatian adalah hal-hal yang ekstrem: marah, sedih, malu, dan sensasional.

Akibatnya, konten yang sehat dan bermoral justru tenggelam, kalah oleh konten yang memancing emosi. Itulah yang disebut para ahli sebagai anomali digital ketika dunia maya menciptakan perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Di sana, dosa bisa jadi hiburan, dan aib bisa jadi mata pencaharian.

Page 1 of 3
123Next
Tags: AibkontenSubchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi
Berita Utama

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

15 Mar 2026 21:02
“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “
Berita Utama

“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

13 Mar 2026 04:38
WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)
Berita Utama

WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)

11 Mar 2026 08:56
Bandung, City of Memories
Berita Utama

Bandung, City of Memories

2 Jan 2026 03:20
MORAL FATIGUE
Berita Utama

MORAL FATIGUE

25 Des 2025 17:36
THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)
Opini

THE MIRRORING ATTITUDE (Cermin Langit)

19 Des 2025 07:52
Next Post
Bandung Menuju Kota Bebas Penyimpangan Seksual, DPRD Siapkan Payung Hukum

Bandung Menuju Kota Bebas Penyimpangan Seksual, DPRD Siapkan Payung Hukum

Seluruh Fraksi DPRD Purwakarta Terima Nota Keuangan RAPBD 2026 yang Disampaikan Bupati

Seluruh Fraksi DPRD Purwakarta Terima Nota Keuangan RAPBD 2026 yang Disampaikan Bupati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

12 Mar 2026 15:51
Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

11 Mar 2026 16:24
Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17  Apartemen The Suites Metro Bandung

Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17 Apartemen The Suites Metro Bandung

11 Mar 2026 19:57
Minimal SMP! Golden Lamian Bandung Buka Loker 3 Posisi Sekaligus

Minimal SMP! Golden Lamian Bandung Buka Loker 3 Posisi Sekaligus

11 Mar 2026 15:15
Pencari Ikan Hilang Terbawa Arus Sungai Ciwulan, Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

Pencari Ikan Hilang Terbawa Arus Sungai Ciwulan, Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

0
BAZNAS Perkuat Sinergi dengan Media untuk Masifkan Dakwah Zakat

BAZNAS Perkuat Sinergi dengan Media untuk Masifkan Dakwah Zakat

0
Program Mudik Gratis Kab. Bandung Sukses, Antusias Masyarakat Tinggi hingga Kuota Tambah dari BJB

Program Mudik Gratis Kab. Bandung Sukses, Antusias Masyarakat Tinggi hingga Kuota Tambah dari BJB

0
Keren, Pos Terpadu Nagreg Bernuansa Sunda Layani Pemudik Lebaran

Keren, Pos Terpadu Nagreg Bernuansa Sunda Layani Pemudik Lebaran

0
Pencari Ikan Hilang Terbawa Arus Sungai Ciwulan, Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

Pencari Ikan Hilang Terbawa Arus Sungai Ciwulan, Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

17 Mar 2026 18:48
BAZNAS Perkuat Sinergi dengan Media untuk Masifkan Dakwah Zakat

BAZNAS Perkuat Sinergi dengan Media untuk Masifkan Dakwah Zakat

17 Mar 2026 17:58
Keren, Pos Terpadu Nagreg Bernuansa Sunda Layani Pemudik Lebaran

Keren, Pos Terpadu Nagreg Bernuansa Sunda Layani Pemudik Lebaran

17 Mar 2026 17:34
Arus Mudik Meningkat, Polres Garut Lakukan 6 Kali One Way di Jalur Limbangan-Malangbong

Arus Mudik Meningkat, Polres Garut Lakukan 6 Kali One Way di Jalur Limbangan-Malangbong

17 Mar 2026 17:30
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.