terasjabar.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 19 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Komitmen Kolaborasi Pusat dan Daerah Hadirkan Pendidikan yang Berkeadilan bagi Murid

Ivan W. by Ivan W.
18 Jun 2026 21:29
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Komitmen Kolaborasi Pusat dan Daerah Hadirkan Pendidikan yang Berkeadilan bagi Murid

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq.

TERASJABAR.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya agar setiap murid, tanpa memandang status sekolahnya, mendapatkan hak, fasilitas, dan kualitas pendidikan yang setara untuk masa depan mereka.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, di Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini.

Dalam forum koordinasi daerah yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan tersebut, Wamen Fajar mengangkat topik ’Mencari Ekuilibrium Implementasi Kebijakan Pendidikan Nasional’.

Fajar menjelaskan upaya pemerintah pusat dalam menciptakan titik keseimbangan yang berkeadilan antara peran negara dan kontribusi nyata sekolah baik negeri maupun swasta.

Menurutnya, potret pendidikan nasional tidak boleh melupakan sejarah perjuangan masyarakat sipil, di mana sekolah swasta telah lahir dan mencerdaskan kehidupan bangsa jauh sebelum Indonesia merdeka.

Oleh sebab itu, dalam usulan Revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) yang sedang dibahas bersama Komisi X DPR RI, Kemendikdasmen memperjuangkan pergeseran paradigma yang mendasar di mana sekolah swasta tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap, melainkan sebagai mitra strategis bagi negara dalam membangun insan cendekia.

”Di dalam usulan Revisi Undang-Undang Sisdiknas yang sedang dibahas, kelompok masyarakat tidak lagi dianggap sebagai kelompok penyelenggara pendidikan tetapi dia sebagai mitra strategis yang sifatnya sejajar dengan negara,” ujar Wamen Fajar.

Ia menambahkan, ekuilibrium kebijakan ini diturunkan dalam tindakan afirmatif yang menyentuh langsung nasib para guru di daerah.

Melalui regulasi baru, guru ASN PPPK kini diperbolehkan untuk kembali mengajar di sekolah swasta asal mereka agar kualitas pembelajaran murid di sekolah tersebut tidak menurun akibat kekurangan tenaga pendidik terbaik.

Keseimbangan kebijakan di tingkat pusat diperkuat oleh komitmen nyata di tingkat daerah. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang turut hadir dalam forum tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan ini.

RELATED POSTS

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos: Pemda Jadi Kunci Transisi dan Operasional

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Solusi Dalam Pelestarian Lingkungan

Kemdiktisaintek dan BPS Perkuat Integrasi Data untuk Akses Pendidikan Tinggi yang Tepat Sasaran

Mendikdasmen Apresiasi Peran Swasta dalam Perluas Akses Pendidikan Bermutu

Duhhh…Ruang Kelas Sekolah Ternyata Didesain untuk Sejak Awal Membuat Warga Tunduk pada Kekuasaan

Menurutnya, pemerintah daerah wajib memastikan bahwa setiap anak, terutama dari keluarga prasejahtera, tidak kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

ADVERTISEMENT

”Kami melanjutkan dari kebijakan sebelumnya, tahun 2025, kita memberikan juga beasiswa untuk sekolah di swasta. Ada kursi 79 ribu slot untuk yang di swasta. Ini tujuannya agar yang tidak dapat di negeri pun tetap merasakan, apalagi dari kalangan ekonomi yang mungkin tidak terlalu berada,” ungkap Emil Dardak saat melaporkan optimalisasi anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di Jawa Timur.

Selain intervensi beasiswa, Emil Dardak menjelaskan bahwa implementasi ekuilibrium pendidikan nasional dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai basis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) khusus untuk jalur prestasi.

Kebijakan penambahan porsi penerimaan berbasis prestasi yang mengintegrasikan TKA ini dinilai jauh lebih objektif dan berkeadilan.

Sistem seleksi berbasis kompetensi individu tersebut mampu mengukur kemampuan murid secara adil, sekaligus memangkas potensi kecurangan administrasi pada jalur lain, seperti praktik manipulasi atau titip Kartu Keluarga (KK).

Dampak nyata dari kebijakan yang berorientasi pada kemanusiaan ini juga terlihat dari program revitalisasi fisik sekolah dengan skema swakelola yang diusung Kemendikdasmen.

Dengan mempercayakan anggaran pembangunan langsung kepada pihak sekolah dan pelaksanaan teknis pembangunannya dikelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), renovasi fasilitas belajar menjadi lebih efisien dan akuntabel.

Dari target revitalisasi sekitar 10.000 satuan pendidikan pada tahun lalu, kerja kolektif bersama masyarakat ini berhasil melampaui target hingga memperbaiki lebih dari 16.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, penataan tata kelola pendidikan nasional diharapkan tidak lagi terjebak pada elitisme intelektual, melainkan berfokus pada pemuliaan hak setiap anak secara adil.

”Kita harus menegakkan keseimbangan dengan adil, wa aqimul-wazna bil-qisti. Tugas Kemendikdasmen adalah mengurus sekolah negeri maupun sekolah swasta,” pungkas Fajar.***

Sumber: Siaran Pers Kemendikdasmen

Tags: KemendikdasmenPendidikanSekolah
ShareTweetSend

Related Posts

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos: Pemda Jadi Kunci Transisi dan Operasional
Pendidikan

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos: Pemda Jadi Kunci Transisi dan Operasional

18 Jun 2026 21:53
Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Solusi Dalam Pelestarian Lingkungan
Pendidikan

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Solusi Dalam Pelestarian Lingkungan

18 Jun 2026 21:09
Kemdiktisaintek dan BPS Perkuat Integrasi Data untuk Akses Pendidikan Tinggi yang Tepat Sasaran
Pendidikan

Kemdiktisaintek dan BPS Perkuat Integrasi Data untuk Akses Pendidikan Tinggi yang Tepat Sasaran

17 Jun 2026 21:41
Mendikdasmen Apresiasi Peran Swasta dalam Perluas Akses Pendidikan Bermutu
Pendidikan

Mendikdasmen Apresiasi Peran Swasta dalam Perluas Akses Pendidikan Bermutu

16 Jun 2026 22:04
Duhhh…Ruang Kelas Sekolah Ternyata Didesain untuk Sejak Awal Membuat Warga Tunduk pada Kekuasaan
Pendidikan

Duhhh…Ruang Kelas Sekolah Ternyata Didesain untuk Sejak Awal Membuat Warga Tunduk pada Kekuasaan

15 Jun 2026 07:51
Kemendikdasmen Dorong Pemda Perkuat Layanan Publik dalam SPMB Ramah 2026
Pendidikan

Kemendikdasmen Dorong Pemda Perkuat Layanan Publik dalam SPMB Ramah 2026

13 Jun 2026 14:46
Next Post
93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos: Pemda Jadi Kunci Transisi dan Operasional

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos: Pemda Jadi Kunci Transisi dan Operasional

Jangan Asal Makan, Ini Makanan Penyebab Usus Buntu yang Masih Sering Disepelekan

Jangan Asal Makan, Ini Makanan Penyebab Usus Buntu yang Masih Sering Disepelekan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

17 Jun 2026 16:30
93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos: Pemda Jadi Kunci Transisi dan Operasional

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos: Pemda Jadi Kunci Transisi dan Operasional

0
Komitmen Kolaborasi Pusat dan Daerah Hadirkan Pendidikan yang Berkeadilan bagi Murid

Komitmen Kolaborasi Pusat dan Daerah Hadirkan Pendidikan yang Berkeadilan bagi Murid

0
44 Bukti Kecurangan Muprov di Bogor Jadi Awal Carut Marutnya Kadin Jabar

44 Bukti Kecurangan Muprov di Bogor Jadi Awal Carut Marutnya Kadin Jabar

0
Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Solusi Dalam Pelestarian Lingkungan

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Solusi Dalam Pelestarian Lingkungan

0
Jangan Asal Makan, Ini Makanan Penyebab Usus Buntu yang Masih Sering Disepelekan

Jangan Asal Makan, Ini Makanan Penyebab Usus Buntu yang Masih Sering Disepelekan

18 Jun 2026 22:00
93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos: Pemda Jadi Kunci Transisi dan Operasional

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos: Pemda Jadi Kunci Transisi dan Operasional

18 Jun 2026 21:53
Komitmen Kolaborasi Pusat dan Daerah Hadirkan Pendidikan yang Berkeadilan bagi Murid

Komitmen Kolaborasi Pusat dan Daerah Hadirkan Pendidikan yang Berkeadilan bagi Murid

18 Jun 2026 21:29
44 Bukti Kecurangan Muprov di Bogor Jadi Awal Carut Marutnya Kadin Jabar

44 Bukti Kecurangan Muprov di Bogor Jadi Awal Carut Marutnya Kadin Jabar

18 Jun 2026 21:16

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.