terasjabar.id
Senin, 22 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 22 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
8 Mei 2026 07:20
in Berita Utama, Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Krisis Etika Pejabat Publik di Kuningan Disorot, Aktivis : “Ini Sudah di Titik Nadir”

Ikhsan Marzuki Inisiator Gerakan Kita

TERASJABAR.ID – Dugaan pelanggaran etika yang melibatkan pejabat publik di Kabupaten Kuningan dalam satu periode terakhir, memunculkan kegelisahan publik. Seperti diketahui, isu pelanggaran etika ditubuh DPRD menyeret kader di tubuh PKB, PKS, Gerindra dan di Golkar. Kemudian ada pula kasus beredarnya foto tidak senonoh yang melibatkan seorang ASN perempuan eselon III.

Rangkaian peristiwa ini memperkuat kesan bahwa pelanggaran etika bukan lagi kasus insidental, melainkan gejala yang kian meluas. Menyoroti krisis etika pejabat publik di Kabupaten Kuningan, inisiator dan aktivis Gerakan KITA Ikhsan Marzuki, menilai, kondisi ini telah mencapai titik nadir paling rendah. “Pelanggaran etika yang terjadi berulang, baik di lingkungan legislatif maupun eksekutif, dinilai tidak lagi menimbulkan efek jera akibat lemahnya penegakan sanksi,” ungkapnya, Kamis (7/05/2026).

Kondisi ini kata Ikhsan, sebagai situasi yang mengkhawatirkan. “Pasalnya bukan hanya merusak individu, tetapi juga melemahkan sistem nilai dalam pemerintahan. Masalahnya bukan sekadar ada pelanggaran. Itu bisa terjadi di mana saja. Yang jadi persoalan serius adalah ketika pelanggaran itu tidak direspons dengan tegas. Sanksinya ringan, prosesnya tidak transparan, dan pada akhirnya tidak ada efek jera,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut aktivis dan pegiat sosial ini, lemahnya penegakan etika telah memunculkan dampak lanjutan di tengah masyarakat, yakni tumbuhnya sikap permisif terhadap pelanggaran. Perilaku yang seharusnya menjadi perhatian serius, kini justru mulai dianggap sebagai hal biasa.

“Ketika publik melihat pelanggaran terjadi berulang tanpa konsekuensi berarti, lama-lama masyarakat ikut menormalisasi. Ini berbahaya, karena krisis etika tidak lagi terasa sebagai krisis,” kata Ikhsan.

Ia juga menyoroti minimnya suara kritis dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari aktivis, akademisi, tokoh masyarakat hingga kelompok ulama. Padahal, mereka memiliki peran penting sebagai penjaga moral publik.

“Yang lebih mengkhawatirkan adalah sunyinya kritik. Dalam situasi seperti ini, diam itu bukan netral, tapi bentuk pembiaran. Pelanggaran tidak lagi memicu kemarahan, melainkan hanya jadi bahan obrolan sesaat. Ini adalah gejala paling mengkhawatirkan: ketika masyarakat tidak lagi terkejut oleh penyimpangan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kuningan tidak harus meniru Jepang secara utuh. Namun, ada nilai mendasar yang perlu diadopsi, yakni pentingnya integritas, budaya malu, dan tanggung jawab dalam jabatan publik.

RELATED POSTS

Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan

Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia

Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga

Seren Taun Jadi Ikon Budaya Kuningan Hingga Dikenal Wisatawan Mancanegara

8 Produk Disdukcapil Kuningan Peroleh Surat Hak Cipta Kemenkum HAM RI

“Kalau kita ingin memperbaiki keadaan, ada tiga hal mendasar yang harus dilakukan. Pertama, menaikkan standar etika, bukan menurunkannya agar sesuai dengan pelanggaran. Kedua, menegakkan sanksi secara tegas dan transparan. Ketiga, menghidupkan kembali budaya malu dan tanggung jawab,” jelasnya.

“Ketika kepercayaan publik runtuh, tidak ada kekuasaan yang cukup kuat untuk menutupinya. Ini yang harus kita cegah bersama,” pungkasnya.*

Tags: Krisis EtikaKuninganPejabat Publik
ShareTweetSend

Related Posts

Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan
Daerah

Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan

20 Jun 2026 19:26
Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia
Daerah

Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia

14 Jun 2026 06:31
Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga
Daerah

Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga

8 Jun 2026 22:21
Seren Taun Jadi Ikon Budaya Kuningan Hingga Dikenal Wisatawan Mancanegara
Berita Utama

Seren Taun Jadi Ikon Budaya Kuningan Hingga Dikenal Wisatawan Mancanegara

8 Jun 2026 15:15
8 Produk Disdukcapil Kuningan Peroleh Surat Hak Cipta Kemenkum HAM RI
News

8 Produk Disdukcapil Kuningan Peroleh Surat Hak Cipta Kemenkum HAM RI

1 Jun 2026 17:36
Semakin Terbatas Lahan TPU Di Pedesaan Kabupaten Kuningan
Daerah

Semakin Terbatas Lahan TPU Di Pedesaan Kabupaten Kuningan

30 Mei 2026 17:28
Next Post
BI Ajak Wartawan Ngopi Bareng, Bongkar Fakta Ekonomi Priangan Timur : Transaksi QRIS Melesat 579%

BI Ajak Wartawan Ngopi Bareng, Bongkar Fakta Ekonomi Priangan Timur : Transaksi QRIS Melesat 579%

Real Madrid Diguncang Konflik Internal, Valverde Jalani Pemulihan

Real Madrid Diguncang Konflik Internal, Valverde Jalani Pemulihan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

18 Jun 2026 15:51
Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

17 Jun 2026 16:30
Tasikmalaya Guncang Indonesia, Siap Hajar Jambore Nasional Overlanding Dengan Misi Sosial Gila Gilaan

Tasikmalaya Guncang Indonesia, Siap Hajar Jambore Nasional Overlanding Dengan Misi Sosial Gila Gilaan

0
Inter Milan Incar Curtis Jones Jika Frattesi Hengkang ke Nottingham Forest

Inter Milan Gagal Lagi, Liverpool Tak Mau Turunkan Harga Jones

0
Messi Masuk Skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026

Messi Cs Mengancam! Argentina Disebut Kandidat Terkuat Juara Dunia

0
Helaran Budaya dan Pameran Prodak Unggulan Ramaikan Porsenitas XIII di Kota Cirebon

Helaran Budaya dan Pameran Prodak Unggulan Ramaikan Porsenitas XIII di Kota Cirebon

0
Tasikmalaya Guncang Indonesia, Siap Hajar Jambore Nasional Overlanding Dengan Misi Sosial Gila Gilaan

Tasikmalaya Guncang Indonesia, Siap Hajar Jambore Nasional Overlanding Dengan Misi Sosial Gila Gilaan

22 Jun 2026 15:30
Inter Milan Incar Curtis Jones Jika Frattesi Hengkang ke Nottingham Forest

Inter Milan Gagal Lagi, Liverpool Tak Mau Turunkan Harga Jones

22 Jun 2026 15:12
Messi Masuk Skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026

Messi Cs Mengancam! Argentina Disebut Kandidat Terkuat Juara Dunia

22 Jun 2026 14:54
Helaran Budaya dan Pameran Prodak Unggulan Ramaikan Porsenitas XIII di Kota Cirebon

Helaran Budaya dan Pameran Prodak Unggulan Ramaikan Porsenitas XIII di Kota Cirebon

22 Jun 2026 13:58

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.