TERASJABAR.ID – Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA) menegaskan dukungan penuh terhadap program swasembada pangan nasional melalui penguatan produksi berbasis inovasi dan teknologi, meski dihadapkan pada tantangan perubahan iklim seperti El Nino.
Dilansir laman Kementan, Ketua KTNA, Mohammad Yadi Sofyan Noor, menyampaikan bahwa capaian swasembada pangan nasional merupakan hasil kerja keras kolektif yang terus dijaga konsistensinya oleh petani di lapangan.
“Kalau bicara swasembada, kita all out. Kita bangga karena capaian tahun lalu itu luar biasa, bahkan terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa kita tidak kendur. Dalam kondisi El Nino sekalipun, teman-teman di lapangan tetap bergerak, bahkan ada yang swadaya membangun infrastruktur air hingga ratusan juta rupiah demi menjaga produksi,” terangnya di Kantor Pusat, Kementerian Pertanian.
Ia menambahkan, sinergi antara KTNA dan Kementerian Pertanian terus berjalan intensif, salah satunya terkait kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menjaga produktivitas di daerah terdampak kekeringan.
“Kami terus melaporkan ke Pak Menteri. Apa yang terjadi di lapangan, termasuk kebutuhan mesin untuk daerah seperti Jombang dan sekitarnya. Respons pemerintah sangat cepat, dan ini membuat kami optimistis swasembada pangan tetap aman,” tambahnya.
Senada dengan itu, Wakil Sekretaris Jenderal KTNA, Zulharman Djusman, menegaskan kesiapan petani dalam menjaga keberlanjutan swasembada melalui penguatan lahan dan pemanfaatan alsintan.
“Alhamdulillah untuk tahun-tahun ke depan kita sudah mempersiapkan pengembangan lahan baru secara konsisten dan terus kita tingkatkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan sektor perbenihan menjadi fokus penting ke depan.
“Kami juga terus berkontribusi dalam pengembangan benih-benih unggul untuk petani di seluruh Indonesia. Insya Allah swasembada pangan ini akan berkelanjutan dan kita siap menjadi negara yang kuat dalam sektor pangan,” lanjutnya.














