TERASJABAR.ID – Tottenham Hotspur mulai bersiap menghadapi potensi kepergian kapten mereka, Cristian Romero, pada bursa transfer musim panas mendatang.
Ketidakpastian masa depan bek berusia 27 tahun itu semakin besar seiring performa tim yang menurun dan ancaman degradasi dari Premier League.
Situasi ini membuat posisi Tottenham kian tertekan di penghujung musim.
Di bawah pelatih anyar Roberto De Zerbi, Spurs belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Mereka gagal meraih kemenangan dalam dua laga awal, sehingga kini terjebak di zona degradasi, tertinggal dua poin dari area aman dengan lima pertandingan tersisa.
Romero sendiri diperkirakan sudah memainkan laga terakhirnya musim ini setelah mengalami cedera lutut saat kalah 0-1 dari Sunderland.
Cedera tersebut bukan hanya mengakhiri musimnya lebih cepat, tetapi juga berpotensi mengganggu peluangnya tampil di Piala Dunia 2026 bersama Argentina.
Sejak direkrut dari Atalanta BC pada 2021, Romero telah tampil sebanyak 164 kali dan menjadi pilar penting, termasuk saat membantu Spurs menjuarai Liga Europa musim lalu.
Meski begitu, manajemen klub dikabarkan mulai mempertimbangkan penjualannya demi penyeimbangan keuangan.
Dengan sisa kontrak lebih dari tiga tahun, Tottenham mematok harga sekitar €60-65 juta. Namun, nilai tersebut bisa berubah jika mereka terdegradasi ke Championship.
Sejumlah klub top Eropa seperti Atletico Madrid, Real Madrid, hingga Manchester United disebut siap bersaing mendapatkan tanda tangannya.-***











