TERASJABAR.ID – Seorang pelajar bernama Wildan(19)pelajar SMA Ma’arif Peundeuy warga Desa Toblong Kecamatan Peundeuy ditemukan tewas tenggelam di aliran Sungai Cikaengan.
Kapolsek Cibalong Iptu Irwandani membenarkan dan kejadian tersebut terjadi sore pada senin (8/6/2026) di Blok Batu Karut Kampung Babakan Desa Simpang Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut
kronologi sebelum kejadian Wildan bersama dua rekannya Rehan (14) dan Rifki (13) berangkat menuju Kampung Jubleg Desa Simpang untuk menjenguk kakek korban. Saat melintas di Kampung Babakan ketiganya memutuskan beristirahat dan mandi di Sungai Cikaengan. Niat melepas lelah berubah menjadi petaka.
Setibanya di lokasi korban lebih dahulu turun ke sungai dan sempat mengajak kedua rekannya untuk ikut mandi. Namun saat berada di aliran sungai yang memiliki arus cukup deras tubuh Wildan tiba terbawa arus. Dalam hitungan detik korban tenggelam dan hilang dari pandangan.
Melihat kejadian tersebut kedua saksi yang masih berada di tepi sungai segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Jeritan minta tolong memecah suasana siang itu. Warga berdatangan bersama petugas melakukan pencarian di titik korban terakhir terlihat.
Upaya pencarian tidak berlangsung lama. Korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa tidak jauh dari lokasi tenggelam. Tubuh Wildan dievakuasi dari sungai dan langsung dibawa oleh pihak keluarga menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Toblong Kecamatan Peundeuy.
Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga melalui orang tua korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir serta menolak dilakukan autopsi.
Kapolsek Cibalong Iptu Irwandani menyampaikan duka mendalam dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati hati saat beraktivitas di sungai maupun perairan terbuka terutama pada lokasi yang memiliki arus deras dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai. Pengawasan orang tua dan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sangat penting untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa, ujar Iptu Irwandani.
Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi pelajar dan warga yang kerap memanfaatkan sungai sebagai tempat mandi atau bermain. Arus Sungai Cikaengan di titik Blok Batu Karut dikenal cukup kuat terlebih saat debit air meningkat. Sekali terpeleset atau terbawa arus peluang selamat menjadi sangat tipis.
Kematian Wildan meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar SMA Ma’arif Peundeuy dan warga Desa Toblong. Rencana sederhana menjenguk kakek berubah menjadi kabar duka yang sulit diterima. Polsek Cibalong terus mengedukasi masyarakat tentang bahaya berenang di sungai tanpa pengawasan dan alat keselamatan.
Peristiwa ini menegaskan bahwa sungai bukan kolam renang. Satu kesalahan kecil di air deras bisa merenggut nyawa.(*)
















