TERASJABAR.ID – Pelatih Swiss, Murat Yakin, mengaku kecewa setelah timnya gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Qatar pada laga Grup B Piala Dunia 2026.
Menurutnya, hasil tersebut terasa seperti kehilangan dua poin karena Swiss tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.
Swiss menguasai laga dengan menciptakan lebih banyak peluang dan mengontrol penguasaan bola.
Namun, mereka gagal memanfaatkan sejumlah kesempatan untuk menambah keunggulan sehingga harus menerima hukuman pada menit-menit akhir pertandingan.
Yakin menilai keputusannya kurang efektif dalam penyelesaian akhir meskipun mampu menciptakan banyak peluang berbahaya.
Ia juga menyebut gol penyeimbang yang dicetak Boualem Khoukhi pada masa injury time berasal dari kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.
Menurut Yakin, para pemain kehilangan bola pada momen krusial ketika seharusnya mampu mengontrol permainan dengan lebih baik.
Meski sejumlah pergantian pemain sempat dilakukan, ia menolak menyalahkan pemain yang masuk dari bangku cadangan.
Pelatih berusia 51 tahun itu menegaskan bahwa seluruh tim bertanggung jawab atas hasil tersebut dan mengakui dirinya juga perlu menyampaikan beberapa keputusan yang diambil selama pertandingan.
Yakin menambahkan bahwa gaya bermain agresif dan menekan tinggi memang memiliki risiko tersendiri.
Meski demikian, ia tetap optimistis Swiss mampu bangkit saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada laga berikutnya dan menunjukkan kualitas terbaik di sisa turnamen.-***


















