terasjabar.id
Jumat, 26 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemerintah dan Pelaku Usaha Bergerak Bersama Kendalikan Harga Beras

Ivan W. by Ivan W.
11 Mei 2026 23:58
in Ekonomi
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Pemerintah dan Pelaku Usaha Bergerak Bersama Kendalikan Harga Beras

Sutarto juga menilai kondisi harga saat ini dipicu persaingan pembelian gabah yang terlalu tinggi di lapangan. Karena itu, pemerintah dan pelaku usaha perlu bergerak bersama menjaga keseimbangan harga agar distribusi beras tetap berjalan dan penggilingan tetap beroperasi.

Dari sisi petani, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Mulyono Machmur menyampaikan harga Gabah Kering Panen (GKP) di level Rp 6.500 per kilogram dinilai sudah cukup baik bagi petani setelah melalui perjuangan panjang dalam mendorong kenaikan harga pembelian gabah di tingkat produsen. Sehingga tidak ada masalah apabila harga gabah di tingkat petani tetap dijaga pada level tersebut.

“Saya kira saya mewakili tentunya teman-teman petani sebagai anggota HKTI. Kita berjuang ke 6,5 juga dulu berdarah-darah Pak, dari Rp 4.300 ke Rp 4.600, ke Rp 5.200 sampai Rp 6.500. Jadi buat petani sendiri, di angka Rp 6.500 itu sebetulnya sudah bagus. Kondisinya kami ya bersyukur dengan Rp 6.500,” jelas Mulyono.

Di lain pihak, pelaku usaha beras menyampaikan tekanan biaya produksi mulai dirasakan di berbagai lini. Kenaikan harga gabah, biaya distribusi, hingga kemasan plastik membuat margin usaha semakin tertekan, terutama untuk memasok beras medium sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

ADVERTISEMENT

Selaku pelaku usaha beras yang tergabung dalam PERPADI, Budiman mengatakan kebijakan stabilisasi perlu mempertimbangkan kondisi biaya riil di lapangan agar distribusi beras tetap berjalan.

“Kami berharap kebijakan stabilisasi dapat tetap mempertimbangkan kondisi riil. Rantai pasok dan struktur biaya aktual di lapangan. Ya, kami minta dievaluasi secara berkala terhadap HET mengikuti kondisi bahan baku. Biaya pendukung lainnya juga mestinya harus dihitung juga atau dievaluasi,” terang Budiman.

Sementara itu, Perum Bulog memastikan distribusi SPHP kembali dipercepat setelah sebelumnya sempat terkendala ketersediaan kemasan. Kenaikan harga bahan baku plastik membuat produksi kemasan SPHP sempat terhambat, bersamaan juga dengan Bulog yang sedang fokus menyalurkan bantuan pangan.

RELATED POSTS

FAO Akui Stok Beras Indonesia Meningkat Pesat, Produksi Tertinggi di Asia Tenggara

Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

Kepala Bapanas: Harga Kedelai Impor Tidak Boleh Naik Semena-mena

Pemerintah Jaga Harga Petani Cabai Dibarengi Penstabilan Harga di Tingkat Konsumen

Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

Bulog kini mulai mengaktifkan kembali penggunaan kemasan lama agar distribusi SPHP tidak tertahan lebih lama di gudang. Produksi kemasan baru juga mulai berjalan sehingga pasokan beras SPHP ke pasar modern maupun tradisional dapat segera dikejar.

Bapanas memperbolehkan penggunaan kemasan SPHP produksi tahun sebelumnya sepanjang informasi pada kemasan sudah disesuaikan dengan kondisi terbaru. Informasi seperti HET, masa kedaluwarsa, kelas mutu beras, dan identitas produk wajib diperbarui melalui stiker tambahan yang mudah dibaca masyarakat.

Pola serupa juga didorong diterapkan oleh pelaku usaha beras komersial agar distribusi tetap berjalan di tengah kendala kemasan. Bapanas menegaskan penggunaan kemasan lama tetap harus memenuhi ketentuan pelabelan dan informasi produk secara lengkap sesuai dengan kualitas dan kuantitas produk.***

Sumber: Siaran Pers Bapanas

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bapanasberas
ShareTweetSend

Related Posts

FAO Akui Stok Beras Indonesia Meningkat Pesat, Produksi Tertinggi di Asia Tenggara
Ekonomi

FAO Akui Stok Beras Indonesia Meningkat Pesat, Produksi Tertinggi di Asia Tenggara

23 Jun 2026 18:20
Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah
Ekonomi

Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

13 Jun 2026 21:10
Kepala Bapanas: Harga Kedelai Impor Tidak Boleh Naik Semena-mena
Ekonomi

Kepala Bapanas: Harga Kedelai Impor Tidak Boleh Naik Semena-mena

12 Jun 2026 22:21
Pemerintah Jaga Harga Petani Cabai Dibarengi Penstabilan Harga di Tingkat Konsumen
Ekonomi

Pemerintah Jaga Harga Petani Cabai Dibarengi Penstabilan Harga di Tingkat Konsumen

12 Jun 2026 22:11
Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat
Ekonomi

Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

6 Jun 2026 13:06
BPS Rilis Inflasi Pangan Mei 2026, GPM Jadi Salah Satu Upaya Stabilisasi Harga
Ekonomi

BPS Rilis Inflasi Pangan Mei 2026, GPM Jadi Salah Satu Upaya Stabilisasi Harga

3 Jun 2026 10:24
Next Post
Puting Beliung Terjang Cimenyan

Puting Beliung Terjang Cimenyan

Rumah Waskam di Gereba Ludes Terbakar

Rumah Waskam di Gereba Ludes Terbakar

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

23 Jun 2026 17:16
Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

24 Jun 2026 13:56
Buat Lulusan SMA SMK! K-24 Bandung Buka Loker Staff Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! K-24 Bandung Buka Loker Staff Gudang

22 Jun 2026 17:08
Staff Gudang! Hijaberies Bandung Buka Loker untuk Lulusan SMA SMK

Staff Gudang! Hijaberies Bandung Buka Loker untuk Lulusan SMA SMK

22 Jun 2026 17:43
DPRD Kota Bandung Tekankan Pembangunan RSUD dan Gedung Inspektorat Harus Berdampak pada Kualitas Layanan Publik

DPRD Kota Bandung Tekankan Pembangunan RSUD dan Gedung Inspektorat Harus Berdampak pada Kualitas Layanan Publik

0
Pendaftar Haji Baru Hingga Mei 2026 Tembus 203.452 Orang

Pendaftar Haji Baru Hingga Mei 2026 Tembus 203.452 Orang

0
Diky Candranegara Malu dan Tersentak Lihat Ustadz Syarif Berbagi

Diky Candranegara Malu dan Tersentak Lihat Ustadz Syarif Berbagi

0
Imbang 1-1 Atas Unaaha FC, Pesik Kuningan Juara Fase Grup BB

Imbang 1-1 Atas Unaaha FC, Pesik Kuningan Juara Fase Grup BB

0
DPRD Kota Bandung Tekankan Pembangunan RSUD dan Gedung Inspektorat Harus Berdampak pada Kualitas Layanan Publik

DPRD Kota Bandung Tekankan Pembangunan RSUD dan Gedung Inspektorat Harus Berdampak pada Kualitas Layanan Publik

26 Jun 2026 08:15
Pendaftar Haji Baru Hingga Mei 2026 Tembus 203.452 Orang

Pendaftar Haji Baru Hingga Mei 2026 Tembus 203.452 Orang

26 Jun 2026 07:15
Diky Candranegara Malu dan Tersentak Lihat Ustadz Syarif Berbagi

Diky Candranegara Malu dan Tersentak Lihat Ustadz Syarif Berbagi

26 Jun 2026 07:09
Imbang 1-1 Atas Unaaha FC, Pesik Kuningan Juara Fase Grup BB

Imbang 1-1 Atas Unaaha FC, Pesik Kuningan Juara Fase Grup BB

25 Jun 2026 21:08

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.