TERASJABAR.ID.– Jumlah pendaftar haji baru hingga Mei 2026 melampaui target yang ditetapkan. Realisasi pendaftaran tercatat mencapai 203.452 orang atau setara 118,61 persen dari target operasional tahun berjalan. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah dalam Siaran Persnya yang dilansir Hajinews, Kamis (25/6/2026).
Tingginya jumlah pendaftar haji baru kata Fadlul, menunjukkan antusiasme masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji masih sangat besar.
“Jumlah pendaftar haji baru telah melampaui target yang ditetapkan sampai Mei 2026. Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap ibadah haji tetap tinggi dan menjadi indikator penting dalam ekosistem pengelolaan dana haji,” ujarnya.
Namun demikian, BPKH mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam menjaga optimalisasi dana kelolaan dan hasil investasi.
Fadlul menjelaskan, hingga Mei 2026 total dana kelolaan haji berada di angka Rp181,731 triliun atau sekitar 97,47 persen dari target RKAT 2026 sebesar Rp204,287 triliun.
Sementara itu, imbal hasil investasi atau yield on investment tercatat sebesar 6,57 persen atau 83,16 persen dari target 7,9 persen. Adapun nilai manfaat yang berhasil dihimpun mencapai Rp4,935 triliun atau 82,73 persen dari target tahunan.
Kondisi tersebut papar Fadlul, dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari tingginya kebutuhan pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji hingga dinamika pasar keuangan dan keterbatasan instrumen investasi syariah.









