terasjabar.id
Rabu, 15 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 15 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pemkot Bandung Kejar Target Pengolahan 500 Ton Sampah per Hari

Tiah SM by Tiah SM
23 Feb 2026 17:06
in Berita Utama, News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pemkot Bandung Kejar Target Pengolahan 500 Ton Sampah per Hari

Produksi sampah di Bandung mencapai sekitar 1.500 ton per hari

TERASJABAR.ID – Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kota Bandung. Sejak adanya pembatasan kiriman sampah ke TPA Sari Mukti yang kini hanya diperbolehkan sebanyak 981 ton per hari, Kota Bandung dituntut mengolah sisa timbulan sampah secara mandiri di dalam kota.

Saat ini, produksi sampah di Bandung mencapai sekitar 1.500 ton per hari. Artinya, terdapat kurang lebih 500 ton sampah yang harus diselesaikan di tingkat kota. Sementara kapasitas pengolahan yang tersedia baru mencapai 300 ton per hari, sehingga masih ada sekitar 200 ton yang berpotensi menumpuk apabila tidak segera ditangani secara sistematis.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan dengan satu pendekatan tunggal. Keragaman jenis sampah, khususnya sampah organik seperti sisa makanan dan sisa masakan, menuntut penerapan berbagai teknologi yang adaptif.
“Tidak mungkin hanya satu teknologi menyelesaikan seluruh persoalan sampah. Karena itu, kami memanfaatkan beragam pendekatan, terutama untuk sampah organik yang volumenya sangat besar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Farhan, strategi pertama yang ditempuh adalah penguatan kelembagaan dan regulasi, mulai dari payung hukum tingkat undang-undang hingga peraturan wali kota sebagai dasar pengelolaan sampah terpadu.
Langkah berikutnya adalah pembenahan infrastruktur dasar, seperti optimalisasi Tempat Penampungan Sementara (TPS), armada pengangkut, akses jalan, hingga penguatan sumber daya manusia pengelola sampah.

Salah satu contoh pengelolaan berbasis masyarakat dapat dilihat di TPS 3R4 Rakomala yang dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Fasilitasnya dibangun pemerintah, sementara operasional sehari-hari dilakukan warga setempat. Model ini dinilai efektif karena menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.

Namun hingga kini, baru sekitar 30 persen atau sekitar 500 RW di Kota Bandung yang memiliki sistem pengolahan sampah mandiri.
“Dari jumlah tersebut, total pengolahan masih kurang dari 40 ton per hari—jauh dari kebutuhan 500 ton yang harus ditangani di dalam kota,” ujarnya.

Untuk mempercepat pengelolaan di tingkat akar rumput, Pemkot meluncurkan program “Gaslah” (Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah). Program ini menempatkan satu petugas di setiap RW yang bertugas mengedukasi serta memastikan warga memilah sampah dari sumbernya.

Petugas akan mendatangi rumah-rumah dan mengingatkan pentingnya pemilahan sampah. Ke depan, program ini direncanakan diperluas hingga level RT agar menjangkau lebih banyak rumah tangga.

Selain itu, Pemkot terus memperkuat gerakan Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan), mengembangkan kawasan bebas sampah, serta mengintegrasikan pengolahan sampah dengan urban farming melalui program Buruan Sae dan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).

Konsep ini membentuk rantai ekonomi sirkular: sampah organik diolah menjadi kompos, dimanfaatkan untuk urban farming, hasil panen mendukung dapur sehat, dan sisa dapur kembali dikelola di fasilitas pengolahan berbasis masyarakat.
“Ini strategi utama kami tahun ini. Sampah harus selesai dari hulunya,” kata Farhan.

Inovasi teknologi juga mulai diterapkan, salah satunya penggunaan bioaktivator di TPS 3R4 Rakomala. Bioaktivator merupakan cairan hasil fermentasi mikroorganisme pengurai yang mampu mempercepat proses dekomposisi sampah organik menjadi kompos.

Selain mempercepat pengomposan, teknologi ini efektif mengurangi bau tidak sedap dan menekan populasi lalat di sekitar TPS.
“Kalau ada bau, langsung disemprot dan baunya hilang. Lalat pun berkurang. Ini masih tahap percobaan, mudah-mudahan ke depan hasilnya lebih baik,” jelasnya.

Keunggulan bioaktivator adalah kemudahannya untuk diproduksi secara mandiri oleh warga tanpa proses manufaktur rumit. Dengan demikian, masyarakat didorong belajar mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

RELATED POSTS

Pemkot Bandung Siapkan Pelatihan Bersertifikat hingga Peluang Kerja Luar Negeri

WFH Tetap Berjalan, Pemkot Bandung Jaga Layanan Publik dan Dorong Pola Kerja Produktif

KDM dan Sejumlah Kepala Daerah Tandatangani Kesepakatan Bersama Penanganan Sampah

Pemkab Bekasi Siapkan Dua Skema Atasi Sampah TPA Burangkeng

Pemkot Bandung Beri Santunan Keluarga Korban Pohon Tumbang Rp 50 Juta

Pemkot Bandung menargetkan seluruh 500 ton sampah yang harus dikelola di dalam kota dapat tertangani sepenuhnya paling lambat akhir semester pertama tahun ini.

Meski penegakan hukum tetap akan diterapkan—terutama terhadap pelaku pembuangan sampah lintas wilayah dan pengelola kawasan yang tidak menerapkan zero waste management—pendekatan utama tetap berbasis partisipasi warga.

“Karena sampah yang ada di Kota Bandung berasal dari kita sendiri, maka kita yang harus bertanggung jawab,” pungkas Farhan.

Tags: Pemkot BandungPengelolaansampah
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bandung Siapkan Pelatihan Bersertifikat hingga Peluang Kerja Luar Negeri
Berita Utama

Pemkot Bandung Siapkan Pelatihan Bersertifikat hingga Peluang Kerja Luar Negeri

13 Apr 2026 14:20
WFH Tetap Berjalan, Pemkot Bandung Jaga Layanan Publik dan Dorong Pola Kerja Produktif
Berita Utama

WFH Tetap Berjalan, Pemkot Bandung Jaga Layanan Publik dan Dorong Pola Kerja Produktif

10 Apr 2026 09:50
KDM dan Sejumlah Kepala Daerah Tandatangani Kesepakatan Bersama Penanganan Sampah
News

KDM dan Sejumlah Kepala Daerah Tandatangani Kesepakatan Bersama Penanganan Sampah

9 Apr 2026 20:09
Pemkab Bekasi Siapkan Dua Skema Atasi Sampah TPA Burangkeng
Daerah

Pemkab Bekasi Siapkan Dua Skema Atasi Sampah TPA Burangkeng

6 Apr 2026 16:25
Pemkot Bandung Beri Santunan Keluarga Korban Pohon Tumbang Rp 50 Juta
Berita Utama

Pemkot Bandung Beri Santunan Keluarga Korban Pohon Tumbang Rp 50 Juta

5 Apr 2026 19:07
Waspada Cuaca Ekstrem, DPRD Desak Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Pohon dan Reklame
Berita Utama

Waspada Cuaca Ekstrem, DPRD Desak Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Pohon dan Reklame

4 Apr 2026 08:49
Next Post
Mendampingi KDM, Polda Jabar Jabar Jemput 12 Pekerja Hiburan ke Sikka NTT

Mendampingi KDM, Polda Jabar Jabar Jemput 12 Pekerja Hiburan ke Sikka NTT

Kasus Ujaran Kebencian, Youtuber Resbob Jalani Sidang Perdana di PN Bandung, Ini Ancaman Hukumannya

Kasus Ujaran Kebencian, Youtuber Resbob Jalani Sidang Perdana di PN Bandung, Ini Ancaman Hukumannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Apr 2026 16:00
5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

7 Apr 2026 18:20
5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

13 Apr 2026 16:10
Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

9 Apr 2026 16:43
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

0
Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

0
Bertahan Menyerang

Bertahan Menyerang

0
Tanggul Sungai Cisunggalah Kembali Jebol, 400 KK di Majalaya Terdampak Banjir

Tanggul Sungai Cisunggalah Kembali Jebol, 400 KK di Majalaya Terdampak Banjir

0
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 Apr 2026 07:19
Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

15 Apr 2026 07:08
Bertahan Menyerang

Bertahan Menyerang

15 Apr 2026 06:40
Tanggul Sungai Cisunggalah Kembali Jebol, 400 KK di Majalaya Terdampak Banjir

Tanggul Sungai Cisunggalah Kembali Jebol, 400 KK di Majalaya Terdampak Banjir

15 Apr 2026 06:17
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.