TERASJABAR.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa peran guru perempuan sangat krusial dalam menentukan arah pembangunan bangsa, terutama melalui pembentukan karakter generasi muda.
Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Perempuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bertema Inspirasi Perempuan dalam Memajukan Pendidikan di Indonesia di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Menurut perempuan yang akrab disapa Rerie itu, kekuatan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya.
Dalam hal ini, guru perempuan memiliki kontribusi besar dalam membentuk generasi yang kompetitif sekaligus berkarakter kuat.
Ia menambahkan, perempuan secara kodrati memiliki sifat empati dan kepedulian yang tinggi, yang sangat dibutuhkan dalam proses pendidikan.
Kehadiran guru perempuan dinilai mampu memberikan sentuhan emosional dalam membangun karakter peserta didik.
Rerie juga menyoroti tantangan yang dihadapi anak dan remaja saat ini.
Berdasarkan data awal 2026 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sekitar 5 persen anak dan remaja mengalami gejala gangguan mental, dengan lebih dari 300.000 pelajar terindikasi depresi.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut adanya penguatan mental dan karakter sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai perubahan sosial.
Ia menegaskan bahwa guru, khususnya perempuan, tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga menjadi kunci dalam membentuk masa depan bangsa.-***











