terasjabar.id
Rabu, 15 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 15 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Polemik Penyadapan Getah Pinus Terus Bergulir, Petani Minta Kepastian PKS

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
25 Feb 2026 21:59
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Polemik Penyadapan Getah Pinus Terus Bergulir, Petani Minta Kepastian PKS

Siaran Pers Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Nomor SP.48/T.33/TU/HMS/B/02/2026 tanggal 27 Februari 2026 tentang Pemungutan Hasil Hutan Bukan Kayu Getah Pinus di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.

TERASJABAR.ID – Polemik penyadapan getah pinus di zona tradisional Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) terus bergulir, menyusul pertemuan tertutup Bupati Dian Rachmat Yanuar bersama 16 Kepala Desa penyangga dan Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH), di Pendopo Bupati Kuningan, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan tersebut Bupati merespons aspirasi masyarakat desa penyangga yang menggantungkan hidup pada pemungutan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), terutama penyadapan getah pinus.

Aspirasi dan tuntutan dari Kepala Desa Penyangga dan KTH, tetap konsisten, dan berharap kehadiran negara melalui penerbitan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kemitraan konservasi dengan Balai TNGC, yang diperjuangkan lebih dari lima tahun tanpa ada kepastian akhir.

Sementara itu, isu zona tradisional Ciremai sebelumnya disuarakan secara kolektif oleh para kepala desa bersama Paguyuban KTH Silihwangi Majalengka-Kuningan (Majakuning), wadah persaudaraan petani getah lintas Kuningan dan Majalengka. Mereka menilai kebijakan konservasi tidak boleh mengabaikan realitas sosial-ekonomi warga HHBK yang jumlahnya terbatas, namun bergantung pada aktivitas penyadapan.

Kronologis, pemungutan getah pinus sebenarnya telah berlangsung jauh sebelum Ciremai ditetapkan sebagai Taman Nasional. Aktivitas ini bahkan pernah dilakukan secara legal melalui mekanisme pengelolaan Perum Perhutani Kuningan dan menjadi sumber penghidupan ratusan keluarga. Kondisi tersebut memperkuat klaim masyarakat, penyadapan bukan praktik baru, melainkan mata pencaharian turun-temurun warga masyarakat sekitar desa penyangga.

Diketahui, belum terbitnya PKS membuat posisi petani getah semakin rentan. Mereka menyatakan seluruh tahapan regulasi kemitraan telah ditempuh. Namun stigma negatif terhadap penyadapan terus berkembang, terutama dari pihak luar kawasan penyangga, sehingga berpotensi memicu konflik sosial.

RELATED POSTS

Mentan: 160 Juta Petani dan Peternak Suplai Program MBG

Aktivitas Penyadapan Pinus di TNGC Harus Tunduk pada Ketentuan Hutan Konservasi

Aksi Damai PMII Usut Tuntas Penyadapan Getah Pinus Ilegal

Jaga Produksi Nasional, Mentan Perjuangkan Lahan Sawah dan Petani Desa Hutan

Antisipasi Perubahan Pola Curah Hujan Awal 2026, Kementan Perkuat Asuransi Usaha Tani Padi, Ini Tujuannya

Terpisah, Kepala Desa Puncak, Tatang Mustofa, menyebut hasil diskusi dengan bupati membawa angin segar dan harapan baru bagi para petani penyadap getah. Bupati berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan tetap berpegang pada regulasi dari pusat hingga kementerian.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Cisantana Ano Suratno dan Kepala desa Pasawahan, Nurpin. Intinya mereka siap mendukung dan mengawal proses kemitraan PKS agar segera diterbitkan.
Hal ini penting sebagai kepastian hukum untuk meredam ketegangan sosial.

Guna memperjuangkan aspirasi tersebut, Bupati Kuningan dalam waktu dekat ini, berencana berkomunikasi langsung dengan Balai TNGC untuk meminta kejelasan progres dan mencegah potensi konflik horizontal.

Tags: Getah PinusPerjanjian KerjasamaPetani
ShareTweetSend

Related Posts

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pemkot Bandung Buka Akses Lahan untuk SPPG
News

Mentan: 160 Juta Petani dan Peternak Suplai Program MBG

8 Apr 2026 20:22
Polemik Penyadapan Getah Pinus Terus Bergulir, Petani Minta Kepastian PKS
Daerah

Aktivitas Penyadapan Pinus di TNGC Harus Tunduk pada Ketentuan Hutan Konservasi

27 Feb 2026 19:14
Aksi Damai PMII Usut Tuntas Penyadapan Getah Pinus Ilegal
Berita Utama

Aksi Damai PMII Usut Tuntas Penyadapan Getah Pinus Ilegal

21 Feb 2026 09:00
Jaga Produksi Nasional, Mentan Perjuangkan Lahan Sawah dan Petani Desa Hutan
Ekonomi

Jaga Produksi Nasional, Mentan Perjuangkan Lahan Sawah dan Petani Desa Hutan

12 Feb 2026 23:33
Antisipasi Perubahan Pola Curah Hujan Awal 2026, Kementan Perkuat Asuransi Usaha Tani Padi, Ini Tujuannya
Ekonomi

Antisipasi Perubahan Pola Curah Hujan Awal 2026, Kementan Perkuat Asuransi Usaha Tani Padi, Ini Tujuannya

5 Feb 2026 09:33
Hutan Ciremai Terkoyak Cukong Berkantong Tebal Incar Getah Pinus
Berita Utama

Hutan Ciremai Terkoyak Cukong Berkantong Tebal Incar Getah Pinus

1 Feb 2026 02:19
Next Post
Polda Jabar Tetapkan Kades di Garut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Polda Jabar Tetapkan Kades di Garut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Tiga Kadis Tak Hadiri Musrenbang, Wawali Tasikmalaya Nilai Mereka Tak Punya Kedisiplinan

Tiga Kadis Tak Hadiri Musrenbang, Wawali Tasikmalaya Nilai Mereka Tak Punya Kedisiplinan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Apr 2026 16:00
5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

7 Apr 2026 18:20
5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

13 Apr 2026 16:10
Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

9 Apr 2026 16:43
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

0
Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

0
Bertahan Menyerang

Bertahan Menyerang

0
Tanggul Sungai Cisunggalah Kembali Jebol, 400 KK di Majalaya Terdampak Banjir

Tanggul Sungai Cisunggalah Kembali Jebol, 400 KK di Majalaya Terdampak Banjir

0
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 Apr 2026 07:19
Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

Susanto : “Setiap Persoalan Harus Segera Ditindaklanjuti dengan Langkah Konkret”

15 Apr 2026 07:08
Bertahan Menyerang

Bertahan Menyerang

15 Apr 2026 06:40
Tanggul Sungai Cisunggalah Kembali Jebol, 400 KK di Majalaya Terdampak Banjir

Tanggul Sungai Cisunggalah Kembali Jebol, 400 KK di Majalaya Terdampak Banjir

15 Apr 2026 06:17
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.