terasjabar.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

RAKYAT DESA MANA YANG TIDAK TERPENGARUH OLEH KENAIKAN NILAI TUKAR DOLAR?

Herman by Herman
17 Mei 2026 07:17
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
RAKYAT DESA MANA YANG TIDAK TERPENGARUH OLEH KENAIKAN NILAI TUKAR DOLAR?

Oleh Ayik Heriansyah

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa “orang rakyat desa nggak pakai dolar kok” saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk (16/5/2026) menyinggung nilai tukar rupiah terdengar sederhana, populis, dan mungkin terasa menenangkan bagi sebagian masyarakat. Logikanya sederhana, masyarakat desa tetap makan nasi, pergi ke sawah, ke pasar, dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan rupiah, bukan dolar Amerika.

Tapi masalahnya bukan apakah rakyat desa memegang dolar atau tidak. Masalahnya adalah apakah kehidupan ekonomi mereka ikut dipengaruhi oleh nilai tukar dolar. Jawabannya, sangat dipengaruhi.

Indonesia hidup dalam sistem ekonomi global. BBM, gandum, kedelai, pupuk, obat-obatan, mesin pertanian, hingga komponen industri sebagian besar masih terkait dengan perdagangan internasional yang menggunakan dolar AS. Ketika rupiah melemah terhadap dolar, biaya impor naik.

Ketika biaya impor naik, harga barang ikut terdorong naik. Ujungnya tetap sampai ke desa-desa. Harga pupuk naik, harga sembako naik, ongkos transportasi naik, dan daya beli rakyat turun.

Jadi meskipun petani di desa tidak pernah memegang dolar, hidupnya tetap “dibayangi” dolar. Di sinilah letak persoalannya. Pernyataan tersebut secara tidak langsung membuat dikotomi antara “ekonomi rakyat” dan “nilai tukar”. Seolah-olah stabilitas kurs hanya urusan pemerintah pusat, investor, dan orang kota.

Narasi seperti ini berbahaya karena meremehkan indikator ekonomi makro demi mempertahankan citra populis. Sebab sejarah menunjukkan, krisis ekonomi besar sering kali dimulai dari pelemahan nilai tukar yang dianggap sepele.

Krisis 1998 adalah contoh paling nyata. Awalnya hanya persoalan depresiasi rupiah. Efek berantainya menghantam harga kebutuhan pokok, memicu PHK, kerusuhan sosial, dan akhirnya mengguncang stabilitas politik nasional. Artinya, kurs dolar bisa menentukan suhu sosial-politik sebuah negara.

ADVERTISEMENT

Memang benar, ekonomi tidak boleh hanya dilihat dari perspektif pasar dan finansial. Tetapi juga keliru jika ekonomi makro dianggap tidak relevan bagi rakyat kecil di pedesaan. Pemimpin negara justru dituntut mampu menjelaskan hubungan antara indikator makro dengan kehidupan sehari-hari rakyat, bukan menyederhanakannya menjadi kalimat retoris.

Pernyataan ini juga memperlihatkan kecenderungan populisme ekonomi. Membangun kedekatan emosional dengan rakyat melalui bahasa sederhana, tetapi dengan risiko menyederhanakan persoalan struktural yang kompleks.

RELATED POSTS

No Content Available

Kendati dalam jangka pendek, retorika seperti ini mungkin efektif secara politik. Akan tetapi dalam jangka panjang, ia dapat melemahkan kesadaran publik tentang pentingnya stabilitas ekonomi nasional.

Rakyat desa memang tidak memakai dolar dalam transaksi keseharian. Hanya saja mereka memakai pupuk yang harganya dipengaruhi dolar, membeli minyak goreng yang bahan bakunya terkait pasar global, dan hidup dalam negara yang APBN-nya sensitif terhadap fluktuasi kurs dolar.

Karena itu, pernyataan tersebut seharusnya dibaca bukan sekadar sebagai candaan politik, melainkan sebagai cermin cara pandang negara terhadap ekonomi kerakyatan. Publik perlu bersikap kritis. Sebab negara yang terlalu meremehkan sinyal ekonomi makro sering kali baru sadar ketika krisis sudah telanjur masuk memporakporandakan dapur-dapur rakyat di pedesaan.***

Tags: Ayik HeriansyahDolar
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available
Next Post
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Ribuan Warga Saksikan Kirab Milangkala Tatar Sunda

Ribuan Warga Saksikan Kirab Milangkala Tatar Sunda

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

11 Jun 2026 17:23
Inggris Raih Tiga Poin Berharga setelah Kalahkan Kroasia 4-2

Inggris Raih Tiga Poin Berharga setelah Kalahkan Kroasia 4-2

0
Messi Menangis, Argentina Berpesta! Malam Penuh Emosi di Kansas City

Messi Menangis, Argentina Berpesta! Malam Penuh Emosi di Kansas City

0
Semifinal Supercoppa: Milan Andalkan Pulisic dan Nkunku Hadapi Napoli

Amerika Serikat Bisa Kehilangan Pulisic di Laga Krusial Kontra Australia

0
RD Kongo Curi Poin dari Portugal, Ronaldo Mandul di Laga Perdana

RD Kongo Curi Poin dari Portugal, Ronaldo Mandul di Laga Perdana

0
Inggris Raih Tiga Poin Berharga setelah Kalahkan Kroasia 4-2

Inggris Raih Tiga Poin Berharga setelah Kalahkan Kroasia 4-2

18 Jun 2026 05:13
Messi Menangis, Argentina Berpesta! Malam Penuh Emosi di Kansas City

Messi Menangis, Argentina Berpesta! Malam Penuh Emosi di Kansas City

18 Jun 2026 03:59
Semifinal Supercoppa: Milan Andalkan Pulisic dan Nkunku Hadapi Napoli

Amerika Serikat Bisa Kehilangan Pulisic di Laga Krusial Kontra Australia

18 Jun 2026 03:36
RD Kongo Curi Poin dari Portugal, Ronaldo Mandul di Laga Perdana

RD Kongo Curi Poin dari Portugal, Ronaldo Mandul di Laga Perdana

18 Jun 2026 02:50

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.