terasjabar.id
Jumat, 3 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 3 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Raperda GDPK, Siap Jadi Panduan Menuju Indonesia Emas 2045

Tiah SM by Tiah SM
3 Apr 2026 08:05
in Berita Utama, Wakil Rakyat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Raperda GDPK, Siap Jadi Panduan Menuju Indonesia Emas 2045

Anggota Pansus 11 DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, A.Md

TERASJABAR.ID – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kota Bandung Tahun 2025–2045 hampir mencapai tahap akhir.

DPRD Kota Bandung berharap raperda tersebut dapat segera disahkan dalam rapat paripurna dalam waktu dekat.

Anggota Pansus 11 DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, A.Md., mengatakan pembahasan saat ini tinggal menuntaskan beberapa bagian sebelum masuk tahap pengesahan.
“Mudah-mudahan bisa segera disahkan. Kalau tidak di bulan ini, kemungkinan bulan depan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan GDPK sangat penting karena menjadi rencana strategis pembangunan kependudukan untuk jangka panjang hingga 20 tahun ke depan. Dokumen tersebut juga berkaitan erat dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

“GDPK ini memang bagian dari RPJPD karena keduanya sama-sama sampai tahun 2045. RPJPD membahas pembangunan secara menyeluruh, sementara GDPK lebih fokus pada isu kependudukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembahasan GDPK tidak hanya berkaitan dengan jumlah penduduk. Berbagai sektor yang berhubungan dengan kependudukan turut menjadi perhatian, mulai dari pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan hingga aspek sosial.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah angka kelahiran di Kota Bandung yang tergolong rendah. Saat ini tingkat kelahiran berada di angka sekitar 1,37, sementara angka ideal berada di kisaran 2.

“Kalau angka kelahiran terlalu rendah, tentu akan berdampak pada keberlanjutan generasi di masa depan,” katanya.

RELATED POSTS

Agan: *Raperda Ketertiban Harus Wujudkan Bandung Aman, Tertib, dan Nyaman**

Raperda GDPK untuk Meningkatkan Kualitas SDM, 20 Tahun Mendatang

DPRD Bandung Godok Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko, Fokus pada Edukasi dan Perlindungan Anak

Pansus 13 DPRD Bandung Matangkan Raperda Ketertiban Umum, Bahas 12 Aspek Tertib Kota

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan hingga 2045

ADVERTISEMENT

Selain itu, isu stunting, pengangguran, kesehatan, dan pendidikan juga masuk dalam pembahasan raperda tersebut. Dalam penyusunannya, hampir 20 organisasi perangkat daerah (OPD) terlibat, dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) sebagai leading sector.

GDPK disusun sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan masyarakat Kota Bandung dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Saat ini Bandung tengah menikmati bonus demografi, namun di sisi lain menghadapi tantangan rendahnya angka kelahiran.

Fenomena sosial seperti meningkatnya pilihan childfree, menikah di usia lebih matang, serta berbagai pertimbangan ekonomi dan kesiapan mental menjadi faktor yang turut memengaruhi dinamika kependudukan.

Karena itu, menurut Ahmad, kualitas dan kuantitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak sekarang agar komposisi penduduk usia produktif dapat benar-benar menjadi kekuatan pembangunan.

“Komposisi penduduk usia muda dan usia tua sangat menentukan tercapainya Indonesia Emas. Karena itu harus dipersiapkan dari sekarang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemenuhan gizi,” katanya.

Ia menegaskan, GDPK nantinya akan menjadi panduan dalam pembangunan kependudukan di Kota Bandung. Tujuannya agar sumber daya manusia yang ada benar-benar berkualitas dan mampu menjadi kekuatan pembangunan.

“Kalau tidak disiapkan, dikhawatirkan justru menjadi beban. Misalnya stunting meningkat atau kualitas pendidikan tidak terjaga. Tapi kalau kesehatan dan pendidikan disiapkan dengan baik, mereka akan menjadi tulang punggung negara,” ujarnya.

Dalam penyusunannya, GDPK juga mengacu pada Undang-undang tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang saat ini sedang dalam proses revisi.
Meski demikian, proses pembahasan raperda tetap dapat dilanjutkan.

Berdasarkan hasil konsultasi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, regulasi tersebut tetap bisa disahkan terlebih dahulu.
“Kalaupun nanti Undang-undangnya sudah direvisi, tinggal dilakukan penyesuaian. Karena kerangka atau peta jalan pembangunan kependudukan sudah masuk dalam bab di perda tersebut,” pungkasnya.

Tags: Ahmad Rahmat PurnamaMenuju Indonesia Emas 2045Raperda
ShareTweetSend

Related Posts

Agan:  *Raperda Ketertiban Harus Wujudkan Bandung Aman, Tertib, dan Nyaman**
Berita Utama

Agan: *Raperda Ketertiban Harus Wujudkan Bandung Aman, Tertib, dan Nyaman**

29 Mar 2026 09:15
Raperda  GDPK untuk Meningkatkan Kualitas SDM, 20 Tahun Mendatang
Berita Utama

Raperda GDPK untuk Meningkatkan Kualitas SDM, 20 Tahun Mendatang

26 Mar 2026 06:35
Soroti Kekhawatiran Orang Tua, Nina Tekankan Pentingnya Raperda “Pencegahan Penyimpangan Seksual”
Berita Utama

DPRD Bandung Godok Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko, Fokus pada Edukasi dan Perlindungan Anak

23 Mar 2026 09:09
Pansus 13 DPRD Bandung Matangkan Raperda Ketertiban Umum, Bahas 12 Aspek Tertib Kota
Berita Utama

Pansus 13 DPRD Bandung Matangkan Raperda Ketertiban Umum, Bahas 12 Aspek Tertib Kota

19 Mar 2026 09:00
DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan hingga 2045
Berita Utama

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan hingga 2045

16 Mar 2026 08:26
Pansus 13 DPRD Kota Bandung Kebut Raperda Ketertiban Umum
Berita Utama

Pansus 13 DPRD Kota Bandung Kebut Raperda Ketertiban Umum

4 Mar 2026 08:00
Next Post
Berdayakan KWT Margabakti, Wakil Walikota Tasikmalaya, Borong Pot Hias Dari Limbah Galon Air

Berdayakan KWT Margabakti, Wakil Walikota Tasikmalaya, Borong Pot Hias Dari Limbah Galon Air

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 11 September 2025: Ada Galeri 24, Antam dan UBS

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Jumat 3 April 2026: Ada Galeri 24, Antam dan UBS, Berikut Daftarnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri yang Tewas Terseset Banjir di Cianjur Bersama Motornya Ternyata Warga Cinunuk

Pasutri yang Tewas Terseset Banjir di Cianjur Bersama Motornya Ternyata Warga Cinunuk

30 Mar 2026 12:58
Buat Lulusan SMA SMK, Knitto Group Bandung Buka Loker Terbaru, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK, Knitto Group Bandung Buka Loker Terbaru, Minat?

24 Mar 2026 16:43
PT Ultrajaya Milk Bandung Buka Loker 2 Posisi Sekaligus, Minat?

PT Ultrajaya Milk Bandung Buka Loker 2 Posisi Sekaligus, Minat?

27 Mar 2026 15:39
Datang Langsung! Mixue Cijagra Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Datang Langsung! Mixue Cijagra Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

1 Apr 2026 18:26
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 11 September 2025: Ada Galeri 24, Antam dan UBS

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Jumat 3 April 2026: Ada Galeri 24, Antam dan UBS, Berikut Daftarnya

0
Pemkab Indramayu Optimalkan  Pemantauan dan Pengawasan SPPG Guna Dukung Optimalisasi Program MBG

Pemkab Indramayu Optimalkan Pemantauan dan Pengawasan SPPG Guna Dukung Optimalisasi Program MBG

0
Berdayakan KWT Margabakti, Wakil Walikota Tasikmalaya, Borong Pot Hias Dari Limbah Galon Air

Berdayakan KWT Margabakti, Wakil Walikota Tasikmalaya, Borong Pot Hias Dari Limbah Galon Air

0
Raperda GDPK, Siap Jadi Panduan Menuju Indonesia Emas 2045

Raperda GDPK, Siap Jadi Panduan Menuju Indonesia Emas 2045

0
Pemkab Indramayu Optimalkan  Pemantauan dan Pengawasan SPPG Guna Dukung Optimalisasi Program MBG

Pemkab Indramayu Optimalkan Pemantauan dan Pengawasan SPPG Guna Dukung Optimalisasi Program MBG

3 Apr 2026 09:45
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 11 September 2025: Ada Galeri 24, Antam dan UBS

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Jumat 3 April 2026: Ada Galeri 24, Antam dan UBS, Berikut Daftarnya

3 Apr 2026 09:39
Berdayakan KWT Margabakti, Wakil Walikota Tasikmalaya, Borong Pot Hias Dari Limbah Galon Air

Berdayakan KWT Margabakti, Wakil Walikota Tasikmalaya, Borong Pot Hias Dari Limbah Galon Air

3 Apr 2026 09:10
Raperda GDPK, Siap Jadi Panduan Menuju Indonesia Emas 2045

Raperda GDPK, Siap Jadi Panduan Menuju Indonesia Emas 2045

3 Apr 2026 08:05
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.