“Data dasar berasal dari Kemensos melalui pusdatin, kemudian diverifikasi bersama Dinsos, BPS, dan pendamping PKH,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara, jumlah warga Kabupaten Bekasi kategori desil 1 mencapai 38.180 keluarga, sedangkan desil 2 sebanyak 47.058 keluarga yang berpotensi menjadi sasaran program.
Alamsyah menambahkan, seluruh biaya pendidikan di Sekolah Rakyat ditanggung pemerintah.
“Gratis dari awal masuk sampai lulus. Bahkan fasilitas penunjang juga disiapkan,” katanya.
Ia mengakui masih terdapat sebagian orang tua yang belum bersedia melepas anaknya mengikuti program tersebut. Namun pemerintah akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami manfaat Sekolah Rakyat sebagai upaya pembentukan karakter dan peningkatan akses pendidikan bagi keluarga miskin.***
Sumber: Diskominfo Kab. Bekasi

















