TERASJABAR.ID – Kulkas adalah salah satu peralatan rumah tangga yang menyala hampir sepanjang hari.
Karena digunakan terus-menerus, kulkas dapat menjadi salah satu sumber konsumsi listrik yang cukup besar di rumah.
Namun, penggunaan kulkas yang tepat bisa membantu menghemat energi tanpa mengurangi fungsinya dalam menjaga makanan tetap segar.
Berikut sudah dirangkum beberapa tips kulkas hemat listrik yang mudah diterapkan sehari-hari.
Jangan Terlalu Sering Membuka Pintu Kulkas
Satu faktor yang membuat kulkas mengkonsumsi listrik dengan berlebihan adalah frekuensi pembukaan pintunya.
Ketika pintu kulkas terbuka, udara dingin keluar sementara udara panas dari luar masuk ke dalam.
Akibatnya, kulkas harus berusaha lebih keras untuk mengembalikan suhu ke tingkat semula.
Atur Suhu Kulkas dengan Tepat
Mengatur suhu kulkas pada level yang terlalu rendah bisa menyebabkan peningkatan penggunaan listrik.
Suhu yang terlalu dingin membuat mesin kulkas bekerja lebih keras, padahal mungkin tidak dibutuhkan untuk penyimpanan makanan sehari-hari.
Sebaiknya gunakan pengaturan suhu yang seimbang maupun sesuai dengan panduan pada kulkas.
Pada bagian pendingin, suhu sekitar 3 hingga 5 derajat Celsius biasanya sudah cukup untuk menjaga kesegaran makanan.
Untuk freezer, suhu sekitar minus 18 derajat Celsius adalah ideal agar makanan beku tetap aman saat disimpan.
Jangan Masukkan Makanan Panas ke Dalam Kulkas
Memasukkan makanan panas ke dalam kulkas dapat menyebabkan suhu di dalamnya meningkat.
Ini berarti kulkas harus bekerja lebih lama untuk menurunkan suhu di dalamnya kembali.***
















