TERASJABAR.ID – Kiper Timnas Maroko, Yassine Bounou, kembali menunjukkan kualitasnya sebagai spesialis adu penalti saat membawa negaranya menyingkirkan Belanda pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio BBVA, Selasa (30/6/2026) pagi WIB, Maroko bermain imbang 1-1 dengan Belanda selama 120 menit sebelum akhirnya menang melalui adu penalti.
Sepanjang waktu normal hingga babak tambahan, Bounou tidak terlalu sibuk karena hanya mencatatkan satu penyelamatan.
Namun, penampilan terbaiknya justru terlihat saat laga memasuki babak tos-tosan.
Pada tendangan penalti pertama Belanda, Teun Koopmeiners memang sukses mencetak gol.
Meski gagal menggagalkan eksekusi tersebut, Bounou mampu membaca arah bola dengan tepat, menunjukkan kemampuannya dalam mengantisipasi tendangan lawan.
Kepercayaan diri penjaga gawang berusia 35 tahun itu semakin terlihat pada penalti berikutnya.
Justin Kluivert gagal mencetak gol setelah tendangannya membentur tiang gawang, meski Bounou telah bergerak lebih dahulu ke salah satu sisi.
Wout Weghorst sempat memperkecil tekanan dengan menaklukkan Bounou pada giliran ketiga.
Namun, sang kiper kembali menunjukkan pengalamannya ketika menghadapi eksekutor berikutnya, Quinten Timber.
Sebelum bola ditendang, Bounou melakukan gerakan lebih awal untuk memberi tekanan psikologis kepada lawannya.
Bounou memang dikenal sebagai salah satu kiper terbaik dalam situasi adu penalti.
Sebelum laga ini, ia telah beberapa kali menggagalkan eksekutor dari titik putih dalam waktu normal, sehingga reputasinya sebagai penjaga gawang spesialis penalti kembali terbukti saat membantu Maroko melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.-***
















