terasjabar.id
Senin, 20 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

Herman by Herman
20 Apr 2026 07:33
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

Oleh Ayik Heriansyah

Kehadiran kapal perang Amerika Serikat di sekitar perairan Indonesia kembali menyita perhatian publik. Pada April 2026, USS Miguel Keith melintasi Selat Malaka, sebuah jalur strategis yang menjadi nadi perdagangan global.

Secara hukum, lintasan ini sah dalam kerangka “hak lintas damai”, sebagaimana ditegaskan TNI AL. Namun, dalam konteks geopolitik yang memanas, kehadiran ini tidak bisa dilihat sekadar sebagai aktivitas rutin.

Fenomena ini sebenarnya bukan peristiwa tunggal. Sebelumnya, USS Abraham Lincoln melintas pada Januari 2026 dalam perjalanan menuju Timur Tengah, disusul oleh USS Nimitz pada Juni 2025 di wilayah yang sama. Rangkaian pergerakan ini menunjukkan pola yang konsisten yaitu menjadikan Selat Malaka menjadi jalur vital mobilisasi kekuatan militer Amerika.

Dalam kerangka hukum laut internasional, tidak ada yang dilanggar. Hanya saja hukum tidak selalu mampu menangkap dimensi psikologis dan politik dari pergerakan militer berskala besar. Kapal-kapal tersebut simbol kekuatan. Kehadirannya di wilayah strategis seperti Selat Malaka secara tidak langsung membentuk persepsi ancaman.

Di sinilah konsep “menciptakan suasana perang” menjadi relevan. Tidak selalu perang dimulai dengan tembakan pertama. Bisa diawali dengan mobilisasi, demonstrasi kekuatan, dan penempatan aset militer di titik-titik strategis.

RELATED POSTS

Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis

Yossi Cohen

TRUMP-NETANYAHU, HITLER ALAF 21?

Perang Iran-Israel (As) hari ke 40; Trump “Menyerah” dan Sepakat Genjatan Senjata Dua Pekan

IRAN SEMAKIN MENUAI BANYAK DUKUNGAN.

Situasi serupa juga terlihat di udara. Pada Februari 2026, tiga pesawat tanker KC-135R milik Angkatan Udara AS melintasi wilayah udara Indonesia menuju barat. Secara teknis, ini bisa dianggap sebagai bagian dari operasi rutin. Akan tetapi dugaan keterkaitan dengan dukungan pengisian bahan bakar bagi pembom jarak jauh seperti B-52 menambah lapisan kekhawatiran.

Lebih jauh lagi, munculnya dokumen yang mengindikasikan usulan akses lintas udara menyeluruh (“overflight”) untuk operasi darurat memicu perdebatan serius. Jika disetujui tanpa kontrol ketat, hal ini berpotensi mengaburkan batas kedaulatan dan menjadikan wilayah Indonesia sebagai koridor militer Amerika.

Pemerintah dan DPR RI telah menegaskan bahwa setiap aktivitas militer asing harus melalui mekanisme izin resmi. Sikap ini penting sebagai penegasan kedaulatan. Yang perlu diwaspadai tekanan geopolitik seringkali tidak datang dalam bentuk pelanggaran terang-terangan, melainkan melalui normalisasi kehadiran militer asing secara bertahap.

Dalam perspektif strategis, Indonesia berada di posisi yang sangat rentan. Letak geografisnya yang berada di persilangan antara Samudra Hindia dan Pasifik menjadikannya jalur logistik yang tak tergantikan. Dalam situasi rivalitas global, posisi ini menjadi beban tersendiri.

Ketika kapal perang dan pesawat militer asing semakin sering melintas, yang terbentuk bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga konstruksi persepsi. Publik mulai terbiasa dengan kehadiran militer asing. Media membingkainya sebagai hal biasa. Di titik inilah suasana perang mulai “dinormalisasi”.

ADVERTISEMENT

Padahal, normalisasi ini berbahaya. Akan mengikis sensitivitas nasional terhadap ancaman kedaulatan. Jika dibiarkan, Indonesia berisiko terseret dalam konflik yang bukan miliknya. Sejarah menunjukkan bahwa banyak negara terlibat perang bukan karena kepentingan nasional, melainkan karena posisi geografis dan tekanan eksternal.

Jadi, menciptakan suasana perang tidak selalu membutuhkan deklarasi resmi. Suasana perang dapat dibangun perlahan melalui kehadiran, pergerakan pesawat tempur dan kapal perang. Indonesia harus waspada terhadap proses ini. Sebab, ketika suasana perang sudah terbentuk, pilihan untuk tetap netral menjadi jauh lebih sulit.***

Tags: Anerikaindonesiaperang
ShareTweetSend

Related Posts

Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis
News

Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis

19 Apr 2026 11:48
Yossi Cohen
Berita Utama

Yossi Cohen

17 Apr 2026 12:26
TRUMP-NETANYAHU, HITLER ALAF 21?
Berita Utama

TRUMP-NETANYAHU, HITLER ALAF 21?

10 Apr 2026 06:30
Ini Proposal Damai 10 Poin Iran, Gencatan Senjata Sementara Disepakati
Berita Utama

Perang Iran-Israel (As) hari ke 40; Trump “Menyerah” dan Sepakat Genjatan Senjata Dua Pekan

9 Apr 2026 05:17
IRAN SEMAKIN MENUAI BANYAK DUKUNGAN.
Berita Utama

IRAN SEMAKIN MENUAI BANYAK DUKUNGAN.

1 Apr 2026 15:06
MENYIMAK KARAKTER POLITIK DAN BUDAYA IRAN TERKINI DARI DUA KITAB HAMID DABASHI
Berita Utama

MENYIMAK KARAKTER POLITIK DAN BUDAYA IRAN TERKINI DARI DUA KITAB HAMID DABASHI

1 Apr 2026 06:39
Next Post
Geger, Jasad Tak Dikenal Ditemukan Tertutup Rumpun Bambu di Lereng Cidadap

Geger, Jasad Tak Dikenal Ditemukan Tertutup Rumpun Bambu di Lereng Cidadap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

13 Apr 2026 16:10
TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Apr 2026 16:00
SELURUH INDONESIA! Dadar Beredar Buka Loker Gede-Gedean, Ini Link Daftarnya

SELURUH INDONESIA! Dadar Beredar Buka Loker Gede-Gedean, Ini Link Daftarnya

14 Apr 2026 17:04
Buat Lulusan SMA SMK! Bagi Kopi Bandung Buka Loker Crew

Buat Lulusan SMA SMK! Bagi Kopi Bandung Buka Loker Crew

14 Apr 2026 17:25
Geger, Jasad Tak Dikenal Ditemukan Tertutup Rumpun Bambu di Lereng Cidadap

Geger, Jasad Tak Dikenal Ditemukan Tertutup Rumpun Bambu di Lereng Cidadap

0
AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

0
PSG Tumbang di Kandang, Lyon Menang 2-1 di Parc des Princes

PSG Tumbang di Kandang, Lyon Menang 2-1 di Parc des Princes

0
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

0
Geger, Jasad Tak Dikenal Ditemukan Tertutup Rumpun Bambu di Lereng Cidadap

Geger, Jasad Tak Dikenal Ditemukan Tertutup Rumpun Bambu di Lereng Cidadap

20 Apr 2026 07:47
AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

20 Apr 2026 07:33
PSG Tumbang di Kandang, Lyon Menang 2-1 di Parc des Princes

PSG Tumbang di Kandang, Lyon Menang 2-1 di Parc des Princes

20 Apr 2026 04:54
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

20 Apr 2026 03:16
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.