Rivan mengatakan, sejak berdiri pada 2024, Rumoh Pangan Aceh telah berhasil menyelamatkan lebih dari 9 ton makanan dan menjangkau lebih dari 6.000 penerima manfaat.
“Kami ingin memastikan pangan yang masih layak konsumsi dapat dimanfaatkan kembali untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengurangi sisa pangan,” ujar Rivan.
Ia menambahkan, Rumoh Pangan Aceh telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Pangan Nasional sejak 2025 untuk memperkuat upaya penyelamatan pangan di Aceh.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra mengapresiasi dukungan Badan Pangan Nasional terhadap upaya penyelamatan pangan di Aceh.
“Melalui kegiatan ini kami menginisiasi kesepakatan bersama para pihak pentahelix di Provinsi Aceh agar lahir kolaborasi nyata dan berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan serta mengurangi sisa pangan di Aceh,” ujar Surya.
Lebihlanjut, langkah konkrit ini juga diwujudkan dengan menggandeng peran pemuka agama dan TP PKK di Provinsi Aceh.***
Sumber: Siaran Pers Bapanas
















