TERASJABAR.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI terus memperkuat kolaborasi untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara BAZNAS dengan Kemensos yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Menteri Sosial KH. Saifullah Yusuf, S.I.P., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., dan Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, di Gedung Kemensos, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyambut baik penguatan sinergi bersama Kemensos.
Menurutnya, BAZNAS memiliki sejumlah program prioritas yang beririsan langsung dengan program-program Kemensos.
“Program tersebut mulai dari bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), beasiswa pendidikan, pembangunan sekolah, layanan kesehatan, pembinaan usaha kecil, dakwah, hingga program kemanusiaan,” jelas Sodik.
Ia menjelaskan, potensi zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS akan diarahkan untuk memberikan dampak yang lebih terukur dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat miskin ekstrem dan kelompok rentan.
“Program-program tersebut akan lebih terkoordinasi dan lebih terfokus sehingga tidak sebatas distribusi charity berbagi, tetapi sesuatu yang berdampak. Program Kemensos dan program BAZNAS akan kami superimpose untuk menemukan prioritas-prioritas yang nanti digarap bersama,” ujarnya.
Sodik mengatakan, kolaborasi dengan Kemensos juga diharapkan dapat memperkuat mobilisasi zakat, infak, dan sedekah secara nasional. “Kami juga akan mengoptimalkan UPZ di lingkungan Kemensos agar potensi zakat bisa maksimal,” ujarnya.
















