Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sumber pendanaan zakat yang lebih besar dan berkelanjutan dibandingkan pola kerja sama parsial yang telah berjalan sebelumnya.
“Pegawai BPJS Kesehatan seluruh Indonesia ini ada 10.000, dari 10.000 orang ini, kalau Bapak mau sasar sebagai UPZ (Unit Pengumpul Zakat), itu luar biasa,” ungkapnya dalam pertemuan tersebut.
Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, Ak, CPA. Turut hadir Deputi I BAZNAS RI, H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.Ikom., CWC., CFRM., Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Faisal Qosim, Direktur Pendayagunaan BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Agus Siswanto, Kepala Divisi Pengumpulan ZKL Mohan, Kepala Divisi Pengumpulan UPZ Tri Hadian, Kepala Divisi Kesehatan Siti Masturah, Kepala Divisi Pengumpulan CSR Budi Setiawan, serta Gunawan dan Umar.
Dari pihak BPJS Kesehatan, hadir Direktur Kepesertaan Akmal Budi Yulianto, Direktur Keuangan dan Investasi Bayu Teja Muliawan, serta Anggota Dewan Pengawas Rukijo. Jajaran manajemen lainnya yang turut serta adalah Sekretaris Badan Benjamin Saut PS, Deputi Direksi Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan Mangisi Raja Simarmata, Deputi Direksi Bidang Kebijakan dan Data Kepesertaan Donni Hendrawan, Deputi Direksi Bidang Manajemen Iuran Agus Mustopa, serta Deputi Direksi Bidang Hubungan Antar Lembaga Kisworowati.***
Sumber: Siaran Pers BAZNAS

















