TERASJABAR.ID – Donald Trump pada Selasa menyatakan bahwa dirinya tidak akan melanjutkan serangan militer baru terhadap Iran, menyusul permintaan dari pejabat Pakistan.
Keputusan ini sekaligus memperpanjang masa gencatan senjata antara kedua negara yang sebelumnya hampir berakhir.
Trump mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bersama Marsekal Lapangan Asim Munir meminta Washington untuk menunda rencana serangan.
Tujuannya adalah memberi waktu bagi para pemimpin Iran untuk menyusun dan menyampaikan proposal terpadu guna mengakhiri konflik yang sedang berlangsung.
Meski demikian, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap akan melanjutkan kebijakan blokade terhadap pelayaran Iran di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu titik ketegangan utama dalam konflik ini.
Ia menekankan bahwa militer AS tetap berada dalam kondisi siaga penuh untuk menghadapi berbagai kemungkinan.
Dalam pernyataannya, Trump menyebut telah menginstruksikan militer agar mempertahankan blokade tersebut, sembari memperpanjang gencatan senjata hingga proposal dari Iran diajukan dan proses negosiasi mencapai titik akhir.
Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan melancarkan serangan baru setelah masa gencatan senjata awal dijadwalkan berakhir.
Namun, laporan menyebut pembicaraan antara kedua pihak sempat tertunda akibat situasi yang semakin tegang.-***















