TERAS JABAR – Nanik Sudaryati Deyang baru saja mendapat amanah baru dari Presiden Prabowo sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindyana.
Deyang merupakan sosok yang dikenal luas sebagai jurnalis senior sebelum berkiprah di dunia politik dan pemerintahan. Memiliki nama populer Nanik S. Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968.
Mengawali karirnya di dunia jurnalistik Deyang tercatat sebagai wartawan Harian Surya Surabaya tahun 1990. Setelah Surya melebur dibawah naungan Grup Persda (Media dibawah naungan Kompas Granedia) Perempuan yang kini menjabat sebagai Kepala BGN itu pindah ke Jakarta sebagai wartawan bidang ekonomi.
Di Persda yang didalamnya ada sejumlah media daerah antara lain Sriwijaya Post Palembang, Surya Surabaya, Serambi Aceh, Pos Kupang, Deyang sebagai wartawan penyumbang berita berita ekonomi.
Mundur dari Persda, Deyang sempat mendirikan Tabloid wanita bersama almarhum Valens Doy (wartawan Kompas) . Dari situ Deyang, bersama sahabatnya Budi Purnomo yang juga berasal dari kelompok Persda, membikin grup media Peluang Usaha. Media berbentuk Tabloid ini sempat berkibar menjadi acuan para UMKM di Indonesia.
Lepas dari itu, Deyang sempat menjadi tim sukses Jokowi di pilkada DKI tahun 2012. Dua tahun kemudian tepatnya tahun 2014 ketika pemilihan presiden, Deyang bersama Budi menyebrang menjadi tim sukses Prabowo Subianto.
Deyang konsisten membela Prabowo di 2019 dan 2024 sampai akhirnya sukses menjadi Komisaris Pertamina dan Kepala BGN.
HARTA KEKAYAAN
Dari Laporan Harta Kekayaan di LHKPN, Deyang memiliki harta kekayaan Rp6, 3 miliar. Berikut rinciannya.
I. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp5.402.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 105 m2/80 m2 di KAB BEKASI, HASIL SENDIRI 700.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 237 m2/320 m2 di KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI 1.500.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 199 m2/300 m2 di KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI 1.200.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 102 m2/306 m2 di KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI 700.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 219 m2/400 m2 di KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI 328.500.000
6. Tanah dan Bangunan Seluas 140 m2/200 m2 di KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI 210.000.000
7. Tanah dan Bangunan Seluas 400 m2/800 m2 di KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI 600.000.000
8. Tanah dan Bangunan Seluas 109 m2/204 m2 di KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI 163.500.000.
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp705.000.000
1. MOBIL, BMW 520I CKD A/T Tahun 2014, HASIL SENDIRI 460.000.000
2. MOBIL, TOYOTA AVANZA 1300 G Tahun 2007, HASIL SENDIRI 65.000.000
3. MOBIL, TOYOTA FORTUNER 2.7 LUX A/T Tahun 2013, HASIL SENDIRI 180.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp0
D. SURAT BERHARGA Rp0 E. KAS DAN SETARA KAS Rp196.290.605 F. HARTA LAINNYA Rp0
Sub Total Rp6.303.290.605 II. HUTANG Rp0
III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-II) Rp6.303.290.605. (*)














