TERAS JABAR – Seratusan pengusaha di Jawa Barat mendeklarasikan berdirinya Forum Komunikasi Pengusaha Jawa Barat (Forkompenja) di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu 19 April 2026.
Forkompenja dinahkodai tokoh pengusaha Jawa Barat Agung Suryamal dibantu Zulkifli M Adam sebagai sekretaris.
Deklarasi Forkompenja yang dikemas dalam acara Halalbihalal yang diisi dengan Dialog Ekonomi “Evaluasi Peluang dan Tantangan serta Mitigasi risiko Dunia usaha dalam menghadapi Dinamika kondisi Geopolitik Timur Tengah”
dengan nara sumber Dr Nasir Tamara (akhli Timur Tengah), Beni Sutrisno (Waketum Kadin Indonesia) dan pengusaha Nasional yang dipandu Dr Acuviatra (Ekonom) sebagai moderator.
Ketua Forkompenja Agung Suryamal dalam sambutanya mengatakan bahwa Forkompenja lahir lantaran kerinduan para pengusaha di Jabar akan kedamaian berusaha, ketenangan dan kenyamanan.
Menurut Agung, saat dia memimpin Kadin Jabar selama 10 tahun atau dua periode, kondisi para pengusaha di Jabar bisa menjalankan usaha dengan tenang. Begitu pula bisa bermitra dengan pemerintah dalam upaya memajukan perekonomian di Jawa Barat. “Jadi kehadiran Kadin bukan untuk nyari proyek, “ujar Agung.
Salah seorang pemilik ide berdirinya Forkompenja yakni Nizar Sungkar mengatakan bahwa organisasi pengusaha yaitu Kadin Jabar sedang tidak baik baik saja.
Menurut dua, oleh karena itu akhirnya muncul ide untuk membentuk perkumpulan dengan tujuan sebagai wadah berkumpulnya para pengusaha, tempat berdiskusi, berdialog secara berkesinambungan dan membangun kebersamaan.
Di Jabar kadin sedang tidak baik baik karena ada dua muprov di Bogor dan di Bandung. “Saya adalah produk Muprov Bandung yang kini masih perang untuk mencari keadilan lewat hukum, “ujarnya. ****











