Selama 2025 Kemendikdasmen telah merevitalisasi 1.465 SMK. Total sarana dan prasarana yang telah dibangun mencapai 7.586 unit, yang meliputi ruang kelas, ruang praktik siswa, perpustakaan, hingga sarana prasarana pendukung lainnya, seperti toilet, ruang guru, dan sebagainya.
Dari jumlah tersebut, 1.008 di antaranya merupakan ruang praktik siswa yang mencakup sekitar 75 program keahlian, seperti RPS Teknik Sepeda Motor, Teknik Kendaraan Ringan, dan sebagainya.
“Tentu, ruang praktik ini tidak akan sama persis dengan industri. Akan tetapi, ketika murid sudah menguasai dasar-dasar ilmu di ruang praktik ini, mereka akan lebih mudah saat beradaptasi di industri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 5 Kabupaten Tangerang, Surta Wijaya, merasakan dampak nyata revitalisasi bagi peningkatan keterampilan vokasional para muridnya.
Sebelum revitalisasi, sekolahnya tidak memiliki ruang praktik yang memadai. Bahkan, sekolah terpaksa mengubah perpustakaan menjadi ruang praktik siswa untuk para murid.
“Sebelum revitalisasi, praktik siswa sering terkendala keterbatasan ruang dan fasilitas,” kata Surta.
Menurut Surta, pada dasarnya murid-murid di sekolahnya memiliki semangat dan potensi besar. Akan tetapi, lingkungan belajar dirasa belum sepenuhnya mampu menghadirkan suasana kerja industri yang sesungguhnya.
“Saat ini, siswa kami menjadi lebih antusias untuk belajar. Mereka merasa dihargai, dipercaya, dan dipersiapkan untuk menjadi tenaga profesional menengah dengan ruang praktik siswa yang memadai,” kata Surta.
















