terasjabar.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Mengapa Kekuasaan Selalu Tergoda Menyimpang

Herman by Herman
4 Mar 2026 04:28
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mengapa Kekuasaan Selalu Tergoda Menyimpang

Oleh: Ahkam Jayadi (Akademisi hukum)

Hampir setiap sistem pemerintahan memulai dengan niat baik. Reformasi dilahirkan untuk memperbaiki masa lalu, lembaga dibentuk untuk mencegah penyalahgunaan, dan aturan dibuat untuk menjaga keteraturan. Namun seiring waktu, penyimpangan kembali muncul bahkan dari mereka yang dahulu berjanji mencegahnya. Seolah-olah masalahnya bukan pada orang tertentu, tetapi pada kekuasaan itu sendiri.

Fenomena ini berulang dalam sejarah politik: semakin lama seseorang memegang kewenangan, semakin besar kecenderungan menganggap kewenangan itu bagian dari dirinya. Kritik terasa mengganggu, pembatasan terasa tidak perlu, dan prosedur dianggap menghambat tujuan yang diyakini baik. Penyimpangan sering tidak dimulai dari niat jahat, tetapi dari keyakinan bahwa dirinya paling mengetahui apa yang benar.

Ramadhan mengajarkan kesadaran konstan tentang batas. Puasa bukan hanya menahan kebutuhan fisik, tetapi melatih manusia menyadari bahwa keinginan pribadi tidak selalu boleh diikuti. Ia menciptakan jarak antara kemampuan dan tindakan. Latihan ini penting karena kekuasaan justru menghapus jarak itu apa yang diinginkan mudah diwujudkan, sehingga batas terasa semakin kabur.

Dalam teori politik, kecenderungan ini telah lama dikenali. Lord Acton terkenal dengan pernyataannya bahwa kekuasaan cenderung korup, dan kekuasaan absolut korup secara absolut. Maksudnya bukan setiap penguasa pasti jahat, tetapi kekuasaan mengurangi hambatan yang biasanya menahan manusia. Ketika kontrol eksternal melemah, dorongan internal menjadi penentu.

Pemikiran modern memperkuatnya. Michel Foucault melihat kekuasaan tidak hanya menekan dari luar, tetapi membentuk cara berpikir pelakunya. Orang yang lama berada dalam struktur kekuasaan perlahan menganggap posisinya sebagai pusat kebenaran. Penyimpangan tidak terasa sebagai pelanggaran, melainkan kewajaran.

Data empiris menunjukkan pola yang konsisten. Laporan Varieties of Democracy (V-Dem) memperlihatkan konsentrasi kekuasaan yang berlangsung lama sering diikuti pelemahan lembaga pengawas dan meningkatnya penyalahgunaan kewenangan. Bukan karena sistem awalnya buruk, tetapi karena mekanisme pembatasan perlahan dianggap tidak diperlukan oleh mereka yang memegang kendali.

Indonesia tidak kebal dari kecenderungan ini. Banyak kebijakan kontroversial lahir bukan karena ketiadaan hukum, tetapi karena keyakinan penguasa bahwa tujuannya cukup baik untuk membenarkan pelonggaran batas. Pada titik ini, penyimpangan terjadi tanpa kesadaran melanggar.

RELATED POSTS

Tidak Harus Menjilat untuk Menjadi Terhormat

Krisis Bahlil

Kesadaran Ancaman Paling Sunyi bagi Kekuasaan

Negara Paling Bahagia Rakyatnya Paling Menderita

Idealnya Rakyat Indonesia Terbebas dari Pajak dan Dapat Memperoleh Subsidi untuk Semua Kebutuhan Hidupnya yang Pokok

ADVERTISEMENT

Ramadhan mengingatkan bahwa manusia membutuhkan pengingat rutin akan keterbatasannya. Tanpa kesadaran tersebut, kekuasaan akan memperbesar ego dan memperkecil keraguan. Padahal keraguan moral sering menjadi pengaman terakhir sebelum penyalahgunaan terjadi.

Karena itu pembatasan kekuasaan bukan tanda ketidakpercayaan kepada pemimpin, melainkan perlindungan terhadap sifat manusiawi semua orang. Sistem diperlukan bukan karena penguasa buruk, tetapi karena manusia mudah meyakinkan dirinya benar.

Kekuasaan tidak selalu merusak karena niat jahat, tetapi karena ia membuat manusia terlalu yakin pada dirinya sendiri.#

Tags: KekuasaanRakyat
ShareTweetSend

Related Posts

Tidak Harus Menjilat untuk Menjadi Terhormat
Berita Utama

Tidak Harus Menjilat untuk Menjadi Terhormat

22 Apr 2026 08:56
Krisis Bahlil
Berita Utama

Krisis Bahlil

4 Mar 2026 04:12
Kesadaran Ancaman Paling Sunyi bagi Kekuasaan
Berita Utama

Kesadaran Ancaman Paling Sunyi bagi Kekuasaan

23 Feb 2026 06:04
Negara Paling Bahagia Rakyatnya Paling Menderita
Berita Utama

Negara Paling Bahagia Rakyatnya Paling Menderita

11 Jan 2026 05:58
Idealnya Rakyat Indonesia Terbebas dari Pajak dan Dapat Memperoleh Subsidi untuk Semua Kebutuhan Hidupnya yang Pokok
Persib

Idealnya Rakyat Indonesia Terbebas dari Pajak dan Dapat Memperoleh Subsidi untuk Semua Kebutuhan Hidupnya yang Pokok

3 Jan 2026 01:13
DPR Ingatkan Bulog: Rakyat Harus Terima Beras Layak dan Aman
News

DPR Ingatkan Bulog: Rakyat Harus Terima Beras Layak dan Aman

24 Sep 2025 11:01
Next Post
Pansus 13 DPRD Kota Bandung Kebut Raperda Ketertiban Umum

Pansus 13 DPRD Kota Bandung Kebut Raperda Ketertiban Umum

Bupati Bandung Dadang Supriatna memimpin rapat koordinasi (rakor) penataan desa sekaligus persiapan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) di Rumah Dinas Bupati.

Pemekaran Tegalluar Segera Dimulai, Kawasan KCIC Disiapkan Jadi Episentrum Ekonomi Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

26 Apr 2026 08:00
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

26 Apr 2026 11:17
Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

0
Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

0
Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

0
Polda Jabar Ungkap Tambang Emas di Pongkor Bogor, 4 Orang Diamankan

Polda Jabar Ungkap Tambang Emas di Pongkor Bogor, 4 Orang Diamankan

0
Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

1 Mei 2026 04:35
Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

1 Mei 2026 03:58
Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

1 Mei 2026 03:33
493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

30 Apr 2026 22:53
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.