TERASJABAR.ID – Portugal memasuki Piala Dunia 2026 dengan harapan besar untuk mengakhiri penantian gelar dunia pertama.
Sorotan utama kembali teringat pada Cristiano Ronaldo yang akan menjalani turnamen Piala Dunia keenam sekaligus kemungkinan terakhir dalam kariernya.
Portugal mengawali perjalanan mereka dengan menghadapi Republik Demokratik Kongo (DRC) di Houston, Rabu waktu setempat.
Meski telah berusia 41 tahun, Ronaldo masih menjadi pusat permainan Portugal.
Namun, apakah kehadirannya masih menjadi kekuatan utama atau justru menghambat permainan tim yang kini diperkuat banyak pemain berbakat.
Dengan lini tengah yang ditempati Vitinha dan Bruno Fernandes, serta sejumlah pemain sayap berkualitas, Portugal dinilai memiliki salah satu skuad terkuat di turnamen ini.
Pelatih DRC, Sébastien Desabre, tetap mewaspadai Ronaldo.
Menurutnya, legenda Portugal itu masih sangat berbahaya, terutama dalam situasi bola mati.
Sementara itu, rekan-rekan setim Ronaldo terus menunjukkan rasa hormat dan dukungan penuh.
Matheus Nunes mengaku bangga bisa bermain bersama sang kapten, sedangkan Bruno Fernandes menyebut kesempatan tersebut sebagai sebuah kehormatan besar.
Pelatih Portugal Roberto MartÃnez menegaskan Ronaldo masih memiliki peran penting.
Ia menilai sang striker tetap mampu mencetak gol, membuka ruang bagi rekan setim, dan memberikan pengaruh besar di lapangan.
Kepercayaan itu didukung catatan Ronaldo yang mencetak enam gol saat membantu Portugal menjuarai UEFA Nations League 2024-25.
Meski persiapan Portugal sempat terganggu cuaca buruk dan kritik terkait aktivitas santai tim di pantai, fokus utama tetap tertuju pada Ronaldo.
Di Houston, semua mata akan kembali menyaksikan apakah sang megabintang masih mampu membawa Portugal mencapai hasil terbesar dalam sejarah sepak bola mereka.-***
















