terasjabar.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Opini

Produktivitas Pensiunan: Berawal dari Warung Kopi

ehr by ehr
17 Jun 2026 08:06
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pengakuan Hak Penyandang Disabilitas

Oleh : Dwi Mukti Wibowo, S.H, M.H

Bernard Baruch pernah mengatakan jika usia hanyalah angka – sandi untuk catatan. Seorang manusia tidak bisa menghentikan pengalamannya. Dia terus menggunakannya. Pengalaman dapat mencapai lebih banyak, dengan lebih sedikit energi dan waktu. Jadi wajar saja jika pensiun hanyalah batasan usia. Bukan membatasi produktivitasnya. Karena secara fisik para pensiunan masih tangguh dengan sisa energi dan semangatnya. Secara psikis dan mental mereka sangat matang. Karena bertahun-tahun mereka sudah tertempa ditempat kerjanya.

Pensiun ibarat sebuah kertas kosong. Menjadi kesempatan mendesign ulang hidup menjadi sesuatu yg baru dan berbeda (Patrick Foley). Yang penting dalam mengisi kekosongan waktu, pensiunan akan mengisi aktivitasnya sehari-hari dengan berinteraksi, bersilaturahmi dan berjejaring dengan rekan-rekan baru yg menjadi komunitasnya. Bukan hanya sekedar ngumpul sambil ngopi bareng. Tetapi mereka butuh untuk berkomunikasi, bertukar pikiran dan terkadang menjajagi kemungkinan aktivitas-aktivitas yang baru untuk berbagi pengalaman yg semula berbeda.

Pensiun mungkin merupakan akhir, penutup, tapi juga merupakan awal yg baru. Menjadi akhir, karena sudah terlepas dari pekerjaan lama. Namun baru mengawali pertemanan baru dari semula ngopi pagi. Akhirnya menjadi perkongsian yang baru dengan mengekplorasinya menjadi ajang bisnis maupun kegiatan non profit. Kegiatan positif dan kreatif ini menjadi hal baru yg sangat bermanfaat bagi yang bersangkutan, keluarganya maupun masyarakat. Mengingat masing-masing memiliki potensi dan prospek lapangan usaha yang berbeda. Perkumpulan yang terangkai akan menjadi kekuatan yang signifikan tanpa mengeluarkan biaya yang besar dan menggunakan fisik yang optimal. Hanya butuh strategi dan fleksibilitas untuk menyesuaikan waktu dan komitmen untuk bertemu dan tindak lanjut.

Bagi sebagian dari kita, pensiun memberikan waktu untuk mengejar impian kita. Ketertinggalan dapat dicapai cukup dengan bekal komunikasi yang intens by WA dalam merancang suatu aktivitas atau kegiatan yang selama ini masih sebatas impian kita. Selebihnya, dengan kekuatan berkolaborasi antar anggota, kita bisa mencapai dan menggiring impian sesuai tujuan dan harapan.

ADVERTISEMENT

Jika mereka berkumpul, banyak potensi dan peluang dari kegiatan sosial sampai ke bisnis. Wajar, masing2-masing dari mereka punya akses dan mitra strategis sewaktu mereka bekerja sebelumnya. Tinggal merangkai keterlibatan mereka satu sama lain, maka akan mampu merefleksikan jika mereka masih eksis dan diperhitungkan. Sehingga meskipun kita sudah pensiun dari pekerjaan, tak akan pernah berhenti untuk membuat kontribusi yang sangat berarti dalam hidup ini (Steven Covey).

RELATED POSTS

Kemnaker: Mudik Bersama Bukan Beban, tapi Cara Jaga Produktivitas Pekerja

Kesejahteraan dan Rasa Aman Jadi Kunci Utama Produktivitas Kerja, Menaker Tegaskan Hal Ini

Menaker Ajak Perguruan Tinggi Jadi Penggerak Produktivitas Nasional

Akhir kata, bagi warga pensiunan, keberadaan warung kopi itu bukan hanya tempat berteduh atau ajang mengobrol, tapi sudah merupakan sarana pemersatu sekaligus kantor informal tempat berkegiatan usaha mereka saat ini.

Dan benar kata pepatah jika rajin bersilaturahmi, maka akan memperpanjang usia. Setidaknya saat bercanda dan bersenda gurau masing2 tak ingat lagi pada usia tuanya. Bahkan pada penyakitnya. Maka, biarkan mereka menciptakan komunitas sendiri. Merancang kegiatan kebersamaan mereka sendiri. Mumpung masih dibekali umur panjang untuk berbuat yg lebih bermanfaat. Sebelum peluit datang mengundang. Tiba waktunya masing-masing untuk berpulang.

Ketua Layanan Bantuan Hukum Persatuan Pensiunan Indonesia – Provinsi Jawa Barat

Tags: PensiunanProduktivitaswarung kopi
ShareTweetSend

Related Posts

Kemnaker: Mudik Bersama Bukan Beban, tapi Cara Jaga Produktivitas Pekerja
Ekonomi

Kemnaker: Mudik Bersama Bukan Beban, tapi Cara Jaga Produktivitas Pekerja

14 Mar 2026 22:56
Kesejahteraan dan Rasa Aman Jadi Kunci Utama Produktivitas Kerja, Menaker Tegaskan Hal Ini
Ekonomi

Kesejahteraan dan Rasa Aman Jadi Kunci Utama Produktivitas Kerja, Menaker Tegaskan Hal Ini

25 Des 2025 14:13
Menaker Ajak Perguruan Tinggi Jadi Penggerak Produktivitas Nasional
Ekonomi

Menaker Ajak Perguruan Tinggi Jadi Penggerak Produktivitas Nasional

13 Des 2025 14:57

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

11 Jun 2026 17:23
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Pengakuan Hak Penyandang Disabilitas

Produktivitas Pensiunan: Berawal dari Warung Kopi

0
Mobil Damkar Tiba di Lokasi Kebakaran Tempuh Perjalanan 45 Menit Rumah Rasid Hangus Jadi Abu

Mobil Damkar Tiba di Lokasi Kebakaran Tempuh Perjalanan 45 Menit Rumah Rasid Hangus Jadi Abu

0
UMKM dan Warga Berpenghasilan Rendah Harus Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Ekonomi

UMKM dan Warga Berpenghasilan Rendah Harus Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Ekonomi

0
Di Balik Gemerlap Piala Dunia 2026, Inggris Cari Identitas Baru

Di Balik Gemerlap Piala Dunia 2026, Inggris Cari Identitas Baru

0
Pengakuan Hak Penyandang Disabilitas

Produktivitas Pensiunan: Berawal dari Warung Kopi

17 Jun 2026 08:06
Mobil Damkar Tiba di Lokasi Kebakaran Tempuh Perjalanan 45 Menit Rumah Rasid Hangus Jadi Abu

Mobil Damkar Tiba di Lokasi Kebakaran Tempuh Perjalanan 45 Menit Rumah Rasid Hangus Jadi Abu

17 Jun 2026 07:36
UMKM dan Warga Berpenghasilan Rendah Harus Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Ekonomi

UMKM dan Warga Berpenghasilan Rendah Harus Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Ekonomi

17 Jun 2026 07:28
Di Balik Gemerlap Piala Dunia 2026, Inggris Cari Identitas Baru

Di Balik Gemerlap Piala Dunia 2026, Inggris Cari Identitas Baru

17 Jun 2026 01:45

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.