TERASJABAR.ID – Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, kembali menorehkan prestasi besar setelah sukses mengantarkan timnya menjuarai Liga Champions.
Gelar tersebut membuat pelatih asal Spanyol itu masuk dalam kelompok elite pelatih yang telah meraih trofi paling bergengsi di Eropa sebanyak tiga kali sepanjang kariernya.
PSG memastikan gelar juara usai menundukkan Arsenal melalui adu penalti pada partai final yang berlangsung di Budapest, Sabtu malam.
Pertandingan berjalan sengit setelah kedua tim bermain imbang hingga waktu normal berakhir.
Arsenal sempat unggul lebih dahulu lewat gol Kai Havertz, sebelum Ousmane Dembele menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti.
Adu penalti akhirnya menjadi penentu, dengan kegagalan Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes yang membuat PSG keluar sebagai pemenang.
Keberhasilan tersebut menempatkan Enrique sejajar dengan sejumlah nama besar dalam sejarah Liga Champions seperti Pep Guardiola, Zinedine Zidane, dan Bob Paisley yang sama-sama mengoleksi tiga gelar.
Sementara itu, Carlo Ancelotti masih memegang rekor sebagai pelatih tersukses dengan lima trofi.
Di tengah perayaan kemenangan, Enrique justru memilih memberikan penghormatan khusus kepada sahabat lamanya, Claudio Bisceglia.
Sosok yang pernah menjadi rekan setimnya saat membela Roma itu disebut memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya.
Enrique menyampaikan rasa terima kasih kepada Bisceglia yang dikenalnya sebagai teman dekat sekaligus sosok yang selalu memberikan dukungan.
Bisceglia sendiri dikenal sebagai pengajar bahasa dan penerjemah yang hingga kini masih bekerja untuk Roma.
Menariknya, nama Bisceglia juga pernah disebut Enrique saat meraih gelar Liga Champions pertamanya bersama Barcelona pada 2015.
Sosok tersebut bahkan mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh sepak bola, termasuk Jose Mourinho, yang pernah menyebutnya sebagai figur luar biasa selama bekerja di Roma.-***
















