terasjabar.id
Kamis, 25 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Reuni Agus Rahardjo dan Sudirman Said Sebut RI Masuk Era Kegelapan Tata Kelola

Herman by Herman
25 Jun 2026 15:30
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Reuni Agus Rahardjo dan Sudirman Said Sebut RI Masuk Era Kegelapan Tata Kelola

TERAS KABAR – Dua tokoh yang satu dekade lalu sama-sama menghadapi Setya Novanto, terdakwa korupsi e-KTP yang ketika itu dianggap kebal hukum, reuni di Universitas Harkat Negeri. Ketua KPK 2015-2019 Agus Rahardjo dan Menteri ESDM 2014-2016 Sudirman Said sampai pada kesimpulan yang sama: capaian reformasi 1998 sedang mengalami kemunduran serius.

Sudirman Said menyebut Indonesia hari ini berada di era kegelapan dari sisi tata kelola, dan menempatkan masa pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai periode terburuk. “Rusak strukturnya, rusak orangnya, dan rusak kulturnya,” ujarnya, Rabu (25/6/2026), menggambarkan kondisi institusi kenegaraan yang menurutnya ditinggalkan dalam keadaan rapuh.

Menurut Sudirman, bangsa ini tengah mengalami tiga defisit sekaligus: defisit moralitas dan etika bernegara, defisit intelektual, dan defisit spiritual. Akar persoalannya, kata dia, ada pada kepemimpinan nasional yang tidak menyadari perannya sebagai teladan dan tidak memikul tanggung jawab atas kelangsungan hidup bernegara. Ia merujuk pada buku Marcus Mietzner, Ruling Indonesia, yang menempatkan kepemimpinan sebagai sumber kerusakan tata kelola. Karena yang membuat kerusakan adalah para pemimpin, kata Sudirman, perbaikannya pun harus dimulai dari aspek kepemimpinan. Ia menawarkan tiga model yang menurutnya dibutuhkan Indonesia: kepemimpinan institusional, kepemimpinan kolektif, dan kepemimpinan intrinsik.

Agus Rahardjo membuka diskusi dengan pertanyaan mengapa hasil reformasi 1998 justru mundur, padahal periode itu melahirkan sederet perbaikan tata kelola. Ia menyebut pendirian KPK, PPATK, Lembaga Penjamin Simpanan, hingga Komisi Yudisial dan Mahkamah Konstitusi sebagai capaian yang seharusnya menjadi fondasi.

“Kehancuran tata kelola bermula dari kepemimpinan yang mengabaikan integritas. Dewasa ini seakan tidak ada lagi yang memperhatikan Tap MPR tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN. Nepotisme terjadi di mana-mana, korupsi di semua lapis dan sektor. Harus ada gerakan untuk mengembalikan hasil-hasil reformasi, dan masyarakat sipil serta dunia akademik harus bergerak,” kata Agus.

Agus juga menyinggung kemerosotan posisi Indonesia di Indeks Persepsi Korupsi yang bertahun-tahun tertahan di angka 34, jauh tertinggal dari Singapura (84), Brunei (sekitar 65), dan Malaysia (51), bahkan dilampaui Timor Leste. Ia menilai revisi Undang-Undang KPK, yang menempatkan lembaga itu di bawah presiden dan menghapus independensinya, sebagai salah satu pemicu penurunan tersebut.

RELATED POSTS

Mengantisipasi Krisis, Sudirman Said: “Jangan Bersandar pada Godfather, Bersandarlah pada GOD”

Sudirman Said: Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan dan Laboratorium Solusi

Sudirman Said: Kebijakan Energi Indonesia Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek

Forum Lintas Generasi Ketuk Pintu Gereja Bangun Komunitas Pengharapan

Reuni Akbar Smanda di Hadiri Aster Panglima TNI Naudi Murdika

Reuni keduanya membawa pesan yang lekat dengan sejarah perkara itu. Dari pengalaman menghadapi sosok yang dulu dianggap tak tersentuh seperti Setya Novanto, Sudirman menarik satu kesimpulan. “Masih ingat yang menabrak tiang listrik itu? There is no such thing yang disebut untouchable. Semua orang bisa disentuh kalau kita mau.” kata Sudirman.

Sudirman menambahkan tidak percaya pada kejahatan yang sempurna, juga tidak percaya pada Godfather. “Yang saya percaya adalah God betulan. Politik itu naik turun, tapi keluhuran akan lestari selamanya,” tegas Sudirman.

ADVERTISEMENT

Meski menyampaikan kritik tajam, Sudirman menutup dengan optimis. Dalam perspektif jangka panjang, kata dia, bangsa ini sebenarnya terus naik kelas. Ia menunjuk rangkaian Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi 1945, peristiwa 1966, dan Reformasi 1998 sebagai bukti bahwa Indonesia berulang kali mampu mengoreksi keadaannya sendiri.

Pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) ini kembali menawarkan jalan keluar berupa tiga model kepemimpinan yang menurutnya dibutuhkan Indonesia saat ini: kepemimpinan institusional yang menempatkan aturan di atas selera kekuasaan, kepemimpinan kolektif yang membagi tanggung jawab dan mencegah pemusatan kuasa, serta kepemimpinan intrinsik yang berpijak pada nilai dan integritas. Sejarah, kata dia, membuktikan tiga model kepemimpinan inilah yang mampu membawa suatu bangsa keluar dari krisis.***

Tags: ReuniSudirman Said
ShareTweetSend

Related Posts

Mengantisipasi Krisis, Sudirman Said: “Jangan Bersandar pada Godfather, Bersandarlah pada GOD”
Daerah

Mengantisipasi Krisis, Sudirman Said: “Jangan Bersandar pada Godfather, Bersandarlah pada GOD”

13 Jun 2026 19:37
Sudirman Said: Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan dan Laboratorium Solusi
Berita Utama

Sudirman Said: Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan dan Laboratorium Solusi

6 Mei 2026 12:24
Sudirman Said: Kebijakan Energi Indonesia Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek
Ekonomi

Sudirman Said: Kebijakan Energi Indonesia Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek

1 Mei 2026 20:36
Forum Lintas Generasi Ketuk Pintu Gereja Bangun Komunitas Pengharapan
Berita Utama

Forum Lintas Generasi Ketuk Pintu Gereja Bangun Komunitas Pengharapan

16 Apr 2026 05:06
Reuni Akbar Smanda di Hadiri Aster Panglima TNI Naudi Murdika
Berita Utama

Reuni Akbar Smanda di Hadiri Aster Panglima TNI Naudi Murdika

2 Apr 2025 14:50
Next Post
Manchester United Bidik Tiga Kiper Baru untuk Musim Depan

Manchester United Bidik Tiga Kiper Baru untuk Musim Depan

HUT Bhayangkara ke-80, Ratusan Warga Majalengka Antusias Ambil Layanan Paspor Keliling

HUT Bhayangkara ke-80, Ratusan Warga Majalengka Antusias Ambil Layanan Paspor Keliling

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

23 Jun 2026 17:16
Buat Lulusan SMA! Excelso Cafe Bandung Buka Loker Crew Cafe

Buat Lulusan SMA! Excelso Cafe Bandung Buka Loker Crew Cafe

19 Jun 2026 14:26
Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

18 Jun 2026 15:51
Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

24 Jun 2026 13:56
Honest Ahanor Jadi Buruan Brighton Setelah Tampil Impresif Bersama Atalanta

Honest Ahanor Jadi Buruan Brighton Setelah Tampil Impresif Bersama Atalanta

0
Wajib Tahu! Gini Tips Memelihara Hamster Supaya Nyaman

Wajib Tahu! Gini Tips Memelihara Hamster Supaya Nyaman

0
Semifinal Supercoppa: Milan Andalkan Pulisic dan Nkunku Hadapi Napoli

Christian Pulisic Jadi Rebutan Klub MLS, AC Milan Tak Bergeming

0
Jelang Laga Tottenham vs Aston Villa, Randal Kolo Muani Kembali Berlatih

Demi Juventus, Kolo Muani Bersedia Terima Gaji Lebih Rendah

0
Honest Ahanor Jadi Buruan Brighton Setelah Tampil Impresif Bersama Atalanta

Honest Ahanor Jadi Buruan Brighton Setelah Tampil Impresif Bersama Atalanta

25 Jun 2026 16:48
Wajib Tahu! Gini Tips Memelihara Hamster Supaya Nyaman

Wajib Tahu! Gini Tips Memelihara Hamster Supaya Nyaman

25 Jun 2026 16:34
Semifinal Supercoppa: Milan Andalkan Pulisic dan Nkunku Hadapi Napoli

Christian Pulisic Jadi Rebutan Klub MLS, AC Milan Tak Bergeming

25 Jun 2026 16:24
Jelang Laga Tottenham vs Aston Villa, Randal Kolo Muani Kembali Berlatih

Demi Juventus, Kolo Muani Bersedia Terima Gaji Lebih Rendah

25 Jun 2026 15:56

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.