Pola itu, menurut Sudirman, adalah bukti paling nyata dari dominasi pola pikir jangka pendek dalam pengambilan kebijakan energi. Selama produksi tidak meningkat dan transisi energi hanya menjadi slogan musiman, Indonesia akan terus terperangkap dalam jebakan yang sama.
ADVERTISEMENT
“Pertanyaan yang harus kita jawab bukan bagaimana bertahan melewati krisis ini. Pertanyaannya: mengapa kita selalu tidak siap ketika krisis datang?”, pungkas Sudirman.
Page 3 of 3













