terasjabar.id
Senin, 1 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 1 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Tokoh Pengusaha Jabar Agung Suryamal Angkat Bicara, Pengusaha Harus Cerdik Pilih Strategi Hadapi Badai Ekonomi Saat Ini

Herman by Herman
1 Jun 2026 17:23
in Berita Utama, Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Tokoh Pengusaha Jabar Agung Suryamal Angkat Bicara, Pengusaha Harus Cerdik Pilih Strategi Hadapi Badai Ekonomi Saat Ini

Tokoh Pengusaha Agung Suryamal bersama Jusuf Kalla, manta Wapres

TERAS JABAR – Pengusaha asal Jabar yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia untuk wilayah Jawa Barat, Jakarta dan Banten,  Agung Suryamal, angkat bicara dengan menyikapi badai ekonomi akhir akhir ini. 

Menurut Agung, para pengusaha saat ini sedang menghadapi  beberapa tantangan serius terutama mereka yang bergerak di sektor manufaktur maupun perdagangan.

Pelemahan rupiah, tingginya biaya produksi, suku bunga yang masih relatif mahal, perlambatan daya beli masyarakat, hingga ketidakpastian ekonomi global membuat tekanan berlapis terhadap pelaku usaha di berbagai sektor. Banyak pengusaha mengalihkan perhatian yakni tidak lagi berfokus pada ekspansi agresif, melainkan menjaga keberlangsungan bisnis di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.

Lebih lanjut Ketua Forum Komunikasi Pengusaha Jabar (Forkompenja) ini mengatakan,  beberapa tantangan yang dihadapi pengusaha saat ini antara lain  biaya produksi yang terus meningkat. Pelemahan rupiah yang membuat harga bahan baku impor, mesin produksi, komponen elektronik, hingga bahan kimia industri menjadi lebih mahal. Kondisi ini paling terasa di sektor manufaktur, farmasi, otomotif, tekstil, dan elektronik yang masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor.

Masalahnya, tidak semua perusahaan dapat langsung menaikkan harga jual karena daya beli konsumen juga sedang tertekan. Akibatnya margin keuntungan semakin menipis.

Kemudian, daya beli masyarakat yang kian melemah. Pelaku usaha ritel, makanan-minuman, properti, hingga otomotif menghadapi tantangan dari sisi permintaan. Konsumen menjadi lebih selektif dalam berbelanja dan cenderung menunda pembelian barang sekunder maupun tersier. Fenomena ini terlihat dari berbagai laporan yang menunjukkan perlambatan penjualan di sejumlah sektor meskipun pertumbuhan ekonomi nasional masih berada di atas 5 persen.

Selain dua tantangan di atas, kata Agung, tekanan arus kas dan pembiayaan di mana banyak perusahaan menghadapi biaya pinjaman yang masih tinggi, sementara kebutuhan modal kerja meningkat akibat kenaikan harga bahan baku.

Dan, tantangan lain yang pengaruhnya juga besar yaitu persaingan global yang semakin ketat. Selain menghadapi tantangan domestik, perusahaan Indonesia juga harus bersaing dengan negara-negara lain yang menawarkan biaya produksi lebih rendah, infrastruktur lebih efisien, atau insentif investasi yang lebih menarik.

STRATEGI HADAPI TEKANAN

ADVERTISEMENT

Akibat dari berbagai tantangan tersebut, sejumlah perusahaan mulai menahan perekrutan karyawan baru dan menunda ekspansi untuk menjaga likuiditas.  Tekanan biaya yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko PHK, terutama pada sektor padat karya seperti tekstil, alas kaki, makanan-minuman, dan elektronik.

“Berdasarkan masukan dari teman-teman pengusaha dan pengalaman saya sendiri sebagai pengusaha selama sekitar 35 tahun, ada beberapa strategi yang tepat untuk menghadapi situasi saat ini,” ujar Agung.

Pertama, diversifikasi sumber bahan baku. Perusahaan perlu mengurangi ketergantungan pada satu negara pemasok atau satu jenis bahan baku impor. Selain itu, penggunaan bahan baku lokal yang memenuhi standar kualitas juga dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan bisnis.

RELATED POSTS

Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi di Jabar

Konflik Timur Tengah Picu Tekanan Ekonomi, DPR Minta Mitigasi Maksimal

Forum Wartawan Kebangsaan Ingatkan Pemerintah Tekanan Ketidakpastian Ekonomi Global Bertambah Berat

Panda Dimsum

BPS: Ekonomi Jabar Triwulan I 2026 Tumbuh 5,79 Persen, Ini Pendorongnya

Kedua, fokus pada efisiensi operasional. Sebaiknya perusahaan mulai melakukan digitalisasi proses bisnis, otomatisasi produksi, pengurangan pemborosan energi, optimalisasi persediaan, serta perbaikan sistem distribusi.

Ketiga, memperkuat manajemen kas. Likuiditas menjadi faktor penting dalam periode penuh ketidakpastian. Pengusaha perlu mempercepat penagihan piutang, mengontrol pengeluaran non-prioritas, menjaga cadangan kas, dan mengelola utang secara lebih konservatif.

Keempat, memanfaatkan peluang ekspor. Bagi perusahaan yang memiliki produk kompetitif, pelemahan Rupiah justru dapat menjadi peluang. Produk Indonesia menjadi relatif lebih murah bagi pembeli luar negeri sehingga daya saing ekspor meningkat.

Kelima, menjaga fleksibilitas strategi bisnis di tengah kondisi ekonomi yang berubah sangat cepat. Fleksibilitas dalam pengelolaan harga, kapasitas produksi, investasi, dan strategi pemasaran menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan bertahan di tengah ketidakpastian.

Agung menambahkan bahwa tekanan yang dihadapi dunia usaha saat ini memang berat. Namun sejarah menunjukkan bahwa banyak perusahaan justru lahir lebih kuat setelah berhasil melewati periode krisis. Tantangan terbesar bukan hanya pelemahan Rupiah atau perlambatan ekonomi, melainkan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi lebih cepat dibanding perubahan yang terjadi di pasar.

“Di tengah ketidakpastian global, pengusaha yang mampu menjaga efisiensi, mengelola risiko, memperkuat arus kas, serta menangkap peluang baru akan memiliki posisi yang lebih kuat ketika siklus ekonomi kembali membaik,” tegas Agung.****

Tags: Agung SuryamalEkonomiStrategi ekonomi
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi di Jabar
Ekonomi

Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi di Jabar

12 Mei 2026 21:00
Prolegnas Jadi Prioritas DPR, Undang-Undang Harus Responsif Terhadap Hukum Nasional
News

Konflik Timur Tengah Picu Tekanan Ekonomi, DPR Minta Mitigasi Maksimal

12 Mei 2026 13:14
Forum Wartawan Kebangsaan Ingatkan Pemerintah Tekanan Ketidakpastian Ekonomi Global Bertambah Berat
Berita Utama

Forum Wartawan Kebangsaan Ingatkan Pemerintah Tekanan Ketidakpastian Ekonomi Global Bertambah Berat

8 Mei 2026 06:34
Panda Dimsum
Berita Utama

Panda Dimsum

7 Mei 2026 07:02
BPS: Ekonomi Jabar Triwulan I 2026 Tumbuh 5,79 Persen, Ini Pendorongnya
Ekonomi

BPS: Ekonomi Jabar Triwulan I 2026 Tumbuh 5,79 Persen, Ini Pendorongnya

6 Mei 2026 12:02
Kemnaker Salurkan Rp32 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumatera Utara dan Aceh
News

Kemnaker Salurkan Rp32 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumatera Utara dan Aceh

22 Apr 2026 11:47
Next Post
Juventus Bersiap Putus Hubungan Resmi dengan Thiago Motta

Juventus Bersiap Putus Hubungan Resmi dengan Thiago Motta

8 Produk Disdukcapil Kuningan Peroleh Surat Hak Cipta Kemenkum HAM RI

8 Produk Disdukcapil Kuningan Peroleh Surat Hak Cipta Kemenkum HAM RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

29 Mei 2026 16:59
Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

27 Mei 2026 16:49
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

28 Mei 2026 17:11
Gigi Ompong Ternyata Bisa Berdampak Besar pada Kesehatan

Gigi Ompong Ternyata Bisa Berdampak Besar pada Kesehatan

0
Kementan Perkuat Pengawalan Program dan Bantuan Pertanian Melalui BRMP di 38 Provinsi

Kementan Perkuat Pengawalan Program dan Bantuan Pertanian Melalui BRMP di 38 Provinsi

0
Waspadai Diare pada Anak, Ini Tanda dan Cara Mengatasinya

Waspadai Diare pada Anak, Ini Tanda dan Cara Mengatasinya

0
Ular Lanang Sapi dan Ular King Kobra 3,5 Meter Dievakuasi Tim Damkar

Ular Lanang Sapi dan Ular King Kobra 3,5 Meter Dievakuasi Tim Damkar

0
Gigi Ompong Ternyata Bisa Berdampak Besar pada Kesehatan

Gigi Ompong Ternyata Bisa Berdampak Besar pada Kesehatan

1 Jun 2026 18:43
Waspadai Diare pada Anak, Ini Tanda dan Cara Mengatasinya

Waspadai Diare pada Anak, Ini Tanda dan Cara Mengatasinya

1 Jun 2026 18:23
Kementan Perkuat Pengawalan Program dan Bantuan Pertanian Melalui BRMP di 38 Provinsi

Kementan Perkuat Pengawalan Program dan Bantuan Pertanian Melalui BRMP di 38 Provinsi

1 Jun 2026 18:01
Chelsea Mulai Khawatir dengan Masa Depan Kendry Paez

Chelsea Mulai Khawatir dengan Masa Depan Kendry Paez

1 Jun 2026 18:01

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.