terasjabar.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Usul Tambah Anggaran Rp1,59 Triliun, Kemenperin Fokus Perkuat Industri Kecil dan Program Prioritas Nasional

Ivan W. by Ivan W.
11 Jun 2026 15:16
in Ekonomi
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Usul Tambah Anggaran Rp1,59 Triliun, Kemenperin Fokus Perkuat Industri Kecil dan Program Prioritas Nasional

TERASJABAR.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun pada tahun 2027 guna lebih memperkuat pelaksanaan berbagai program prioritas yang berdampak langsung.

Antara lain terhadap optimalisasi produktivitas, daya saing industri, hilirisasi atau peningkatan nilai tambah, penguatan industri kecil, pengembangan sumber daya manusia industri, serta transformasi industri nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, usulan tambahan anggaran tersebut menjadi kebutuhan strategis agar sektor industri manufaktur mampu memenuhi target-target pembangunan nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun ini kami arahkan sepenuhnya untuk memperkuat program-program yang memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing industri nasional. Fokusnya antara lain pada penguatan industri kecil, pengembangan SDM industri, hilirisasi, restrukturisasi mesin dan peralatan industri, serta penguatan ekosistem industri nasional,” kata Menperin dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta.

Agus menjelaskan, usulan tambahan anggaran tersebut diajukan di tengah kondisi pagu indikatif Kemenperin tahun 2027 yang sebesar Rp2,01 triliun atau turun sekitar 19,51 persen dibandingkan pagu awal tahun 2026.

Di sisi lain, kebutuhan belanja operasional dasar, termasuk belanja pegawai dan operasional layanan pemerintahan, terus meningkat sehingga ruang fiskal untuk program-program pembangunan industri menjadi semakin terbatas.

Menurut Menperin, politik anggaran merupakan sesuatu yang dinamis dan selalu mengikuti prioritas pembangunan nasional yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, Kemenperin akan terus menyesuaikan kebijakan dan alokasi anggaran secara efektif agar target pembangunan industri tetap dapat tercapai.

“Politik anggaran adalah sesuatu yang dinamis. Namun, sebagai bagian dari pemerintah, kami wajib mendukung seluruh program prioritas Bapak Presiden. Dengan anggaran yang tersedia, kami harus melakukan penajaman program dan alokasi secara objektif agar target-target pembangunan industri tetap dapat dicapai secara optimal,” ujarnya.

Menperin menambahkan, Kemenperin menyambut baik dukungan Komisi VII DPR RI yang memacu penguatan industri kecil sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Bahkan, usulan tambahan anggaran yang diajukan sebagian besar diarahkan untuk memperkuat sektor industri kecil melalui berbagai program pemberdayaan, peningkatan kapasitas, akses pasar, serta penumbuhan wirausaha baru industri.

RELATED POSTS

Gelar IFI 2026, Kemenperin Fokus Kembangkan Produk Antara Pangan

Kemenperin Pacu Ekosistem Industri Susu Nasional Melalui Digitalisasi dan Restrukturisasi

Ekspor Lampaui 9 Miliar Dolar AS, Industri Perhiasan Berkilau di Pasar Global

Kemenperin Dukung Program UBC Collection untuk Perkuat Ekonomi Sirkular dan Keberlanjutan Industri Susu Nasional Dalam Program MBG

Indonesia dan UNIDO Perkuat Kemitraan untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

“Saya sangat setuju apabila tambahan anggaran difokuskan untuk pembangunan industri kecil. Ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden, yang menempatkan sektor ekonomi rakyat sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Industri kecil merupakan motor penting perekonomian yang harus terus diperkuat,” tegasnya.

Program Prioritas

ADVERTISEMENT

Sejumlah program prioritas yang diusulkan dalam tambahan anggaran tersebut antara lain restrukturisasi mesin dan peralatan industri, fasilitasi pengembangan produk dan akses pasar bagi IKM, penumbuhan wirausaha baru industri kecil, hilirisasi berbasis sumber daya alam, pengadaan alat uji pendukung penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi industri.

Selain membahas anggaran, Menperin juga menyampaikan perkembangan positif industri kendaraan listrik nasional. Menurutnya, sejumlah kendaraan listrik yang diproduksi di dalam negeri kini telah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 60 persen.

“Perkembangan industri kendaraan listrik nasional menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Saat ini terdapat kendaraan listrik produksi dalam negeri yang telah mencapai TKDN di atas 60 persen. Ini menunjukkan bahwa kapasitas industri nasional terus meningkat dan semakin mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik,” ungkap Agus.

Meski demikian, Menperin mengakui bahwa tantangan industri nasional saat ini tidak hanya terletak pada produk akhir, tetapi juga pada kemampuan memproduksi mesin dan peralatan industri yang masih banyak bergantung pada impor.

Data menunjukkan bahwa impor barang modal berupa mesin dan peralatan masih menempati porsi yang cukup besar dalam struktur impor Indonesia. Oleh karena itu, Kemenperin telah menyiapkan strategi pengembangan industri “machine making machine” atau industri pembuat mesin untuk mengurangi ketergantungan terhadap mesin impor.

“Ketika kami melihat sebuah pabrik dengan TKDN tinggi, sering kali mesin produksinya masih berasal dari luar negeri. Karena itu, tantangan berikutnya adalah bagaimana Indonesia mampu memproduksi mesin untuk industrinya sendiri. Inilah yang kami sebut sebagai pengembangan industri machine making machine,” jelasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemenperin telah membentuk unit khusus yang akan menjadi pusat pengembangan teknologi manufaktur nasional, yakni Indonesia Manufacturing Center (IMC) di Purwakarta.

Unit tersebut akan menjadi wadah pengembangan teknologi, rekayasa manufaktur, dan inovasi mesin industri guna mendukung lahirnya industri pembuat mesin di dalam negeri.

“Kami telah menyiapkan roadmap dan kelembagaan yang fokus pada pengembangan machine making machine. Melalui Indonesia Manufacturing Center ini, kami ingin membangun kemampuan nasional dalam memproduksi mesin dan peralatan industri sehingga ketergantungan terhadap impor barang modal dapat terus dikurangi,” tutur Menperin.

Kemenperin optimistis, penguatan industri kecil, peningkatan TKDN, pengembangan industri kendaraan listrik, serta pembangunan industri machine making machine akan menjadi fondasi penting dalam mempercepat industrialisasi nasional sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sebagaimana diarahkan Presiden Prabowo Subianto.***

Sumber: Siaran Pers Kemenperin

Tags: IKMIndustriKemenperinMenperin
ShareTweetSend

Related Posts

Gelar IFI 2026, Kemenperin Fokus Kembangkan Produk Antara Pangan
Ekonomi

Gelar IFI 2026, Kemenperin Fokus Kembangkan Produk Antara Pangan

17 Jun 2026 15:51
Kemenperin Pacu Ekosistem Industri Susu Nasional Melalui Digitalisasi dan Restrukturisasi
Ekonomi

Kemenperin Pacu Ekosistem Industri Susu Nasional Melalui Digitalisasi dan Restrukturisasi

15 Jun 2026 15:53
Ekspor Lampaui 9 Miliar Dolar AS, Industri Perhiasan Berkilau di Pasar Global
Ekonomi

Ekspor Lampaui 9 Miliar Dolar AS, Industri Perhiasan Berkilau di Pasar Global

15 Jun 2026 15:37
Kemenperin Dukung Program UBC Collection untuk Perkuat Ekonomi Sirkular dan Keberlanjutan Industri Susu Nasional Dalam Program MBG
Ekonomi

Kemenperin Dukung Program UBC Collection untuk Perkuat Ekonomi Sirkular dan Keberlanjutan Industri Susu Nasional Dalam Program MBG

14 Jun 2026 16:47
Indonesia dan UNIDO Perkuat Kemitraan untuk Transformasi Industri Berkelanjutan
Ekonomi

Indonesia dan UNIDO Perkuat Kemitraan untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

13 Jun 2026 14:31
Kemenperin Siapkan Talenta Industri 4.0 Menuju WorldSkills ASEAN 2027
Ekonomi

Kemenperin Siapkan Talenta Industri 4.0 Menuju WorldSkills ASEAN 2027

12 Jun 2026 21:04
Next Post
KA Cikuray Hadir dengan Kereta Petani dan Pedagang

KA Cikuray Hadir dengan Kereta Petani dan Pedagang

Mentan Siapkan Sejumlah Langkah Lindungi Harga Telur dan Peternak Rakyat

Mentan Siapkan Sejumlah Langkah Lindungi Harga Telur dan Peternak Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

11 Jun 2026 17:23
Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

0
Peringatkan Produsen Benih, Mentan: Jangan Main-main, Pelanggar akan Blacklist dan Diproses Hukum!

Peringatkan Produsen Benih, Mentan: Jangan Main-main, Pelanggar akan Blacklist dan Diproses Hukum!

0
Siap Perang Lawan Narkoba, DPR Perjuangkan Kenaikan Anggaran BNN

Siap Perang Lawan Narkoba, DPR Perjuangkan Kenaikan Anggaran BNN

0
Ekspor Satu Pintu Tak Boleh Sekadar Kejar Devisa, Harus Perkuat Hilirisasi Nasional

Ekspor Satu Pintu Tak Boleh Sekadar Kejar Devisa, Harus Perkuat Hilirisasi Nasional

0
Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

17 Jun 2026 21:03
Tanda Gusi Kurang Sehat yang Jarang Diketahui, Cek Sekarang!

Tanda Gusi Kurang Sehat yang Jarang Diketahui, Cek Sekarang!

17 Jun 2026 21:00
Peringatkan Produsen Benih, Mentan: Jangan Main-main, Pelanggar akan Blacklist dan Diproses Hukum!

Peringatkan Produsen Benih, Mentan: Jangan Main-main, Pelanggar akan Blacklist dan Diproses Hukum!

17 Jun 2026 20:52
Siap Perang Lawan Narkoba, DPR Perjuangkan Kenaikan Anggaran BNN

Siap Perang Lawan Narkoba, DPR Perjuangkan Kenaikan Anggaran BNN

17 Jun 2026 20:19

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.