TERASJABAT.ID – Ternyata persoalan tumpukan dan gunungan sampah bukan saja terlihat di wilayah timur. Buktinya, di Kec. Baleendah, Kab. Bandung pun terlihat tumpukan dan gunungan sampah di beberapa titik.
Terparah, gunungan sampah terlihat di Pasar Bareendah. Selain sampah menggunung dan berceceran ke badan jalan, sampah sudah mengeluarkan bau menyengat dan dipenuhi lalat.
“Ampun, Baleendah, teu sa endah namina. Cobi we runtah di Pasar Baleendah meni sagunung kitu. Teu acan di titik nu sanesna,” kata Saefuloh (44) warga Baleendah, yang mengantar istrinya berbelanja ke pasar tersebut, Rabu (29/4/2026).
Terkait gunungan sampah di Pasar Baleendah ini, videonya viral di media sosial. Salah satunya di posting di akun Instagram (IG) Volixbandung. Dalam narasinya, TPS Pasar Baleendah lagi masuk fase sampah hingga 100 meter dan air limbahnya menggenang. “Becek ke mana mana, bau menyengat, bahkan lewat depan tumpukan sampah, ban motor ikut kecium aroma sampah,” bunyi narasi IG itu
Bukan cuma ganggu pemandangan, kondisi ini juga bikin resah karena mengangggu kesehatan warga.
“Penumpukan sampah terjadi sejak pascalebaran lalu ini tak tertandingi maksimal akibat terbatasnya kuota pengangkutan,” tulisnya.
Parahnya, katanya, sampah datang bukan cuma dari pasar, tapi banyak dari warga sekitar dan pembuangan liar. “Sekarang pengelola sudah mengambil langkah langkah darurat dengan menghentikan sementara dengan pengawasan 24 jam. Tapi jika penanganan lambat, persoalan sampah akan makin meluas,” tulisnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Kebersihan, willayah 3 DLH Kabupaten Bandung, Rana Supriatna membenarkan gunungan sampah di Pasar Baleendah tersebut.
“Penarikan sampah di Pasar Baleendah belum sempat lagi diangkut sebab kuota ritase ke TPAS Sarimukti habis. Namun, gunungan sampah di Pasar Baleendah sudah diopsihkan dan 5 tronton sampah telah diangkut. Sekarang sampah di Pasar Baleendah
penuh lagi. Minggu depan rencana akan diopsihhkan lagi,” katanya.*

















