terasjabar.id
Sabtu, 27 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Wakil Rakyat

Aan Andi: “LKPJ Tidak Boleh Berhenti pada Tingginya Serapan Anggaran”

Tiah SM by Tiah SM
8 Mei 2026 06:48
in Wakil Rakyat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Aan Andi: “LKPJ Tidak Boleh Berhenti pada Tingginya Serapan Anggaran”

Anggota Panitia Khusus (Pansus) 15 DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama

TERASJABAR.ID – Anggota Panitia Khusus (Pansus) 15 DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama, menegaskan bahwa pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung Tahun Anggaran 2025 harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan kota, sekaligus melahirkan rekomendasi konkret bagi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Menurut Aan, evaluasi LKPJ tidak boleh berhenti pada capaian administratif atau tingginya serapan anggaran semata, tetapi harus mampu mengukur dampak nyata program pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Jangan hanya terlihat baik di atas kertas, tetapi harus terasa hingga ke kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.

Aan menilai, tantangan fiskal ke depan perlu menjadi perhatian serius, terutama terkait potensi berkurangnya transfer anggaran dari pemerintah pusat ke daerah. Karena itu, Pemerintah Kota Bandung didorong lebih kreatif dalam menggali dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Aan, sejumlah sektor masih memiliki peluang besar untuk ditingkatkan, mulai dari retribusi parkir, sektor pariwisata, hingga usaha kuliner dan restoran.

“Bandung memiliki banyak potensi yang bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Namun inovasi pendapatan itu juga harus dibarengi efisiensi anggaran dan jangan sampai membebani masyarakat,” ujar politisi Partai Demokrat.

Aan mengatakan, pentingnya optimalisasi aset daerah dan penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurutnya, BUMD harus lebih adaptif membaca peluang usaha sekaligus mampu menjawab tantangan yang berkembang.
“BUMD harus mampu melihat potensi, membaca persoalan secara tepat, dan menentukan langkah strategis agar bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi daerah,” tuturnya.

Dalam pembahasan LKPJ, DPRD juga memberi perhatian pada sejumlah sektor strategis yang dinilai masih membutuhkan penguatan, khususnya pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur dan permukiman.

Di bidang pendidikan, Aan menilai pemerataan akses pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah. Ia mendorong percepatan pembangunan ruang kelas dan sekolah baru di wilayah yang masih kekurangan fasilitas pendidikan, disertai peningkatan kualitas tenaga pendidik.

“Masih ada anak yang belum mendapatkan akses pendidikan optimal. Pemerataan layanan pendidikan harus menjadi prioritas,” katanya.

RELATED POSTS

No Content Available
ADVERTISEMENT

Pada sektor kesehatan, ia menekankan pentingnya penguatan pendekatan promotif dan preventif melalui optimalisasi peran puskesmas. Menurutnya, pola layanan kesehatan tidak bisa terus bertumpu pada pengobatan karena akan berdampak pada tingginya beban pembiayaan kesehatan daerah.

“Pencegahan harus diperkuat. Puskesmas perlu lebih aktif melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat agar penyakit bisa dicegah sejak dini,” ujarnya.

Aan juga mendorong integrasi digitalisasi layanan kesehatan, termasuk rekam medis antara puskesmas dan rumah sakit, agar pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien. Validasi data penerima bantuan BPJS pun dinilai penting agar subsidi kesehatan tepat sasaran.

Sementara itu, di sektor infrastruktur dan permukiman, ia menilai penanganan persoalan banjir dan tata kota perlu dilakukan secara lebih terukur dan berbasis data. Konsep pembangunan berkelanjutan seperti sponge city dinilai dapat menjadi solusi dalam mengurangi risiko genangan di sejumlah kawasan rawan banjir.

Selain itu, penataan kabel udara serta optimalisasi ruang terbuka juga dinilai penting untuk mendukung wajah Kota Bandung yang lebih tertata dan nyaman.

Aan memastikan seluruh catatan dan evaluasi yang dibahas dalam pansus akan dirumuskan menjadi rekomendasi yang lebih tajam, aplikatif, dan terukur agar dapat diakomodasi dalam RKPD 2027.

“Jangan sampai rekomendasi yang sudah disusun secara serius hanya menjadi dokumen administratif. Hasil evaluasi ini harus menjadi dasar perbaikan kebijakan dan pembangunan Kota Bandung ke depan,” pungkasnya.

Tags: Aan Andi PurnamaLKPJserapan Anggaran
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available
Next Post
Mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi Bebas dari Kasus Sritex

Mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi Bebas dari Kasus Sritex

Baku Tembak di Selat Hormuz, Trump Sebut Hanya “Sentuhan Kasih Sayang”

Baku Tembak di Selat Hormuz, Trump Sebut Hanya “Sentuhan Kasih Sayang”

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

25 Jun 2026 14:52
TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

23 Jun 2026 17:16
Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

24 Jun 2026 13:56
Buat Lulusan SMA SMK! K-24 Bandung Buka Loker Staff Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! K-24 Bandung Buka Loker Staff Gudang

22 Jun 2026 17:08
Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

0
Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

0
Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

0
Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah melalui Permen Ekraf Nomor 9 Tahun 2025

Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah melalui Permen Ekraf Nomor 9 Tahun 2025

0
Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

Jaga Keterjangkauan Harga, Bapanas Genjot SPHP dan Gerakan Pangan Murah

27 Jun 2026 00:36
Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

Kepala Bapanas: Hadapi El Nino, Stok Beras Aman Hingga Mei Tahun 2027

27 Jun 2026 00:19
Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

26 Jun 2026 23:39
Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah melalui Permen Ekraf Nomor 9 Tahun 2025

Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah melalui Permen Ekraf Nomor 9 Tahun 2025

26 Jun 2026 23:33

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.