TERASJABAR.ID – Dua orang yang tewas dalam tragedi memilukan di Desa/Kec. Banjaran, Kab. Bandung, akibat terseret arus Sungai Citepus Bandung, Rabu (15/4/2026) sore, merupakan siswi dan satpam SMAN 1 Banjaran.
Kedua korban tewas adalah Gina Lintang (18) dan Agus Sutisna (46). Jasad Gina ditemukan pada Rabu, sementara jasad Agus ditemukan, Kamis (16/5/2026) sekitar pukul 10.40.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kab. Bandung, Diki Sudrajat, saat dikonfirmasi membenarkan kedua korban ditemukan tewas.
“Jasad Gina ditemukan tersangkut di jembatan Cipaku. Sedangkan jasad Agus ditemukan
di Kampung Badra RW 09, Desa Tarajusari, Kec. Banjaran di aliran Sungai Citepus,” katanya, Kamis.
Sepert diiberitakan Teras Jabar, 6 warga terseret arus Sungai Citepus. Dari enam korban, empat orang berhasil selamat, satu orang ditemukan meninggal dunia, dan satu lainnya, yakni jasad Satpam Agus baru ditemukan pada Kamis pagi.
Diki menjelaskan, kejadian bermula saat Gina berada di Kampung Girang Deukeut untuk melihat kondisi banjir. “Di lokasi terjadi longsoran atau ambruknya tanah di bantaran sungai, sehingga korban Gina terjatuh dan masuk ke aliran sungai,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon.
Melihat kejadian tersebut, sejumlah warga berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya arus sungai justru menyeret beberapa orang yang mencoba membantu. Salah satunya Agus yang secara spontan melompat ke sungai untuk menyelamatkan korban.
“Korban Agus ini berniat menolong, namun karena kondisi arus sangat deras dan tidak terkendali, justru ikut terseret bersama korban Gina,” kata Diki.
Gina berhasil ditemukan dalam kondisi tersangkut di sekitar Jembatan Cipaku dan langsung dievakuasi oleh relawan bersama warga setempat.*
















