terasjabar.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

FMPK Mendesak Strategi Tegas Cegah Kemaksiatan di Sekolah

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
10 Sep 2025 10:38
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
FMPK Mendesak Strategi Tegas Cegah Kemaksiatan di Sekolah

TERASJABAR.ID – Meningkatnya kasus kemaksiatan di kalangan pelajar, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga maraknya isu LGBT, mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan untuk menggelar audiensi lanjutan dengan Forum Masyarakat Peduli Kemanusiaan (FMPK).

Pertemuan yang berlangsung di kantor Disdikbud beberapa waktu lalu ini menyoroti urgensi langkah nyata pemerintah daerah dalam membentengi generasi muda dari ancaman dekadensi moral.

Sejumlah tokoh FMPK, di antaranya Ustadz Lukman, H. Andi Budiman, Ustadz Ade, dan Ustadz Fitriadi, mengajukan kritik sekaligus solusi terhadap lemahnya proteksi pendidikan dalam menghadapi arus kemaksiatan.

Ustadz Luqman menegaskan, fenomena LGBT kini menyasar generasi muda sejak tingkat SD, SMP, hingga SMA. “Jika tujuan pendidikan adalah membentuk keimanan dan ketaqwaan, maka LGBT jelas bertentangan dengan kodrat manusia. Disdikbud harus hadir dengan langkah pencegahan yang tegas,” ujar Lukman Rabu 10 September 2025.

Sementara itu, H. Andi menyoroti pentingnya pendidikan karakter dari mulai jenjang paling rendah. Ia mengingatkan, gaya hidup menyimpang tidak boleh ditoleransi sekalipun dalam bentuk hiburan seperti perlombaan dengan laki-laki berdandan wanita. “Harus ada strategi komprehensif, tidak cukup hanya lewat upacara sekolah, tapi melalui kegiatan ekstrakurikuler, peran guru BK, hingga penguatan kurikulum,” tegasnya.

Kekhawatiran semakin nyata ketika Ustadz Ade mengungkapkan adanya kasus siswi SMP hamil hingga siswa yang terjerumus penyalahgunaan obat-obatan. Bahkan, praktik serupa ditemukan di salah satu pondok pesantren. “Ini tidak bisa dibiarkan. Sekolah harus jadi benteng proteksi, dan FMPK siap mendampingi anak-anak dengan penyimpangan seksual maupun Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH),” ungkapnya.

Sementara itu, Ustadz Fitriadi menekankan bahwa jabatan pejabat publik adalah amanah yang harus digunakan untuk menyelamatkan generasi.

Menurutnya, penguatan pendidikan agama, kolaborasi dengan pesantren, pelatihan guru, hingga gerakan sekolah religius adalah solusi yang perlu segera diinstitusionalisasi.

ADVERTISEMENT

“Anak-anak yang bermasalah tidak boleh dihakimi, tapi didampingi. Pendidikan fitrah harus ditanamkan sejak dini,” jelasnya.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Disdikbud Kuningan, U. Kusmana, menguraikan sejumlah program yang telah dijalankan. Di antaranya Gerbang Berkah (pembiasaan ibadah setiap Jumat), Pimda Nyawah (interaksi Forkopimda dengan siswa), Rumah Guru (pembinaan guru), Program Tahfidz Al-Qur’an, hingga Pentas PAI tingkat kecamatan hingga provinsi.

Disdikbud juga rutin berkoordinasi dengan Polres, Kodim 0615, dan UPT PPA untuk pendampingan siswa pelaku maupun korban.

RELATED POSTS

Tindaklanjuti 10 Kesepakatan Strategis Hasil Pertemuan FMPK dengan Bupati Kuningan

Kuningan Darurat Moral, Ini Hal yang Mengemuka dalam Audiensi FMPK dengan Bupati

Ini Sejumlah Poin Tuntutan FMPK Kepada DPRD Kuningan

FMPK Audiensi Terbuka dengan DPRD Kuningan, Ini Beberapa Hal yang Disampaikan

Lebih jauh, Kusmana menyatakan kesiapan Disdikbud untuk bermitra dengan FMPK melalui perjanjian kerja sama resmi. “Kami membuka ruang sinergi. Pencegahan kemaksiatan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga masyarakat, orang tua, dan lembaga keagamaan,” tegasnya.

Audiensi ini memperlihatkan betapa problem moral generasi muda tidak bisa diselesaikan dengan program seremonial belaka. FMPK menuntut strategi yang lebih sistematis dan terukur, sementara Disdikbud menawarkan kolaborasi lintas lembaga.

Pertanyaannya, apakah sinergi ini mampu menjawab derasnya arus degradasi moral di tengah masyarakat Kuningan? Kita tunggu sampai sejauh mana penanganan degradasi moral oleh pihak berwenang.***

Tags: FMPK
ShareTweetSend

Related Posts

Tindaklanjuti 10 Kesepakatan Strategis Hasil Pertemuan FMPK dengan Bupati Kuningan
Daerah

Tindaklanjuti 10 Kesepakatan Strategis Hasil Pertemuan FMPK dengan Bupati Kuningan

3 Sep 2025 13:03
Kuningan Darurat Moral, Ini Hal yang Mengemuka dalam Audiensi FMPK dengan Bupati
Daerah

Kuningan Darurat Moral, Ini Hal yang Mengemuka dalam Audiensi FMPK dengan Bupati

2 Sep 2025 17:21
Ini Sejumlah Poin Tuntutan FMPK Kepada DPRD Kuningan
Daerah

Ini Sejumlah Poin Tuntutan FMPK Kepada DPRD Kuningan

3 Jun 2025 15:15
FMPK Audiensi Terbuka dengan DPRD Kuningan, Ini Beberapa Hal yang Disampaikan
Daerah

FMPK Audiensi Terbuka dengan DPRD Kuningan, Ini Beberapa Hal yang Disampaikan

3 Jun 2025 14:58
Next Post
UGJ Cirebon Teken Kerjasama Dengan 6 Kepala Desa di Kuningan Kembangkan Website

UGJ Cirebon Teken Kerjasama Dengan 6 Kepala Desa di Kuningan Kembangkan Website

JBL Perbarui Lini Boombox, Lebih Bertenaga dan Tahan Lama

JBL Perbarui Lini Boombox, Lebih Bertenaga dan Tahan Lama

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

11 Jun 2026 17:23
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Pengakuan Hak Penyandang Disabilitas

Produktivitas Pensiunan: Berawal dari Warung Kopi

0
Mobil Damkar Tiba di Lokasi Kebakaran Tempuh Perjalanan 45 Menit Rumah Rasid Hangus Jadi Abu

Mobil Damkar Tiba di Lokasi Kebakaran Tempuh Perjalanan 45 Menit Rumah Rasid Hangus Jadi Abu

0
UMKM dan Warga Berpenghasilan Rendah Harus Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Ekonomi

UMKM dan Warga Berpenghasilan Rendah Harus Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Ekonomi

0
Di Balik Gemerlap Piala Dunia 2026, Inggris Cari Identitas Baru

Di Balik Gemerlap Piala Dunia 2026, Inggris Cari Identitas Baru

0
Pengakuan Hak Penyandang Disabilitas

Produktivitas Pensiunan: Berawal dari Warung Kopi

17 Jun 2026 08:06
Mobil Damkar Tiba di Lokasi Kebakaran Tempuh Perjalanan 45 Menit Rumah Rasid Hangus Jadi Abu

Mobil Damkar Tiba di Lokasi Kebakaran Tempuh Perjalanan 45 Menit Rumah Rasid Hangus Jadi Abu

17 Jun 2026 07:36
UMKM dan Warga Berpenghasilan Rendah Harus Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Ekonomi

UMKM dan Warga Berpenghasilan Rendah Harus Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Ekonomi

17 Jun 2026 07:28
Di Balik Gemerlap Piala Dunia 2026, Inggris Cari Identitas Baru

Di Balik Gemerlap Piala Dunia 2026, Inggris Cari Identitas Baru

17 Jun 2026 01:45

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.