terasjabar.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Kalapas IIB Tasikmalaya Ungkap Krisis Kesehatan Dibalik Jeruji, 435 Warga Binaan Tanpa Dokter Semua Harapan Tergantung Perawat

Kristianto by Kristianto
18 Jun 2026 11:04
in Daerah, Berita Utama
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kalapas IIB Tasikmalaya Ungkap Krisis Kesehatan Dibalik Jeruji, 435 Warga Binaan Tanpa Dokter Semua Harapan Tergantung Perawat

Kalapas IIB Tasikmalaya Ismet Sitorus, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis(18/6/2026).(FotoKRIS)

TERASJABAR.ID – Kondisi layanan kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya berada di titik memprihatinkan. Tidak ada satupun dokter umum maupun dokter gigi yang bertugas di dalam lapas. Dari total 435 warga binaan, seluruh penanganan medis hanya bergantung pada perawat. Namun ironisnya, perawat yang ada pun tidak diberi kewenangan untuk menangani urusan medis secara langsung.

Menurut dia, akibatnya, setiap kali warga binaan jatuh sakit, langkah satu satunya yang bisa diambil adalah membawa mereka ke Rumah Sakit Umum Daerah. Prosedur ini tidak hanya menyita waktu dan tenaga petugas, tetapi juga menimbulkan risiko keterlambatan penanganan bagi narapidana yang sedang sakit.

Kondisi ini disampaikan oleh Kalapas IIB Tasikmalaya Ismet Sitorus, Kamis(18/6/2026). Pihak lapas yang mendesak perhatian serius dari Pemerintah Daerah.

Harapan besar kini diarahkan agar Pemda segera menempatkan tenaga medis di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, meskipun tidak harus menetap secara penuh. Skema rotasi dokter dinilai sebagai solusi paling realistis dalam situasi keterbatasan sumber daya.

“Kami berharap kalau ada dokter, jangan stay terus di sini. Lakukan sistem bergilir. Mungkin di minggu pertama ada dokter umum, minggu berikutnya dokter gigi, “kata dia.

“Jadi warga binaan tetap dapat pelayanan dasar tanpa harus menunggu sakitnya makin parah,” ungkapnya.

Ia menambahkan saat ini, keluhan kesehatan yang paling sering muncul di kalangan warga binaan adalah penyakit ringan seperti batuk dan pilek. Meski tergolong ringan, tanpa penanganan medis yang cepat, penyakit seperti ini bisa berkembang menjadi infeksi saluran pernapasan yang lebih serius, terutama di lingkungan lapas yang padat dan minim sirkulasi udara.

“Alhamdulillah respon positif telah datang dari kepala dinas kesehatan baik di tingkat kota maupun kabupaten. Keduanya disebut merespons keluhan ini dengan baik dan menunjukkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga binaan. Namun, sampai saat ini belum ada keputusan konkret berupa penempatan dokter tetap atau jadwal rotasi yang resmi.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan lapas Kelas IIB Tasikmalaya sekarang ini menampung 435 orang dengan berbagai latar belakang kasus. Kepadatan hunian dan terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan membuat warga binaan sangat rentan terhadap penyebaran penyakit.

RELATED POSTS

Krisis Tertutup, 99% Terdaftar tapi 19% Mati Suri, Tasikmalaya Tancap Gas Selamatkan Warga Miskin

400 Jamaah Haji Tasikmalaya Pulang Kampung Disambut Walikota dan Kapolresta, Tangis Haru Pecah di Gedung Dakwah Islamiah

GCC Tasikmalaya Belum Ramah terhadap Penyandang Disabilitas

Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap MTQH XVI Lahirkan Generasi Qur’ani, Bukan Sekadar Juara

Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap KPU Harus Punya Kantor Sendiri, Malu Kalau Terus Numpang di Aset Kabupaten

Tanpa dokter, deteksi dini terhadap penyakit menular, pemeriksaan gigi, dan penanganan darurat menjadi nyaris mustahil dilakukan di dalam lapas.

Harapan kini sepenuhnya digantungkan pada komitmen Pemerintah Daerah. Pihak lapas berharap Pemda segera memberikan bantuan berupa penempatan dokter secara bergilir. Kehadiran tenaga medis bukan hanya untuk memenuhi standar pelayanan kesehatan, tetapi juga untuk memastikan hak dasar warga binaan atas kesehatan tetap terjamin selama mereka menjalani masa pidana.

“Kalau ada dokter yang datang secara bergilir, setidaknya keluhan batuk, pilek, sakit gigi, atau penyakit lain bisa langsung ditangani. Tidak perlu lagi menunggu dan bolak balik ke RSUD. Kami ingin warga binaan tetap sehat dan terjamin kesehatannya,” tegas pihak lapas.

Tanpa langkah cepat dari Pemda, krisis kesehatan di balik jeruji Lapas Kelas IIB Tasikmalaya akan terus menjadi bom waktu. Negara punya kewajiban memastikan bahwa pemidanaan tidak boleh menghilangkan hak dasar atas pelayanan kesehatan, apalagi bagi 435 nyawa yang saat ini hidup dalam keterbatasan, “pungkas dia(*)

Tags: Kalapas IIBKrisis KesehatanPerawatTasikmalaya
ShareTweetSend

Related Posts

Krisis Tertutup, 99% Terdaftar tapi 19% Mati Suri, Tasikmalaya Tancap Gas Selamatkan Warga Miskin
Daerah

Krisis Tertutup, 99% Terdaftar tapi 19% Mati Suri, Tasikmalaya Tancap Gas Selamatkan Warga Miskin

17 Jun 2026 19:15
400 Jamaah Haji Tasikmalaya Pulang Kampung Disambut Walikota dan Kapolresta, Tangis Haru Pecah di Gedung Dakwah Islamiah
Daerah

400 Jamaah Haji Tasikmalaya Pulang Kampung Disambut Walikota dan Kapolresta, Tangis Haru Pecah di Gedung Dakwah Islamiah

16 Jun 2026 08:51
GCC Tasikmalaya Belum Ramah terhadap Penyandang Disabilitas
Daerah

GCC Tasikmalaya Belum Ramah terhadap Penyandang Disabilitas

15 Jun 2026 16:44
Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap MTQH XVI Lahirkan Generasi Qur’ani, Bukan Sekadar Juara
Daerah

Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap MTQH XVI Lahirkan Generasi Qur’ani, Bukan Sekadar Juara

15 Jun 2026 12:39
Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap KPU Harus Punya Kantor Sendiri, Malu Kalau Terus Numpang di Aset Kabupaten
Daerah

Wakil Walikota Tasikmalaya Ungkap KPU Harus Punya Kantor Sendiri, Malu Kalau Terus Numpang di Aset Kabupaten

15 Jun 2026 05:47
BI Tasikmalaya Sentuh Hati Disabilitas Lewat Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah Inklusif
Daerah

BI Tasikmalaya Sentuh Hati Disabilitas Lewat Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah Inklusif

14 Jun 2026 16:41
Next Post
Empat Kios di Banjaran Kab. Bandung Musnah Dilalap Si Jago Merah

Empat Kios di Banjaran Kab. Bandung Musnah Dilalap Si Jago Merah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

11 Jun 2026 17:23
Empat Kios di Banjaran Kab. Bandung Musnah Dilalap Si Jago Merah

Empat Kios di Banjaran Kab. Bandung Musnah Dilalap Si Jago Merah

0
Kalapas IIB Tasikmalaya Ungkap Krisis Kesehatan Dibalik Jeruji, 435 Warga Binaan Tanpa Dokter Semua Harapan Tergantung Perawat

Kalapas IIB Tasikmalaya Ungkap Krisis Kesehatan Dibalik Jeruji, 435 Warga Binaan Tanpa Dokter Semua Harapan Tergantung Perawat

0
Kapolri Harus Segera Kembalikan Rasa Aman dan Kepercayaan Masyarakat

Kapolri Harus Segera Kembalikan Rasa Aman dan Kepercayaan Masyarakat

0
KPK Tetapkan Kabupaten Bandung sebagai Peserta Implementasi Tahap I E-Learning ASN Berintegritas

KPK Tetapkan Kabupaten Bandung sebagai Peserta Implementasi Tahap I E-Learning ASN Berintegritas

0
Empat Kios di Banjaran Kab. Bandung Musnah Dilalap Si Jago Merah

Empat Kios di Banjaran Kab. Bandung Musnah Dilalap Si Jago Merah

18 Jun 2026 12:24
Kalapas IIB Tasikmalaya Ungkap Krisis Kesehatan Dibalik Jeruji, 435 Warga Binaan Tanpa Dokter Semua Harapan Tergantung Perawat

Kalapas IIB Tasikmalaya Ungkap Krisis Kesehatan Dibalik Jeruji, 435 Warga Binaan Tanpa Dokter Semua Harapan Tergantung Perawat

18 Jun 2026 11:04
KPK Tetapkan Kabupaten Bandung sebagai Peserta Implementasi Tahap I E-Learning ASN Berintegritas

KPK Tetapkan Kabupaten Bandung sebagai Peserta Implementasi Tahap I E-Learning ASN Berintegritas

18 Jun 2026 09:07
Kapolri Harus Segera Kembalikan Rasa Aman dan Kepercayaan Masyarakat

Kapolri Harus Segera Kembalikan Rasa Aman dan Kepercayaan Masyarakat

18 Jun 2026 09:05

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.