terasjabar.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kementan Gandeng Perguruan Tinggi Perkuat Desa sebagai Fondasi Swasembada Pangan Berkelanjutan

Ivan W. by Ivan W.
7 Jun 2026 16:46
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Kementan Gandeng Perguruan Tinggi Perkuat Desa sebagai Fondasi Swasembada Pangan Berkelanjutan

TERASJABAR.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk menjadikan desa sebagai garda terdepan pembangunan pertanian dan penjaga swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

Melalui sinergi dengan Universitas Nasional (UNAS), Kementan mendorong penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan produktivitas pertanian, serta pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Magister Administrasi Publik UNAS yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026 di Desa Kopo, Desa Cipayung, dan Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus penopang ketahanan pangan nasional.

Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Hotman Fajar Simanjuntak, mengatakan bahwa sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, pembangunan pertanian tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat.

“Kampus bukan hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Hotman pada Sabtu (6/6/2026).

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Kementan menyerahkan bantuan benih hortikultura kemasan sachet dan 1.000 eksemplar buku pedoman pertanian kepada masyarakat Desa Kopo.

Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya pertanian.

Menurut Hotman, langkah tersebut sejalan dengan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang terus diperluas Kementan untuk meningkatkan ketersediaan pangan keluarga, memperbaiki kualitas gizi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga.

“Pemberian bantuan benih sachet ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Pekarangan Pangan Bergizi. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan secara produktif sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga dan desa,” ujarnya.

Selain peningkatan produksi, Kementan juga menekankan pentingnya penguatan hilirisasi dan akses pasar agar hasil pertanian memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani. Potensi pertanian desa perlu didorong agar terhubung dengan pasar yang lebih luas, termasuk sektor pariwisata dan pelaku usaha di sekitar kawasan Cisarua.

“Kami berharap pemerintah desa dapat menggerakkan petani agar lebih produktif dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Hasil pertanian perlu didata, disertifikasi, dan dipromosikan, termasuk kepada restoran maupun pelaku usaha di sekitar kawasan wisata Cisarua. Dengan demikian, nilai tambah produk meningkat dan kesejahteraan masyarakat dapat terdongkrak,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama UNAS, Prof. Ernawati Sinaga, menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah merupakan model pembangunan yang mampu menghasilkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurutnya, UNAS berkomitmen menjadikan Desa Kopo sebagai desa binaan sehingga berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pembangunan desa dan sektor pertanian.

Ketua Program Studi Magister Administrasi Publik UNAS, Dr. Zulmasyhur, menambahkan bahwa pelaksanaan PKM tahun ini dirancang sesuai kebutuhan masing-masing desa agar program yang dijalankan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami membagi mahasiswa ke tiga desa dengan treatment yang berbeda-beda. Harapannya dapat membangun desa sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

RELATED POSTS

Jaga Produksi Padi, Kementan Gencarkan Percepatan Tanam di 10 Provinsi Sentra

Mentan Siapkan Sejumlah Langkah Lindungi Harga Telur dan Peternak Rakyat

Kementan Tambah 6 Varietas Unggul Baru, Perkuat Produktivitas dan Pasok Benih Perkebunan Nasional

Mentan Ultimatum 300 Perusahaan Sawit, Ini Penyebabnya

Mentan Dorong Kampus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Pangan

Kepala Desa Kopo, Wiwin Wildan, menyambut baik sinergi antara Kementerian Pertanian dan Universitas Nasional. Menurutnya, dukungan berupa pendampingan, transfer pengetahuan, dan penguatan kapasitas masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan sektor pertanian dan peternakan di desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian dan Universitas Nasional yang telah memilih Desa Kopo sebagai lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dukungan pengetahuan, pendampingan, dan bantuan yang diberikan sangat kami butuhkan untuk mendukung pembangunan desa, khususnya di sektor pertanian dan peternakan,” ucapnya.

Melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Universitas Nasional, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Kecamatan Cisarua diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat desa, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat lokal.***

Sumber: Kementan

Tags: KementanPerguruan TinggiSwasembada Pangan
ShareTweetSend

Related Posts

Jaga Produksi Padi, Kementan Gencarkan Percepatan Tanam di 10 Provinsi Sentra
Ekonomi

Jaga Produksi Padi, Kementan Gencarkan Percepatan Tanam di 10 Provinsi Sentra

11 Jun 2026 16:04
Mentan Siapkan Sejumlah Langkah Lindungi Harga Telur dan Peternak Rakyat
Ekonomi

Mentan Siapkan Sejumlah Langkah Lindungi Harga Telur dan Peternak Rakyat

11 Jun 2026 15:42
Kementan Tambah 6 Varietas Unggul Baru, Perkuat Produktivitas dan Pasok Benih Perkebunan Nasional
Ekonomi

Kementan Tambah 6 Varietas Unggul Baru, Perkuat Produktivitas dan Pasok Benih Perkebunan Nasional

8 Jun 2026 21:11
Mentan Ultimatum 300 Perusahaan Sawit, Ini Penyebabnya
Ekonomi

Mentan Ultimatum 300 Perusahaan Sawit, Ini Penyebabnya

8 Jun 2026 20:40
Mentan Dorong Kampus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Pangan
Ekonomi

Mentan Dorong Kampus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Pangan

7 Jun 2026 17:14
Kementan Kawal Stabilisasi Harga Telur, Serapan Mulai Menguat di Sentra Produksi
Ekonomi

Kementan Kawal Stabilisasi Harga Telur, Serapan Mulai Menguat di Sentra Produksi

7 Jun 2026 16:09
Next Post
Buat Lulusan SMA SMK! Eigerindo Buka Loker Teranyar, Ini Link Daftarnya

Buat Lulusan SMA SMK! Eigerindo Buka Loker Teranyar, Ini Link Daftarnya

6 Posisi! Mike Pizza Bandung Buka Loker Gede-Gedean

6 Posisi! Mike Pizza Bandung Buka Loker Gede-Gedean

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

11 Jun 2026 17:23
Diikuti 200 Peserta, Beauty Class PKK Kabupaten Bandung Bidik Kemandirian Ekonomi Perempuan

Diikuti 200 Peserta, Beauty Class PKK Kabupaten Bandung Bidik Kemandirian Ekonomi Perempuan

0
Krisis Tertutup, 99% Terdaftar tapi 19% Mati Suri, Tasikmalaya Tancap Gas Selamatkan Warga Miskin

Krisis Tertutup, 99% Terdaftar tapi 19% Mati Suri, Tasikmalaya Tancap Gas Selamatkan Warga Miskin

0
Sering Dianggap Sepele, Gini Gejala Anak Tipes yang Jarang Disadari

Sering Dianggap Sepele, Gini Gejala Anak Tipes yang Jarang Disadari

0
Melintas dan Terjerembab ke Jalan Berlubang di Pasteur, Pengemudi Ojol Tewas

Melintas dan Terjerembab ke Jalan Berlubang di Pasteur, Pengemudi Ojol Tewas

0
Diikuti 200 Peserta, Beauty Class PKK Kabupaten Bandung Bidik Kemandirian Ekonomi Perempuan

Diikuti 200 Peserta, Beauty Class PKK Kabupaten Bandung Bidik Kemandirian Ekonomi Perempuan

17 Jun 2026 19:29
Krisis Tertutup, 99% Terdaftar tapi 19% Mati Suri, Tasikmalaya Tancap Gas Selamatkan Warga Miskin

Krisis Tertutup, 99% Terdaftar tapi 19% Mati Suri, Tasikmalaya Tancap Gas Selamatkan Warga Miskin

17 Jun 2026 19:15
Melintas dan Terjerembab ke Jalan Berlubang di Pasteur, Pengemudi Ojol Tewas

Melintas dan Terjerembab ke Jalan Berlubang di Pasteur, Pengemudi Ojol Tewas

17 Jun 2026 19:09
Tips Agar Badan Berisi, Pejuang Glow Up Merapat!

Tips Agar Badan Berisi, Pejuang Glow Up Merapat!

17 Jun 2026 19:00

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.