Sementara itu, Commuter Line Jabodebek melayani 87.979.372 pelanggan pada Triwulan I 2026, meningkat dari 82.114.334 pelanggan pada Triwulan I 2025 atau tumbuh 7,14%. Volume ini menjadi penopang utama mobilitas harian masyarakat di kawasan perkotaan.
Untuk layanan menuju bandara, Commuter Line Basoetta mencatat 634.921 pelanggan pada Triwulan I 2026, meningkat dibandingkan 517.166 pelanggan pada Triwulan I 2025 atau tumbuh 22,77%. Peningkatan ini memperlihatkan semakin kuatnya peran transportasi rel dalam mendukung perjalanan menuju bandara.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa integrasi antarmoda menjadi bagian penting dalam menghadirkan perjalanan yang lebih terhubung bagi masyarakat.
“Konektivitas yang terbangun antar layanan membuat perjalanan terasa lebih efisien. Setiap simpul transportasi saling melengkapi, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam merencanakan perjalanan,” ujar Anne.***
Sumber: Siaran Pers KAI



















