terasjabar.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Negara, Kekuasaan Keluarga, Demokrasi, dan Paradoks Konflik Global

Herman by Herman
6 Jan 2026 04:57
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 8 mins read
A A
0
Negara, Kekuasaan Keluarga, Demokrasi, dan Paradoks Konflik Global

Negara Kuat dan Penindasan terhadap Negara Lemah

Dalam teori realisme hubungan internasional (Hans Morgenthau dan Kenneth Waltz), sistem internasional bersifat anarkis karena tidak ada otoritas tertinggi di atas negara. Akibatnya, setiap negara bertindak berdasarkan kepentingan nasional dan upaya mempertahankan kekuasaan. Prinsip utama realisme adalah power politics, di mana negara kuat akan menggunakan keunggulan militer, ekonomi, dan politiknya untuk menekan negara yang lebih lemah.

Konsep ini sejalan dengan gagasan imperialisme yang dikemukakan oleh Vladimir I. Lenin, yang menyatakan bahwa negara-negara kapitalis maju cenderung mengekspansi pengaruhnya ke negara lain demi menguasai sumber daya alam, pasar, dan tenaga kerja. Dalam konteks ini, perang dan konflik bukanlah anomali, melainkan konsekuensi logis dari sistem negara yang berorientasi pada akumulasi kekuasaan.

ADVERTISEMENT

Sumber Daya Alam sebagai Akar Konflik

Banyak konflik dan perang modern memiliki akar pada perebutan sumber daya alam, seperti minyak, gas, mineral, dan air. Teori resource conflict menjelaskan bahwa negara kuat cenderung mengintervensi negara lemah yang kaya sumber daya namun miskin kekuatan militer dan politik. Intervensi ini dapat berbentuk penjajahan langsung, perang proksi, tekanan ekonomi, atau manipulasi politik domestik.

Prinsip “yang kuat menindas dan menguasai yang lemah” menjadi logika laten dalam sistem negara modern. Negara bukan hanya pelindung rakyatnya, tetapi juga instrumen untuk memastikan akses elite nasional terhadap sumber daya global. Dalam situasi ini, hukum internasional dan lembaga global sering kali tidak cukup kuat untuk membendung agresi negara besar.

Negara, meskipun telah mengalami modernisasi dan demokratisasi, tetap berakar pada logika kekuasaan. Selama konsep negara didasarkan pada kedaulatan absolut, monopoli kekerasan, dan kepentingan nasional, potensi konflik dan perang tidak akan pernah benar-benar hilang. Demokrasi dapat meredam konflik internal, tetapi tidak mampu menghapus struktur ketimpangan dan dominasi di tingkat global.

RELATED POSTS

Negosiasi Iran–Amerika Serikat Buntu, Harapan Damai Kian Memudar?

Amerika Serikat Utus Witkoff-Kushner ke Pakistan, Sinyal Baru Dialog dengan Iran

AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis

Gencatan Senjata 10 Hari, Amerika Serikat dan Iran Menuju Kesepakatan?

Dengan demikian, konflik dan perang bukanlah kegagalan negara, melainkan konsekuensi inheren dari keberadaan negara itu sendiri. Selama ada negara kuat dan negara lemah, serta selama sumber daya alam menjadi objek perebutan, maka prinsip dominasi akan terus berulang dalam sejarah umat manusia.

Agresi Negara Kuat: Palestina, Ukraina, dan Venezuela sebagai Contoh Nyata

Realitas bahwa negara kuat cenderung menindas negara lemah tidak hanya bersifat teoretis, tetapi tampak jelas dalam praktik politik global kontemporer. Agresi militer, pendudukan wilayah, hingga kriminalisasi pemimpin negara lain menjadi instrumen yang kerap digunakan untuk mempertahankan dan memperluas kepentingan geopolitik serta penguasaan sumber daya.

Page 2 of 5
Prev123...5Next
Tags: Amerika SerikatindonesiaVenezuela
ShareTweetSend

Related Posts

Negosiasi Iran–Amerika Serikat Buntu, Harapan Damai Kian Memudar?
News

Negosiasi Iran–Amerika Serikat Buntu, Harapan Damai Kian Memudar?

27 Apr 2026 06:57
Amerika Serikat Utus Witkoff-Kushner ke Pakistan, Sinyal Baru Dialog dengan Iran
News

Amerika Serikat Utus Witkoff-Kushner ke Pakistan, Sinyal Baru Dialog dengan Iran

25 Apr 2026 01:25
AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA
Berita Utama

AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

20 Apr 2026 07:33
Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis
News

Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis

19 Apr 2026 11:48
Gencatan Senjata 10 Hari, Amerika Serikat dan Iran Menuju Kesepakatan?
News

Gencatan Senjata 10 Hari, Amerika Serikat dan Iran Menuju Kesepakatan?

18 Apr 2026 00:03
SURAT PRESIDEN IRAN UNTUK RAKYAT AMERIKA SERIKAT PUN MENJADI SENJATA BARU
Berita Utama

SURAT PRESIDEN IRAN UNTUK RAKYAT AMERIKA SERIKAT PUN MENJADI SENJATA BARU

5 Apr 2026 07:57
Next Post
Teror Terhadap Pengguna Media Sosial Menguji Komitmen Serta Ketangguhan dari Kecerdasan Spiritual Pejuang yang Sejati

Teror Terhadap Pengguna Media Sosial Menguji Komitmen Serta Ketangguhan dari Kecerdasan Spiritual Pejuang yang Sejati

Puisi Esai “Eng An Kiong” Hadirkan Jejak Sejarah Kebebasan Beragama di Haul Gus Dur ke-16

Puisi Esai “Eng An Kiong” Hadirkan Jejak Sejarah Kebebasan Beragama di Haul Gus Dur ke-16

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

26 Apr 2026 08:00
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

26 Apr 2026 11:17
Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

0
Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

0
Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

0
Polda Jabar Ungkap Tambang Emas di Pongkor Bogor, 4 Orang Diamankan

Polda Jabar Ungkap Tambang Emas di Pongkor Bogor, 4 Orang Diamankan

0
Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

1 Mei 2026 04:35
Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

1 Mei 2026 03:58
Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

1 Mei 2026 03:33
493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

30 Apr 2026 22:53
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.