terasjabar.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Negara, Kekuasaan Keluarga, Demokrasi, dan Paradoks Konflik Global

Herman by Herman
6 Jan 2026 04:57
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 8 mins read
A A
0
Negara, Kekuasaan Keluarga, Demokrasi, dan Paradoks Konflik Global

Israel dan Pencaplokan Tanah Palestina

Kasus Palestina merupakan contoh paling panjang dan nyata dari praktik kolonialisme modern. Israel, sebagai negara dengan dukungan militer dan politik dari kekuatan Barat, secara sistematis melakukan pendudukan, pencaplokan, dan perluasan wilayah di tanah Palestina. Dalam perspektif realisme dan kolonialisme pemukim (settler colonialism), agresi ini bukan semata konflik agama atau etnis, melainkan strategi negara kuat untuk menguasai wilayah strategis dan sumber daya, sekaligus melemahkan eksistensi negara Palestina.

Prinsip negara berdaulat menjadi timpang ketika hukum internasional tidak ditegakkan secara setara. Palestina, sebagai entitas lemah secara militer dan politik, menjadi korban logika “siapa kuat dia menang”, sementara resolusi-resolusi internasional sering kali tidak memiliki daya paksa terhadap Israel.

Rusia dan Invasi ke Ukraina

Invasi Rusia ke Ukraina memperlihatkan wajah lain dari politik kekuasaan negara. Rusia memandang Ukraina sebagai wilayah strategis—baik secara geopolitik, ekonomi, maupun keamanan—yang tidak boleh sepenuhnya lepas dari pengaruhnya. Dalam kerangka realisme ofensif, tindakan Rusia dapat dipahami sebagai upaya mempertahankan statusnya sebagai kekuatan besar (great power) dengan mencegah ekspansi pengaruh blok Barat.

Perang ini menegaskan bahwa kedaulatan negara lemah mudah dilanggar ketika berhadapan dengan negara yang memiliki kekuatan militer besar. Prinsip demokrasi dan hukum internasional kembali dikalahkan oleh kepentingan strategis dan logika kekuasaan.

Amerika Serikat dan Intervensi terhadap Venezuela

Amerika Serikat menunjukkan bentuk dominasi lain melalui intervensi hukum, ekonomi, dan politik terhadap negara yang dianggap berseberangan secara ideologis. Dalam kasus Venezuela, AS tidak hanya menjatuhkan sanksi ekonomi yang berdampak langsung pada rakyat, tetapi juga melakukan kriminalisasi terhadap pimpinan negara, termasuk penetapan dan upaya penangkapan Presiden Venezuela melalui yurisdiksi hukum internasional dan tekanan global.

ADVERTISEMENT

Tindakan ini mencerminkan praktik extraterritorial power, di mana negara kuat merasa berhak menerapkan hukum dan kehendaknya melampaui batas kedaulatan negara lain. Venezuela, sebagai negara dengan sumber daya alam besar—khususnya minyak—menjadi sasaran tekanan sistematis demi mengubah arah politik dan penguasaan ekonominya.

Benang Merah: Negara, Kekuasaan, dan Perebutan Sumber Daya

RELATED POSTS

Negosiasi Iran–Amerika Serikat Buntu, Harapan Damai Kian Memudar?

Amerika Serikat Utus Witkoff-Kushner ke Pakistan, Sinyal Baru Dialog dengan Iran

AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis

Gencatan Senjata 10 Hari, Amerika Serikat dan Iran Menuju Kesepakatan?

Ketiga kasus tersebut mempertegas satu benang merah:
negara kuat menggunakan berbagai instrumen—militer, hukum, ekonomi, dan propaganda—untuk menundukkan negara yang lebih lemah, terutama ketika negara tersebut memiliki posisi strategis atau kekayaan sumber daya alam.

Dalam kerangka teori realisme, imperialisme, dan konflik sumber daya, agresi semacam ini bukan penyimpangan, melainkan konsekuensi logis dari sistem negara-bangsa yang saling berkompetisi tanpa otoritas global yang benar-benar berdaulat.

Penegasan Akhir

Modernisasi dan demokratisasi negara tidak menghapus naluri dominasi. Selama negara masih menjadi aktor utama politik dunia, dan selama kekuatan menjadi tolok ukur utama hubungan internasional, konflik dan perang akan terus berulang dengan wajah yang berbeda. Palestina, Ukraina, dan Venezuela hanyalah contoh dari pola lama yang terus direproduksi:
negara kuat menekan, menguasai, dan menentukan nasib negara lemah demi kepentingannya sendiri.

Indonesia di Tengah Jepitan Kekuatan Global

Dalam konfigurasi geopolitik global, Indonesia menempati posisi yang sangat strategis sekaligus rentan. Terletak di persilangan jalur perdagangan dunia, di antara Samudra Hindia dan Pasifik, serta di jalur utama konektivitas Asia Timur–Asia Selatan–Australia, Indonesia berada di tengah jepitan kepentingan kekuatan besar, khususnya Amerika Serikat dan Tiongkok. Posisi ini menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai aktor regional, tetapi juga sebagai medan kontestasi geopolitik global.

Page 3 of 5
Prev12345Next
Tags: Amerika SerikatindonesiaVenezuela
ShareTweetSend

Related Posts

Negosiasi Iran–Amerika Serikat Buntu, Harapan Damai Kian Memudar?
News

Negosiasi Iran–Amerika Serikat Buntu, Harapan Damai Kian Memudar?

27 Apr 2026 06:57
Amerika Serikat Utus Witkoff-Kushner ke Pakistan, Sinyal Baru Dialog dengan Iran
News

Amerika Serikat Utus Witkoff-Kushner ke Pakistan, Sinyal Baru Dialog dengan Iran

25 Apr 2026 01:25
AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA
Berita Utama

AMERIKA MENCIPTAKAN SUASANA PERANG DI INDONESIA

20 Apr 2026 07:33
Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis
News

Indonesia Serukan Reformasi PBB agar Lebih Inklusif dan Demokratis

19 Apr 2026 11:48
Gencatan Senjata 10 Hari, Amerika Serikat dan Iran Menuju Kesepakatan?
News

Gencatan Senjata 10 Hari, Amerika Serikat dan Iran Menuju Kesepakatan?

18 Apr 2026 00:03
SURAT PRESIDEN IRAN UNTUK RAKYAT AMERIKA SERIKAT PUN MENJADI SENJATA BARU
Berita Utama

SURAT PRESIDEN IRAN UNTUK RAKYAT AMERIKA SERIKAT PUN MENJADI SENJATA BARU

5 Apr 2026 07:57
Next Post
Teror Terhadap Pengguna Media Sosial Menguji Komitmen Serta Ketangguhan dari Kecerdasan Spiritual Pejuang yang Sejati

Teror Terhadap Pengguna Media Sosial Menguji Komitmen Serta Ketangguhan dari Kecerdasan Spiritual Pejuang yang Sejati

Puisi Esai “Eng An Kiong” Hadirkan Jejak Sejarah Kebebasan Beragama di Haul Gus Dur ke-16

Puisi Esai “Eng An Kiong” Hadirkan Jejak Sejarah Kebebasan Beragama di Haul Gus Dur ke-16

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

26 Apr 2026 08:00
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

26 Apr 2026 11:17
Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

0
Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

0
Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

0
Polda Jabar Ungkap Tambang Emas di Pongkor Bogor, 4 Orang Diamankan

Polda Jabar Ungkap Tambang Emas di Pongkor Bogor, 4 Orang Diamankan

0
Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

Manchester United vs Liverpool: Duel Panas Perebutan Tiket Liga Champions

1 Mei 2026 04:35
Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

Ismaila Sarr Bersinar! Crystal Palace Unggul Cepat di Semifinal

1 Mei 2026 03:58
Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Rebut Gelar Liga Inggris

1 Mei 2026 03:33
493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

493 Napi Kuningan Mendapat Layanan NIK Disdukcapil

30 Apr 2026 22:53
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.